KYIV, POSNEWS.CO.ID – Skuad militer Ukraina kini meluncurkan strategi tempur baru yang sangat agresif.
Pembentukan Komando Dampak Global Ukraina
Presiden Volodymyr Zelenskyy menandatangani keputusan militer penting hari ini. Zelenskyy membentuk komando dampak jarak jauh khusus.
Komando baru ini mengincar target vital di dalam Rusia. Ukraina memfokuskan seluruh sumber daya untuk melemahkan Moskow.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah berani ini merespons invasi Rusia selama empat tahun. Kyiv ingin membawa dampak perang langsung ke wilayah Rusia.
Gempuran Drone Lumpuhkan Kilang Minyak Rusia
Drone tempur Ukraina menyerang berbagai kilang minyak Rusia. Pasukan Ukraina menghantam kilang Ilsky di wilayah Krasnodar.
Mereka juga membakar kompleks kilang minyak Ust-Luga. Serangan udara tersebut memicu kebakaran hebat di Rostov.
Akibatnya, produksi bensin Rusia merosot hingga 65 persen. Moskow juga melarang ekspor solar demi mengamankan pasokan.
Krisis bahan bakar kini melanda wilayah pendudukan Krimea.
Pembatasan Pelayaran dan Ancaman Ekonomi Moskow
Komandan pasukan drone Robert Brovdi membagikan laporan terbaru. Pasukan Ukraina merusak 10 kapal tanker di Laut Azov.
Secara keseluruhan, drone menghantam 50 kapal dalam lima hari. Rusia akhirnya menghentikan pelayaran melalui jalur Sungai Don.
Keputusan darurat ini mengancam seperempat ekspor gandum Rusia. Ekonomi Moskow menghadapi ancaman kerugian finansial yang sangat besar.
Jalan Buntu Negosiasi Damai Vladimir Putin
Zelenskyy mendesak Vladimir Putin segera mengakhiri perang berdarah. Ia mengeklaim bahwa lingkaran dalam Putin mendukung perdamaian.
Namun, Putin tetap menolak keras opsi gencatan senjata. Serangan drone justru memperkuat tekad Putin untuk bertempur.
Sementara itu, Ukraina masih menghadapi ancaman rudal balistik. Zelenskyy menyebut rudal balistik sebagai senjata andalan terakhir Rusia.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













