Suap S$50 di Singapura: Pria Malaysia Didakwa Coba Sogok Polisi Lalu Lintas

Minggu, 9 November 2025 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Seorang pria Malaysia (Lee Keh Meng, 44) didakwa di pengadilan Singapura setelah diduga mencoba menyuap seorang petugas polisi lalu lintas sebesar S$50. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Seorang pria Malaysia (Lee Keh Meng, 44) didakwa di pengadilan Singapura setelah diduga mencoba menyuap seorang petugas polisi lalu lintas sebesar S$50. Dok: Istimewa.

SINGAPURA, POSNEWS.CO.ID – Pengadilan Singapura mendakwa seorang warga negara Malaysia, Lee Keh Meng (44), pada Jumat (7/11/2025). Jaksa menuduh Lee mencoba menyuap Sersan Ahmad Hafiz Bin Abdul Sukur, seorang petugas Polisi Lalu Lintas, dengan uang S$50 (sekitar Rp 590.000).

Kronologi Dugaan Penyuapan

Menurut dakwaan, insiden terjadi pada 23 Oktober 2025. Lee diduga menawarkan suap agar Sersan Ahmad Hafiz tidak melaporkan pelanggarannya.

Lebih lanjut, pelanggaran itu terkait layanan ride-hailing (taksi online) lintas batas tidak sah (unauthorised cross-border ride-hailing service).

Sersan Hafiz menolak suap tersebut. Akibatnya, Polisi Singapura (Singapore Police Force) segera merujuk kasus ini ke Biro Investigasi Praktik Korupsi (CPIB) untuk penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga :  Trump Mundur Teratur: Batalkan Tarif dan Opsi Militer

Terancam 5 Tahun Penjara

Akibat perbuatannya, Lee menghadapi satu dakwaan berdasarkan Bagian 6(b) Undang-Undang Pencegahan Korupsi (Prevention of Corruption Act) Singapura.

Dalam rilis persnya, CPIB menegaskan sikap Singapura yang “memiliki pendekatan nol-toleransi yang ketat terhadap korupsi”.

Jika terbukti bersalah, Lee terancam denda hingga S$100.000 (sekitar Rp 1,18 miliar). Alternatifnya, ia bisa dipenjara tidak lebih dari lima tahun, atau menghadapi keduanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketegasan Hukum Singapura

Kasus ini menyoroti ketegasan Singapura terhadap segala bentuk korupsi, sekecil apa pun nilainya. Meskipun tawaran S$50 mungkin terlihat kecil, Singapura tetap memberlakukannya sebagai pelanggaran serius menurut undang-undang negara tersebut.

Baca Juga :  Benarkah Penurunan Kematian 50 Persen Terlalu Berlebihan?

Oleh karena itu, peristiwa ini menjadi pengingat kuat bagi warga negara asing maupun lokal untuk mematuhi hukum dan tidak mencoba menyuap petugas penegak hukum.

Imbauan untuk Publik

Selain itu, CPIB juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan setiap potensi kasus korupsi. Masyarakat dapat mengajukan laporan melalui formulir e-Complaint online biro, email ke report@cpib.gov.sg, atau menghubungi Duty Officer di 1800-376-0000.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diplomasi yang Retak: Marco Rubio Bantah Klaim Zelenskyy Soal Syarat Penyerahan Donbas
Bazar Lebaran Monas 2026! 100 Ribu Kupon Gratis, 1.000 Sepeda dan Motor Listrik Dibagikan
Kapolri Pantau Arus Balik di Bakauheni, 385 Ribu Kendaraan Belum Kembali
Serangan Siber Teheran: Peretas Iran Bobol Email Pribadi Direktur FBI Kash Patel
Cuba is Next: Donald Trump Beri Sinyal Intervensi Militer Terhadap Havana
Jepang Cabut Pembatasan Operasi PLTU Batu Bara
Keamanan Melampaui Senjata: Membedah Politik Luar Negeri Feminis
Nicolas Zepeda Divonis Penjara Seumur Hidup atas Pembunuhan Mahasiswi Jepang

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:52 WIB

Diplomasi yang Retak: Marco Rubio Bantah Klaim Zelenskyy Soal Syarat Penyerahan Donbas

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:46 WIB

Bazar Lebaran Monas 2026! 100 Ribu Kupon Gratis, 1.000 Sepeda dan Motor Listrik Dibagikan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:31 WIB

Kapolri Pantau Arus Balik di Bakauheni, 385 Ribu Kendaraan Belum Kembali

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:47 WIB

Serangan Siber Teheran: Peretas Iran Bobol Email Pribadi Direktur FBI Kash Patel

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:40 WIB

Cuba is Next: Donald Trump Beri Sinyal Intervensi Militer Terhadap Havana

Berita Terbaru