Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Besok, Status JC Bisa Buka Fakta Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Sony Sonjaya saat menjalani proses hukum terkait dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kejaksaan Agung, Jakarta.
(Posnews/Ist)

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Sony Sonjaya saat menjalani proses hukum terkait dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kejaksaan Agung, Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penyidik menjadwalkan pemeriksaan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, pada Kamis (18/6/2026) untuk mendalami permohonan status Justice Collaborator (JC) yang diajukannya.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, memastikan penyidik akan memeriksa Sony di Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar, dijadwalkan besok,” kata Anang, Rabu (17/6/2026).

Kejagung Dalami Komitmen Sony Ungkap Pihak Lain

Sony mengajukan permohonan Justice Collaborator kepada Kejagung pada 8 Juni 2026.

Baca Juga :  Pria di Tangerang Simpan Sabu 44,83 Gram dan 100 Ekstasi di Jok Motor

Melalui permohonan tersebut, Sony menyatakan kesiapannya bekerja sama dengan penyidik untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam dugaan korupsi MBG.

Kuasa hukum Sony, Krisna Murti, menegaskan kliennya tidak berusaha menghindari proses hukum.

Sebaliknya, Sony ingin membantu penyidik mengungkap pihak yang diduga memiliki peran lebih besar dalam perkara tersebut.

“Kami ingin kooperatif dan membantu mengungkap pihak-pihak yang memiliki peran besar dalam program ini,” ujar Krisna.

Selanjutnya, tim kuasa hukum menyerahkan surat permohonan JC melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kejagung setelah menerima dokumen yang telah ditandatangani Sony dari rumah tahanan.

Status JC Berpotensi Ungkap Fakta Baru

Krisna meyakini status Justice Collaborator dapat mempercepat pengembangan perkara.

Baca Juga :  Akhir Pekan Tersangka Banjir Sumut Akan Ditangkap, Polisi Amankan Alat Bukti Berat

Keterangan Sony dinilai dapat membantu penyidik menelusuri aliran dana, mengungkap peran pihak lain, serta membongkar aktor yang diduga berada di balik pengelolaan proyek MBG.

Karena itu, pihaknya berharap Kejagung mengabulkan permohonan tersebut agar penyidik dapat mengungkap perkara secara lebih menyeluruh.

Lima Tersangka Sudah Dijerat

Sejauh ini, Kejagung telah menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis.

Kelima tersangka tersebut yakni Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, Lodewyk Pusung, Asep Yusuf Somantri, serta Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal, Andri Mulyono.

Kejagung terus mengembangkan kasus tersebut dengan menelusuri aliran dana serta mengungkap pihak lain yang diduga terlibat.**

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci
Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus
Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan
Kabar Gembira! Tiket Kapal ASDP Diskon Besar Selama Libur Sekolah 2026
MenHAM Pigai: MBG Justru Wujud Pemenuhan Hak Dasar, Bukan Pelanggaran HAM
Dedi Mulyadi dan AM Hendropriyono Bahas Revitalisasi Wayang, Soroti Moral Bangsa
Program MBG Berubah, BGN Sesuaikan Insentif Berdasarkan Jumlah Penerima Manfaat
Deddy Sitorus Balas PSI, PDIP Sebut Jokowi Jadi Studi Kasus Politik

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:10 WIB

Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Besok, Status JC Bisa Buka Fakta Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:26 WIB

Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:38 WIB

Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:06 WIB

Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:32 WIB

Kabar Gembira! Tiket Kapal ASDP Diskon Besar Selama Libur Sekolah 2026

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB