Trump Desak Senat Matikan Filibuster: Jalan Tol Muluskan Agenda Politik Jelang Pemilu Sela 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Teheran secara resmi menolak berpartisipasi dalam putaran kedua perundingan damai di Pakistan, menuduh Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Teheran secara resmi menolak berpartisipasi dalam putaran kedua perundingan damai di Pakistan, menuduh Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mengguncang tatanan politik Capitol Hill. Dalam sebuah wawancara dengan Politico, Trump melontarkan ide kontroversial untuk mengakhiri filibuster di Senat.

Filibuster adalah teknik prosedural yang memungkinkan minoritas senator untuk memblokir pengesahan undang-undang. Namun, Trump memandangnya sebagai penghalang utama bagi pemerintahan yang efektif.

Ia mendesak Partai Republik untuk menghapus aturan tersebut “tanpa pertanyaan”. Tujuannya jelas, Trump ingin memuluskan jalan bagi agenda politiknya pada tahun 2026 agar tidak terganjal oleh oposisi Demokrat.

“Filibuster merugikan Partai Republik,” tegas Trump.

“Kita Bisa Lakukan Segalanya”

Trump berargumen bahwa penghapusan aturan kuno ini akan membuka pintu lebar bagi reformasi besar. Jika Kongres menyingkirkan filibuster, partai mayoritas bisa meloloskan undang-undang hanya dengan suara mayoritas sederhana (51 suara), bukan 60 suara supermayoritas.

“Anda bisa melakukan segalanya. Anda bisa membuat layanan kesehatan yang hebat jika Anda menyingkirkan filibuster,” janji Trump.

Baca Juga :  Neraka di Chili Selatan: Kebakaran Hutan Tewaskan 18 Orang

Saat ini, Partai Republik memegang kendali tipis di Senat dengan 53 kursi berbanding 47 kursi milik Demokrat. Oleh karena itu, mereka memiliki sedikit ruang gerak untuk kehilangan anggota atau meloloskan rancangan undang-undang (RUU) tanpa dukungan lintas partai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mencegah “Shutdown” Pemerintah

Motivasi Trump tidak hanya soal legislasi jangka panjang. Justru, ada tujuan yang lebih mendesak: mencegah penutupan pemerintahan (government shutdown).

“Jika Anda menyingkirkan filibuster, Anda tidak akan mengalami shutdown,” ujarnya.

Sebelumnya, Trump pernah menyerukan hal serupa pada Oktober lalu. Kala itu, Republikan menolak tantangan tersebut. Akibatnya, terjadi kebuntuan panjang dengan Demokrat terkait biaya kesehatan yang melumpuhkan pemerintah selama 43 hari.

Kini, dengan waktu tersisa 10 bulan sebelum pemilihan paruh waktu (midterm elections), tekanan waktu mungkin akan mengubah kalkulasi politik para senator Republik.

Baca Juga :  China-Kanada Mesra Lagi: Li Qiang dan Mark Carney Sepakati Kerja Sama Energi

Strategi Ekonomi: “Pricing” vs “Affordability”

Di luar manuver Senat, Trump juga menyiapkan strategi narasi untuk pemilu mendatang. Ia yakin isu ekonomi akan menjadi medan pertempuran utama.

Trump memperkenalkan istilah “penetapan harga” (pricing) sebagai alternatif tandingan bagi istilah “keterjangkauan” (affordability) yang sering digunakan Demokrat. Meskipun artinya serupa, Trump menganggap istilah lawannya sebagai “tipuan” (hoax).

“Ini akan tentang kesuksesan negara kita. Ini akan tentang harga. Karena, Anda tahu, mereka memberi kita harga tinggi, dan kami menurunkannya,” klaim Trump percaya diri.

Komentar ini muncul menyusul dua laporan ekonomi positif. Inflasi mulai mendingin dan ekonomi tumbuh lebih cepat dari perkiraan. Namun, jajak pendapat masih menunjukkan bahwa konsumen Amerika merasa tidak aman dan pesimis secara ekonomi.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

WNA China Ditangkap di Pademangan, Polisi Sita Happy Water dan Ketamine 3,2 Kg
Kasus Eksploitasi Anak di Benhil: Bocah Tewas, Polisi Tetapkan 3 Tersangka TPPO
Viral Kasus PHK, Polda Metro Jaya Bantu Pekerja Dapat Pesangon
Gerak-gerik Mencurigakan, Pemuda di Jaktim Diciduk Saat Ambil Paket Narkoba
Delapan Terduga Teroris JAD Diciduk Densus 88 di Sulawesi Tengah
Tabrakan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara, 16 Tewas dan Bus Terbakar
Pemkab Bekasi Fokus Benahi Jalan Rusak di Babelan dan Tarumajaya Mulai Awal Juni 2026
Presiden Lai Ching-te Pulang ke Taiwan Usai Kunjungan Defian ke Eswatini

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:55 WIB

WNA China Ditangkap di Pademangan, Polisi Sita Happy Water dan Ketamine 3,2 Kg

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:15 WIB

Kasus Eksploitasi Anak di Benhil: Bocah Tewas, Polisi Tetapkan 3 Tersangka TPPO

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:02 WIB

Viral Kasus PHK, Polda Metro Jaya Bantu Pekerja Dapat Pesangon

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:50 WIB

Gerak-gerik Mencurigakan, Pemuda di Jaktim Diciduk Saat Ambil Paket Narkoba

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:30 WIB

Delapan Terduga Teroris JAD Diciduk Densus 88 di Sulawesi Tengah

Berita Terbaru