Presiden AS Hidupkan Kembali Penghargaan Kebugaran Anak

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

AS kembali menyerang Iran, menewaskan empat orang dalam serangan yang mengenai pesta pernikahan, sementara Trump ancam balasan lebih besar dan harga minyak dunia melonjak. Dok: Istimewa.

AS kembali menyerang Iran, menewaskan empat orang dalam serangan yang mengenai pesta pernikahan, sementara Trump ancam balasan lebih besar dan harga minyak dunia melonjak. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Presiden Donald Trump kembali menjadi pusat perhatian melalui gaya diplomasinya yang eksentrik di Ruang Oval. Saat menandatangani proklamasi untuk mengaktifkan kembali penghargaan kebugaran kepresidenan bagi anak-anak, Trump justru memberikan pengakuan mengejutkan mengenai gaya hidupnya sendiri.

“Saya berolahraga sangat banyak, kira-kira satu menit sehari, maksimal. Itu pun jika saya sedang beruntung,” ujar Trump dengan nada seloroh sebelum menandatangani dokumen tersebut pada hari Selasa. Pernyataan ini muncul di tengah pengawasan ketat terhadap kesehatan sang presiden yang akan genap berusia 80 tahun pada bulan depan.

Kelakar Bersama RFK Jr dan Legenda Golf

Dalam acara tersebut, Menteri Kesehatan Robert F. Kennedy Jr (RFK Jr) turut hadir dan menceritakan kisah legendaris ayahnya yang melakukan lintas alam sejauh 50 mil. RFK Jr menyebut bahwa bagi Trump yang gemar bermain golf, tantangan tersebut bukanlah masalah besar karena sang presiden rutin berjalan kaki hingga sembilan mil di lapangan golf setiap akhir pekan.

Namun demikian, Trump segera menambahkan catatan kecil yang memancing tawa hadirin. “Kecuali kalau saya sedang menggunakan kereta golf,” selorohnya. Selain pejabat pemerintah, legenda golf Gary Player dan atlet Bryson DeChambeau juga mendampingi presiden guna memberikan dukungan moral bagi kembalinya program kebugaran di sekolah-sekolah Amerika tersebut.

Diskusi Berat di Tengah Anak-anak Sekolah

Suasana ceria di Ruang Oval sesekali berubah menjadi serius saat Trump berinteraksi dengan beberapa siswa sekolah yang hadir. Secara mengejutkan, Trump beralih topik pembicaraan ke arah isu internasional, termasuk deskripsi grafis mengenai korban jiwa dalam aksi protes di Iran.

Trump sempat menepuk lengan salah satu siswa dan bertanya apakah anak tersebut adalah “orang yang kuat”. Setelah siswa itu menjawab “ya, Pak,” Trump kembali melontarkan candaan. “Menurutmu, apakah kamu bisa mengalahkan saya dalam perkelahian?” tanya Trump, yang kemudian ia jawab sendiri sambil terkekeh, “Saya rasa kamu bisa.”

Tantangan Kesehatan dan Penjelasan Gedung Putih

Meskipun Trump sering membanggakan kekuatan fisiknya dibandingkan dengan pendahulunya, Joe Biden, publik mulai menyoroti beberapa tanda penuaan yang terlihat nyata. Dalam beberapa pekan terakhir, spekulasi mengenai kesehatannya meningkat tajam setelah kamera menangkap adanya luka memar di tangannya serta pembengkakan di bagian kaki.

Baca Juga :  Donald Trump Dijadwalkan Temui Xi Jinping di Beijing

Selain itu, laporan media juga menyoroti beberapa momen saat Trump tampak tertidur sejenak di tengah acara publik. Menanggapi hal ini, pihak Gedung Putih segera merilis klarifikasi medis guna meredam kekhawatiran.

Otoritas medis kepresidenan menjelaskan rincian kondisi tersebut sebagai berikut:

  • Pembengkakan Kaki: Otoritas menyebut kondisi ini sebagai akibat dari masalah pembuluh darah (vein issue).
  • Memar di Tangan: Pihak Gedung Putih menyatakan memar tersebut muncul karena konsumsi aspirin yang cukup tinggi oleh sang presiden.

Menjaga Citra “Orang Kuat”

Kembalinya Presidential Fitness Test menjadi upaya Trump untuk memperkuat narasi mengenai pentingnya ketahanan fisik bagi generasi muda Amerika di tahun 2026. Singkatnya, meskipun ia sendiri mengakui minimnya aktivitas fisik rutin, Trump tetap ingin mempertahankan citranya sebagai pemimpin yang energik di hadapan konstituennya.

Maka dari itu, masyarakat kini memantau apakah inisiatif kebugaran ini mampu meningkatkan kualitas kesehatan nasional, atau justru hanya akan menjadi panggung politik bagi Trump guna menutupi tantangan kesehatan yang datang seiring dengan usianya yang kian senja.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Donald Trump Unjuk Kebersamaan dengan Wali Kota New York
Trump Puji Perdana Menteri Inggris Andy Burnham
Emmanuel Macron Banting Mimbar PBB dan Kecam Klaim
Pejabat NATO Peringatkan Tingkah Laku Vladimir Putin
Trump Pertimbangkan Opsi Serangan dan Buka Kembali Dialog
Trump Tegur Wartawan CNN di PBB di Tengah Gugatan Hukum
PM Jepang Sanae Takaichi Tegaskan Dukungan ICC
Charles Spencer Rilis Buku Swan Song dan Ungkap Tuduhan Baru

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 13:10 WIB

Donald Trump Unjuk Kebersamaan dengan Wali Kota New York

Kamis, 24 September 2026 - 11:02 WIB

Trump Puji Perdana Menteri Inggris Andy Burnham

Kamis, 24 September 2026 - 10:00 WIB

Emmanuel Macron Banting Mimbar PBB dan Kecam Klaim

Kamis, 24 September 2026 - 09:30 WIB

Pejabat NATO Peringatkan Tingkah Laku Vladimir Putin

Kamis, 24 September 2026 - 08:00 WIB

Trump Pertimbangkan Opsi Serangan dan Buka Kembali Dialog

Berita Terbaru

Bungie memulihkan campaign Red War dan lokasi klasik Destiny 2 dari Content Vault. Simak detail pengumuman studio dan update Marathon. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Bungie Kembalikan Konten Klasik Destiny 2

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:00 WIB

AntGamer meluncurkan monitor ANT272TUE Tandem WOLED 4K 240Hz dual mode dan QHD 540Hz. Simak spesifikasi lengkap dan harganya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

AntGamer Rilis Monitor Gaming Tandem WOLED 4K 240Hz

Jumat, 25 Sep 2026 - 06:00 WIB