Trump Tolak Nuklir Iran Saat Risiko Perang Meningkat

Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

AS kembali menyerang Iran, menewaskan empat orang dalam serangan yang mengenai pesta pernikahan, sementara Trump ancam balasan lebih besar dan harga minyak dunia melonjak. Dok: Istimewa.

AS kembali menyerang Iran, menewaskan empat orang dalam serangan yang mengenai pesta pernikahan, sementara Trump ancam balasan lebih besar dan harga minyak dunia melonjak. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Harapan untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah kembali menghadapi jalan buntu yang serius. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara terbuka menyatakan bahwa ia “tidak senang” dengan jalannya negosiasi dengan Iran.

Pernyataan ini muncul pada Jumat petang, meruntuhkan optimisme yang sempat muncul dari pihak mediator. “Saya tidak senang dengan fakta bahwa mereka tidak mau memberikan apa yang harus kita miliki. Jadi, saya tidak merasa senang,” ujar Trump kepada wartawan. Meskipun ia mengeklaim tidak ingin menggunakan kekuatan militer, Trump memberikan peringatan keras bahwa terkadang pemerintah terpaksa mengambil tindakan tersebut.

Kontradiksi Klaim “Breakthrough” Oman

Kekecewaan Trump ini sangat kontras dengan laporan dari Menteri Luar Negeri Oman, Sayyid Badr bin Hamad Albusaidi. Selaku mediator utama, Albusaidi sebelumnya mengeklaim bahwa Iran telah menyepakati penghentian penimbunan uranium hasil pengayaan.

Albusaidi mendeskripsikan komitmen Iran tersebut sebagai sebuah “terobosan besar” dan pencapaian yang signifikan dalam pembicaraan bilateral tidak langsung dengan Amerika Serikat. Namun demikian, Washington tampaknya memandang janji Teheran tersebut belum menyentuh inti dari tuntutan AS. Tuntutan tersebut mencakup pelucutan program rudal balistik dan penghentian dukungan terhadap proksi regional secara permanen.

Evakuasi Diplomatik dan Eksodus Warga Foreign

Langkah-langkah keamanan darurat segera menyusul ketidaksenangan Trump. Hal ini memicu kekhawatiran akan pecahnya konflik bersenjata dalam waktu dekat. Departemen Luar Negeri AS telah mengeluarkan perintah resmi bagi staf kedutaan di Israel untuk meninggalkan negara tersebut sesegera mungkin.

Selain itu, gelombang peringatan perjalanan (travel warning) kini menyebar ke seluruh dunia. Sejumlah negara besar, termasuk Tiongkok, Polandia, Yunani, dan Belanda, secara serentak mendesak warga negara mereka untuk segera keluar dari wilayah Iran. Pasalnya, para pakar menilai prospek konfrontasi langsung di lapangan sudah mencapai titik didih yang sangat membahayakan keselamatan warga sipil.

Baca Juga :  Sekutu Trump Laura Loomer Dikecam Usai Komentar Rasis

Kunjungan Darurat Marco Rubio ke Israel

Di tengah mobilisasi militer dan evakuasi, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, akan mengupayakan jalur diplomasi terakhir. Juru bicara Departemen Luar Negeri, Tommy Pigott, mengonfirmasi bahwa Rubio berencana terbang ke Israel pada awal pekan depan.

Selanjutnya, Rubio akan mengadakan pembicaraan intensif dengan pejabat senior Israel guna membahas strategi menghadapi Iran dan isu-isu keamanan regional lainnya. Para analis memandang kunjungan ini sebagai koordinasi akhir antara Washington dan Yerusalem sebelum administrasi Trump mengambil keputusan definitif mengenai tindakan militer. Dunia kini memantau dengan cermat apakah kehadiran Rubio mampu membuka celah damai terakhir atau justru mempertegas rencana intervensi militer di kawasan tersebut.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Los Angeles Dodgers Amankan Tiket Postseason MLB
Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk
Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa
Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik
Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%
Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:24 WIB

Los Angeles Dodgers Amankan Tiket Postseason MLB

Selasa, 15 September 2026 - 07:24 WIB

Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk

Selasa, 15 September 2026 - 06:19 WIB

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Minggu, 13 September 2026 - 20:57 WIB

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Berita Terbaru

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

NASIONAL

OTT KPK BPN Bogor: Bos Summarecon dan 7 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:16 WIB

Los Angeles Dodgers amankan tiket postseason MLB 14 musim beruntun usai tekuk Cincinnati Reds 4-1. Simak rincian rekor. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Los Angeles Dodgers Amankan Tiket Postseason MLB

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:24 WIB

Glorious merilis keyboard gaming mekanik GMMK Eternal 96% berfitur numpad seharga $99.99. Simak spesifikasi lengkap, fitur hot-swap, dan peredam suaranya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Glorious GMMK Eternal Resmi Meluncur, Keyboard Gaming

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:29 WIB