Update Longsor Cilacap: 2 Jenazah Ditemukan, Tim SAR Kejar 5 Korban Yang Hilang

Rabu, 19 November 2025 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan mencari korban longsor di Desa Cibeunying Majenang, Cilacap, menggunakan alat berat dan Anjing pelacak. (Posnews/Ist)

Tim SAR gabungan mencari korban longsor di Desa Cibeunying Majenang, Cilacap, menggunakan alat berat dan Anjing pelacak. (Posnews/Ist)

CILACAP, POSNEWS.CO.ID – Tim SAR gabungan terus mengejar waktu mancari para korban yang masih tertimbun tanah di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Pada Selasa (18/11/2025) Tim SAR kembali menemukan dua jenazah dari balik timbunan longsor. Dengan penemuan terbaru ini, jumlah korban meninggal sementara naik menjadi 18 jiwa.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menegaskan bahwa pencarian kini dipusatkan pada lima warga yang masih dinyatakan hilang.

“Dari total penemuan korban itu, tim pencarian dan pertolongan gabungan kini fokus terhadap lima orang masih dinyatakan hilang,” ujar Muhari.

Namun, operasi SAR harus dihentikan sementara pukul 16.15 WIB karena cuaca ekstrem dan kondisi medan yang rawan tanah bergerak. Meskipun demikian, tim tetap siaga penuh untuk melanjutkan pencarian pada hari ketujuh melalui tiga workset pencarian.

Baca Juga :  Hari Ke-8 Longsor Cisarua, 70 Jenazah Ditemukan - Pencarian 10 Korban Terus Dikebut

Jumlah Korban Selamat dan Dampak Sosial

Sebelumnya, tim SAR berhasil menyelamatkan 23 warga, di antaranya 11 mengalami luka-luka. Selain itu:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • 58 orang mendapatkan perawatan jalan
  • 3 pengungsi dirawat inap akibat sakit
  • 17 KK (46 jiwa) terdampak langsung
  • 133 KK (383 jiwa) masih mengungsi di empat titik

Para pengungsi tersebar di Balai Desa Cibeunying, MTS SS Cibeunying, Masjid Baeturrohman Wanasari, serta rumah warga.

Kerusakan Rumah dan Lahan Pertanian

Longsor juga menyebabkan kerusakan parah:

  • 16 rumah roboh atau hilang
  • 25 rumah berada dalam kondisi terancam
  • 1 hektare lahan pertanian terdampak

Menurut Muhari, pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi dan mitigasi risiko longsor susulan menjadi prioritas.

SAR Diperkuat Alat Berat, Drone, dan Posko Lapangan

BPBD Kabupaten Cilacap, Basarnas, Forkopimda, Forkopimcam, relawan, dan berbagai pihak terkait terus melakukan pencarian. Operasi dipimpin Basarnas, lengkap dengan: Dukungan alat berat, posko lapangandapur umumpemetaan udara menggunakan drone.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Mengganas, 278 Keluarga Terdampak, Rumah Rusak dan Warga Krisis Air

Koordinasi intensif juga dilakukan dengan Bupati Cilacap, termasuk pengajuan kajian gerakan tanah ke PVMBG Kementerian ESDM.

BNPB memberikan bantuan logistik, peralatan, hingga dukungan pembangunan hunian sementara (Huntara). Kepala BNPB turun langsung ke Majenang untuk memastikan pencarian korban hilang berjalan cepat, serta menjamin pemulihan jangka panjang dan perlindungan pengungsi.

Masyarakat Cibeunying diimbau tetap berada di titik pengungsian, karena potensi tanah bergerak masih tinggi. Warga diminta mengikuti informasi resmi dari BPBD, Basarnas, dan BNPB untuk menghindari risiko tambahan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengamanan Ketat di Cikunir, Polisi Siap Hadapi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026
Efek Konflik Timur Tengah, ASN Jakarta Bakal WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
Pabrik Uang Palsu di Purwakarta Digerebek, Pelaku Ditangkap di Warung Nasi Goreng
Pukulan Telak bagi RFK Jr.: Hakim AS Blokir Perombakan Kebijakan Vaksin Nasional
Gus Alex Resmi Ditahan KPK, Skandal Kuota Haji 2024 Rugikan Negara Rp622 Miliar
Serangan Udara Pakistan Tewaskan 400 Orang, Islamabad Bantah Target Sipil
Jepang Pamerkan Rudal Jarak Jauh Tipe 12 Jelang Penempatan di Kumamoto
Target Berikutnya: Trump Beri Sinyal Ambil Alih Kuba di Tengah Kolapsnya Listrik Nasional

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:12 WIB

Pengamanan Ketat di Cikunir, Polisi Siap Hadapi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:37 WIB

Efek Konflik Timur Tengah, ASN Jakarta Bakal WFH untuk Tekan Konsumsi BBM

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:21 WIB

Pabrik Uang Palsu di Purwakarta Digerebek, Pelaku Ditangkap di Warung Nasi Goreng

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:17 WIB

Pukulan Telak bagi RFK Jr.: Hakim AS Blokir Perombakan Kebijakan Vaksin Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:52 WIB

Gus Alex Resmi Ditahan KPK, Skandal Kuota Haji 2024 Rugikan Negara Rp622 Miliar

Berita Terbaru