Update Tragedi Bekasi Timur, 14 Tewas – 84 Luka Dirawat di Sejumlah RS

Selasa, 28 April 2026 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas mengevakuasi korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pagi hari. (Posnews/Ist)

Petugas mengevakuasi korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pagi hari. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Jumlah korban tewas akibat tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur terus bertambah.

Data terbaru Selasa pagi (28/4/2026) mencatat, korban meninggal dunia melonjak menjadi 14 orang. Sementara itu, korban luka-luka mencapai 84 orang dan masih menjalani perawatan intensif.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin, memastikan seluruh jenazah telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, tim medis merawat korban di berbagai rumah sakit di Bekasi, seperti RSUD Bekasi, RS Primaya, RS Hermina, hingga RS Mitra Keluarga.

Baca Juga :  Gubernur Jakarta Buka Wondr ITB Ultra Marathon 2025, Rute 180 Km Jakarta-Bandung

Petugas kesehatan bergerak cepat memberikan penanganan maksimal demi menyelamatkan korban yang masih kritis.

Barang Korban Diamankan, Proses Identifikasi Berjalan

Selain itu, petugas mengamankan barang-barang milik korban melalui layanan lost and found. Polisi dan KAI mengelola data tersebut untuk mendukung proses identifikasi.

Langkah ini penting agar keluarga korban bisa mendapatkan kepastian secepat mungkin.

KAI juga membuka posko tanggap darurat dan informasi di lokasi kejadian. Keluarga korban dapat mencari informasi langsung atau menghubungi Contact Center 121.

Baca Juga :  Trump Pilih Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed

Menurut Anne Purba, fokus utama saat ini adalah penanganan korban dan pendampingan keluarga.

Operasional Masih Terganggu, KRL Dibatasi

Di sisi lain, operasional di Stasiun Bekasi Timur masih lumpuh. Penumpang belum bisa naik turun di stasiun tersebut.

Perjalanan KRL sementara hanya sampai Stasiun Bekasi, meski jalur hilir sudah dibuka terbatas.

KAI menyampaikan duka mendalam atas tragedi ini. Proses evakuasi, identifikasi, dan penanganan korban terus dilakukan secara intensif.

Insiden ini menjadi salah satu kecelakaan kereta paling mematikan dalam beberapa waktu terakhir. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor dan Jaksel Berpotensi Hujan Ringan
Prediksi Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan
Satpol PP Jakut Gencarkan Edukasi Karakter Anak Lewat Program Dharma Wanita Mengajar
Tawuran Maut di Kalibaru Tewaskan Remaja, Polisi Bentuk Pos Pantau
KemenHAM Minta Bentrokan Menteng Tak Dikaitkan dengan SARA
Info Cuaca Jabodetabek: Cerah Berawan, Bogor Sejuk Suhu 18 Derajat
Usai Bentrokan Maut Menteng, Gubernur Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi
Api Mengamuk di Pulo Gadung, 2 Orang Tewas dan Rumah Hangus Terbakar

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:03 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor dan Jaksel Berpotensi Hujan Ringan

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:53 WIB

Prediksi Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:23 WIB

Satpol PP Jakut Gencarkan Edukasi Karakter Anak Lewat Program Dharma Wanita Mengajar

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:51 WIB

Tawuran Maut di Kalibaru Tewaskan Remaja, Polisi Bentuk Pos Pantau

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:40 WIB

KemenHAM Minta Bentrokan Menteng Tak Dikaitkan dengan SARA

Berita Terbaru

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti membuka BTN Indonesia Fashion Week 2026 di Jakarta International Convention Center. (Posnews/Kemendag)

EKBIS

IFW 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia Mendunia

Kamis, 30 Jul 2026 - 08:13 WIB

Kemudahan baru berkomunikasi di browser. WhatsApp meluncurkan fitur Web Calling yang memungkinkan panggilan suara, video call grup, dan pemindahan panggilan secara langsung. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

WhatsApp Luncurkan Fitur Panggilan Suara dan Video di Web

Kamis, 30 Jul 2026 - 08:00 WIB

Langkah tegas lindungi hak digital. Gerakan Stop Killing Games mengkritik rencana Sony menghentikan kaset fisik PlayStation 5 dan menuntut jaminan akses game jangka panjang. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Gerakan Stop Killing Games Kritik Langkah Sony

Kamis, 30 Jul 2026 - 07:12 WIB