Wamendag Roro: Digitalisasi UMKM Perkuat Perdagangan dan Akses Pasar Global

Selasa, 12 Agustus 2025 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wamendag Dyah Roro Esti Widya Putri saat menyampaikan paparan tentang digitalisasi UMKM pada WhatsApp Business Summit 2025 di Jakarta, Selasa (12/8/2025). (Humas Kemendag)

Wamendag Dyah Roro Esti Widya Putri saat menyampaikan paparan tentang digitalisasi UMKM pada WhatsApp Business Summit 2025 di Jakarta, Selasa (12/8/2025). (Humas Kemendag)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri menegaskan, digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bukan hanya soal onboarding ke platform niaga elektronik. Lebih jauh, digitalisasi mencakup pemanfaatan platform digital untuk mendukung pemasaran, pembayaran, hingga pengiriman produk.

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menjadi pembicara di WhatsApp Business Summit 2025 bertema Peranan Platform Digital untuk Pertumbuhan UMKM dan Ekonomi Digital Indonesia, yang diselenggarakan Meta Indonesia di Jakarta, Selasa (12/8/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Roro membeberkan bahwa jumlah UMKM yang sudah onboarding di platform digital kini mencapai 25 juta dari target 30 juta. Namun demikian, digitalisasi UMKM masih menghadapi kendala. Data BPS 2023 mencatat, baru 41,51 persen pelaku usaha memanfaatkan niaga elektronik, dengan konsentrasi terbesar di Jawa dan Sumatra.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hingga Juli 2025, Kementerian Perdagangan telah mendigitalisasi 6.115 pasar rakyat dan 317.429 pedagang. Selain itu, ekspor melalui platform niaga elektronik, termasuk dalam ajang ASEAN Online Sale Day, telah berlangsung pada 8–10 Agustus 2025.

Baca Juga :  Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?
Wamendag Roro menegaskan digitalisasi UMKM tidak hanya onboarding di e-commerce, tetapi juga memanfaatkan platform digital untuk pemasaran, pembayaran, dan pengiriman, guna memperluas pasar hingga internasional.
Wamendag Roro menegaskan digitalisasi UMKM tidak hanya onboarding di e-commerce, tetapi juga memanfaatkan platform digital untuk pemasaran, pembayaran, dan pengiriman, guna memperluas pasar hingga internasional.

Roro menekankan bahwa ekonomi digital kini menjadi pilar utama pembangunan ekonomi Indonesia. Berdasarkan laporan e-Conomy SEA, Indonesia memimpin kawasan ASEAN dengan nilai ekonomi digital 2024 mencapai USD 90 miliar (Rp1,4 triliun). Angka ini bahkan diproyeksikan menyumbang USD 366 miliar terhadap ekonomi digital ASEAN pada 2030.

Pada sektor niaga elektronik, transaksi tahun 2024 mencatat Rp512 triliun, meningkat 12,77 persen secara tahunan. UMKM berperan besar dalam capaian ini karena menyerap 97 persen tenaga kerja dan menyumbang 61 persen terhadap PDB nasional.

Sebagai upaya menciptakan ekosistem perdagangan elektronik yang adil, Kementerian Perdagangan menerbitkan Permendag Nomor 31 Tahun 2023. Regulasi ini mengatur perizinan berusaha, periklanan, pembinaan, hingga pengawasan pelaku usaha dalam perdagangan melalui sistem elektronik. Langkah tersebut sekaligus mendukung pemberdayaan UMKM dan memperkuat perlindungan konsumen.

Baca Juga :  Kisah Inspiratif Guru Wakatobi, Bertahan dengan Honor Rp80 Ribu hingga Terima TPG

Dengan nada optimistis, Roro menyatakan bahwa kolaborasi, kerja sama, dan adaptasi digital adalah kunci untuk menjawab tantangan perdagangan. Ia berharap Meta Indonesia memfasilitasi promosi produk lokal sekaligus memperluas pasar UMKM hingga level internasional.“Kami berharap Meta terus berkomitmen memperkuat kapasitas dan pemberdayaan UMKM Indonesia serta memberi ruang bagi produk lokal,” kata Roro.

CEO Meta Indonesia Pieter Lydian menegaskan bahwa pihaknya menggelar WhatsApp Business Summit di Indonesia karena negara ini memiliki populasi digital terbesar ke-4 di dunia. Ia menyebut hampir 90 persen masyarakat Indonesia kini memanfaatkan WhatsApp untuk bisnis.

“Kami akan terus menghadirkan fitur baru untuk membantu bisnis dari berbagai skala,” tegasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ritel Dituntut Makin Cerdas, Mendag Dorong Adopsi Teknologi
Bundaran HI Bakal Punya Mal Bawah Tanah, MRT Siapkan 25 Tenant
UMKM RI Ekspor Keripik Buah-Tempe ke Chile, Pesanan Capai Rp510 Juta
Insiden BYD Disorot Kemendag, Pemeriksaan Teknis Masih Berlangsung
Kemendag Perkuat Produk Lokal dan Salurkan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT
1.000 Ton Beras Indonesia Diekspor ke Malaysia
KADI Selidiki Impor SAP China, Industri Nasional Minta Perlindungan
Kreator Indonesia Raup Peluang Rp17 Miliar di Pameran Seoul 2026

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Ritel Dituntut Makin Cerdas, Mendag Dorong Adopsi Teknologi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Bundaran HI Bakal Punya Mal Bawah Tanah, MRT Siapkan 25 Tenant

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:50 WIB

UMKM RI Ekspor Keripik Buah-Tempe ke Chile, Pesanan Capai Rp510 Juta

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:40 WIB

Insiden BYD Disorot Kemendag, Pemeriksaan Teknis Masih Berlangsung

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:28 WIB

Kemendag Perkuat Produk Lokal dan Salurkan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT

Berita Terbaru

Wacana Presiden Donald Trump mengubah nama Danau Ontario memicu reaksi keras dari publik dan pemerintah Kanada di tengah krisis perang tarif. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Usulkan Ubah Nama Danau Ontario Jadi Lake America

Kamis, 27 Agu 2026 - 09:00 WIB

Kisah Gilang Masuk Jaringan Narkoba, Berakhir Ditangkap Bareskrim. (Posnews/Bareskrim)

DAERAH

Dibujuk Keluarga, Gilang Terjerumus Jadi Kurir 43 Kg Sabu

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:26 WIB