Xi Jinping Sambut Raja Tonga di Beijing: Pererat Strategi Pembangunan dan Dukung Satu China

Selasa, 25 November 2025 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Persahabatan lintas samudra kian erat. Presiden Xi Jinping sambut Raja Tupou VI di Beijing, sepakati perluasan kerja sama dari energi bersih hingga perubahan iklim. Dok: Xinhua/Yin Bogu.

Persahabatan lintas samudra kian erat. Presiden Xi Jinping sambut Raja Tupou VI di Beijing, sepakati perluasan kerja sama dari energi bersih hingga perubahan iklim. Dok: Xinhua/Yin Bogu.

BEIJING, POSNEWS.CO.ID – Presiden Tiongkok, Xi Jinping, menyambut kunjungan kenegaraan Raja Tupou VI dari Kerajaan Tonga di Balai Agung Rakyat, Beijing, Selasa (25/11/2025). Pertemuan ini menandai babak baru dalam hubungan diplomatik kedua negara.

Xi menegaskan keinginan Tiongkok untuk meningkatkan penyelarasan strategi pembangunan dengan Tonga. Menurutnya, Tiongkok dan Tonga adalah sahabat sejati yang telah melewati berbagai badai dan kesulitan bersama.

Sejak hubungan diplomatik terjalin, kedua negara konsisten mendukung kepentingan inti satu sama lain. Hasilnya, kemitraan strategis komprehensif Tiongkok-Tonga terus mengalami pendalaman yang stabil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ekspansi Kerja Sama Ekonomi dan Iklim

Xi memaparkan visi luas untuk masa depan hubungan bilateral. Tiongkok siap memperluas kerja sama di berbagai sektor vital. Mulai dari perdagangan, investasi, pertanian, perikanan, hingga infrastruktur.

Baca Juga :  Menengok Isi Kepala Thomas Jefferson Lewat Istana Monticello

Tak hanya itu, sektor energi bersih dan layanan kesehatan juga menjadi prioritas. Xi juga menyoroti pentingnya respons bersama terhadap perubahan iklim.

“Tiongkok akan terus memberikan bantuan untuk pembangunan ekonomi dan sosial Tonga dalam kerangka kerja sama Selatan-Selatan,” tegas Xi.

Selain itu, ia mengundang personel dari berbagai sektor di Tonga untuk mengunjungi Tiongkok. Tujuannya jelas, yakni untuk berbagi pengalaman mengenai tata kelola negara dan pembangunan.

Dukungan Prinsip “Satu China”

Sementara itu, Raja Tupou VI menyampaikan apresiasi mendalam. Ia berterima kasih atas bantuan jangka panjang dan tanpa pamrih dari Tiongkok bagi negaranya.

Raja Tonga menegaskan posisi politik kerajaannya dengan lantang. Secara tegas, Tonga mematuhi prinsip satu Tiongkok (one-China principle). Ia menentang “kemerdekaan Taiwan” dalam bentuk apa pun dan mendukung penuh upaya pemerintah Tiongkok demi reunifikasi nasional.

Baca Juga :  Aliansi De Facto China-Rusia-Korea Utara: Ancaman Baru Keamanan Asia Timur Laut

“Tonga siap memperluas kerja sama dengan Tiongkok di bidang ekonomi, perdagangan, dan perlindungan lingkungan,” ujar Raja Tupou VI.

Bahkan, ia menyatakan keinginan negaranya untuk belajar dari Partai Komunis Tiongkok (CPC) mengenai pengalaman dalam tata kelola negara.

Penandatanganan Dokumen Kerja Sama

Pertemuan tingkat tinggi ini membuahkan hasil konkret. Setelah pembicaraan usai, kedua kepala negara menyaksikan penandatanganan sejumlah dokumen kerja sama bilateral.

Dokumen tersebut mencakup bidang ekonomi, perdagangan, perawatan medis, dan pendidikan. Sebelumnya, Xi dan istrinya, Peng Liyuan, menggelar upacara penyambutan megah di Aula Utara Balai Agung Rakyat untuk Raja dan Ratu Tonga.

Pada akhirnya, kunjungan ini menegaskan bahwa perbedaan sistem sosial dan ukuran negara bukanlah penghalang. Tiongkok dan Tonga berhasil menetapkan teladan kerja sama persahabatan yang saling menguntungkan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Sumber Berita: Xinhua News Agency

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia dan Belarus Percepat Kerja Sama Industri
Ancaman El Niño 2026: Cuaca Kering Ekstrem Siap Memangkas
Danantara: DSI Batal Jadi Eksportir Tunggal Komoditas
Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan
Tecno POVA 8 Resmi Meluncur dengan Alive Matrix Display
Presiden Brazil Lula da Silva Peringatkan Donald Trump
Trump Tunda Sidang Konfirmasi Jay Clayton di Tengah Krisis
Trump Sebut Xi Jinping dan Vladimir Putin Bersikap Netral

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:44 WIB

Indonesia dan Belarus Percepat Kerja Sama Industri

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:30 WIB

Ancaman El Niño 2026: Cuaca Kering Ekstrem Siap Memangkas

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:17 WIB

Danantara: DSI Batal Jadi Eksportir Tunggal Komoditas

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:09 WIB

Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:32 WIB

Tecno POVA 8 Resmi Meluncur dengan Alive Matrix Display

Berita Terbaru

Ekspansi kemitraan di kawasan Eurasia. Kementerian Perindustrian memperluas kerja sama dengan Belarus guna memperkuat rantai pasok industri dan menarik investasi baru. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Indonesia dan Belarus Percepat Kerja Sama Industri

Jumat, 19 Jun 2026 - 10:44 WIB

PAncaman bagi pasokan minyak nabati. CGS International Securities memperingatkan ancaman El Niño kuat yang berpotensi memotong volume produksi CPO global di paruh kedua 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ancaman El Niño 2026: Cuaca Kering Ekstrem Siap Memangkas

Jumat, 19 Jun 2026 - 09:30 WIB