Bus PO Cahaya Trans Terguling di Exit Tol Krapyak Semarang, 15 Orang Tewas, 19 Luka

Senin, 22 Desember 2025 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan maut bus Cahaya Trans di Exit Tol Krapyak Semarang. (Posnews/Ist)

Kecelakaan maut bus Cahaya Trans di Exit Tol Krapyak Semarang. (Posnews/Ist)

SEMARANG, POSNEWS.CO.ID – Kecelakaan maut mengguncang Kota Semarang. Sebuah bus antarkota PO Cahaya Trans rute Jakarta–Yogyakarta kecelakaan fatal di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Senin (22/12/2025) dini hari.

Sebanyak 15 penumpang tewas, sementara 19 orang lainnya luka-luka.

Berdasarkan data Polisi dan Basarnas Semarang, bus bernomor polisi B 7201 IV yang mengangkut 34 penumpang diduga melaju dengan kecepatan tinggi saat memasuki simpang susun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, pengemudi kehilangan kendali. Bus menghantam pembatas jalan, lalu terguling hebat hingga bagian atas kabin ringsek parah.

Baca Juga :  Bripda Nopandri Ditemukan Gugur, Bareskrim Buru Pelaku Penyerangan di Katingan

Selanjutnya, tim gabungan dari Polri, Basarnas, Damkar, dan tenaga medis bergerak cepat ke lokasi. Namun, proses evakuasi berlangsung dramatis.

Sejumlah penumpang terjepit di badan bus yang hancur, sehingga penyelamatan memakan waktu lama.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, menegaskan evakuasi berjalan lebih dari tiga jam.

“Kondisi bus rusak parah dan beberapa korban terjepit, sehingga evakuasi membutuhkan waktu lama dan peralatan khusus,” ujarnya.

Sementara itu, seluruh korban luka segera dievakuasi ke beberapa rumah sakit di Kota Semarang untuk mendapatkan perawatan intensif.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Mengancam, BNPB Minta Warga Siaga Hadapi Bibit Siklon Ganda di Indonesia

Korban meninggal dunia dievakuasi ke RS guna proses identifikasi lebih lanjut.

Hingga kini, Satlantas Polrestabes Semarang masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Polisi memeriksa kondisi kendaraan, sistem pengereman, serta pengemudi, termasuk dugaan faktor kecepatan dan kelelahan.

Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan maut di jalur tol Jawa Tengah, sekaligus menjadi peringatan keras bagi pengemudi angkutan umum agar mengutamakan keselamatan penumpang di jalan.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa NTT: Prabowo Gelontorkan Rp200 Miliar untuk Bantu Pengungsi
Jelang Demo 27 Agustus, Polisi Bubarkan Massa AMPB dari Gerbang DPR
Viral Pedagang Ngaku Bayar Rp650 Ribu di Merak, Ini Penjelasan ASDP
Emas Ilegal Dimurnikan di Penjaringan, Bareskrim Sita Uang Rp60 Juta
Duka Gempa NTT, 105 Orang Tewas dan 179.037 Warga Mengungsi
Empat Kali Pesan dari Inggris, Warga Bekasi Terjerat Kasus Permen THC
Sabu Rp650 Ribu Jadi Petunjuk, Pemasok Revaldo Diburu
Narkoba Rp693 Juta dari Inggris Disamarkan Jadi Permen, Bareskrim Tangkap AJE

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Gempa NTT: Prabowo Gelontorkan Rp200 Miliar untuk Bantu Pengungsi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Jelang Demo 27 Agustus, Polisi Bubarkan Massa AMPB dari Gerbang DPR

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Emas Ilegal Dimurnikan di Penjaringan, Bareskrim Sita Uang Rp60 Juta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Duka Gempa NTT, 105 Orang Tewas dan 179.037 Warga Mengungsi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Empat Kali Pesan dari Inggris, Warga Bekasi Terjerat Kasus Permen THC

Berita Terbaru

AMPB menyampaikan tuntutan RUU Perampasan Aset di depan Gedung DPR RI Jakarta.(Posnews/Ist)

NASIONAL

Rekening Botok Dibuka Lagi, Bank Mandiri Minta Maaf

Rabu, 26 Agu 2026 - 16:07 WIB