Cara Daftar – Sanggah Bansos 2025 Lewat HP dan Kelurahan, Warga Miskin Wajib Tahu

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Dinas Sosial membantu warga mengajukan usulan bansos 2025. Biar bansos tepat sasaran, Perbaiki datamu sekarang agar bisa mendapatkan bansos. (Foto: Kemensos)

Petugas Dinas Sosial membantu warga mengajukan usulan bansos 2025. Biar bansos tepat sasaran, Perbaiki datamu sekarang agar bisa mendapatkan bansos. (Foto: Kemensos)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) resmi membuka layanan usulan dan sanggahan bansos 2025 bagi masyarakat miskin yang belum terdaftar sebagai penerima bantuan sosial.

Selain itu, fasilitas ini juga dapat digunakan untuk melaporkan penerima bansos yang dianggap tidak tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan, layanan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan penyaluran bansos lebih adil dan akurat. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat aktif mengawasi, melaporkan, dan mengajukan data jika menemukan ketidaksesuaian.

Syarat Mengajukan Usulan dan Sanggahan Bansos 2025

Sebelum mengajukan, pemerintah menetapkan beberapa syarat yang wajib dipenuhi warga agar proses berjalan lancar, antara lain:

  • Memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) aktif.

  • Terdaftar atau berdomisili sesuai DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) atau DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional).

  • Melampirkan bukti pendukung seperti SKTM, foto kondisi rumah, tagihan listrik/air, dan dokumen relevan lainnya.

  • Menyampaikan alasan pengajuan atau sanggahan secara jelas dan dapat dibuktikan.

Baca Juga :  Komnas HAM Kecam Tindakan Brimob, Desak Kapolri Lindungi Hak Demonstran

Cara Daftar Bansos 2025 Lewat Aplikasi Cek Bansos

Bagi masyarakat yang ingin mendaftar secara online, Kemensos menyediakan layanan melalui aplikasi Cek Bansos. Berikut langkahnya:

  1. Unduh aplikasi Cek Bansos di Google Play Store atau App Store.

  2. Buat akun baru dengan data sesuai KTP.

  3. Lengkapi formulir pendaftaran dan buat username serta password.

  4. Login, lalu pilih menu “Usul Sanggah”.

  5. Masukkan data pribadi dan unggah dokumen pendukung.

  6. Pantau status pengajuan secara berkala melalui aplikasi.

Dengan demikian, data yang lengkap dan jelas akan mempercepat proses verifikasi.

Pengajuan Bansos 2025 Secara Offline

Sementara itu, pendaftaran juga bisa dilakukan secara offline melalui Kantor Kelurahan/Desa atau Dinas Sosial setempat.

Baca Juga :  DPO Kasus Narkoba Ditangkap di Lombok, Bareskrim Kembangkan Jaringan Sabu Sumut-NTB

Masyarakat cukup mengambil formulir, melengkapi dokumen, lalu menyerahkan langsung kepada petugas. Setelah itu, petugas akan melakukan verifikasi lapangan sebelum mengumumkan hasil maksimal satu bulan setelah pengajuan.

Proses Verifikasi dan Tindak Lanjut

Selanjutnya, petugas Dinas Sosial akan memverifikasi data dan kelayakan berdasarkan kriteria DTKS/DTSEN.

  • Jika usulan diterima, petugas langsung memasukkan data ke sistem sehingga penerima baru mendapatkan bansos pada periode pencairan berikutnya.

  • Sebaliknya, jika sanggahan diterima, penerima bansos yang tidak layak akan dihapus dari daftar.

Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT 2025

Kemensos menetapkan pencairan bansos PKH dan BPNT dalam empat tahap sepanjang tahun:

  1. Januari–Maret 2025

  2. April–Juni 2025

  3. Juli–September 2025

  4. Oktober–Desember 2025

Namun, hingga akhir Juli 2025, pemerintah belum mengumumkan jadwal pencairan tahap ketiga. Untuk itu, pemerintah meminta warga rutin memeriksa status bantuan melalui cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla
Duka Gempa NTT, 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi
Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas
Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed
Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab
Modus Narkoba Makin Licin! BNN Dorong Vape Dilarang Total di Indonesia
Rektor Unsoed Diciduk KPK, 14 Orang Diboyong Dugaan Korupsi Mahasiswa Baru
Alarm Laut Indonesia! 601 Operasi SAR, 239 Orang Meninggal

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Duka Gempa NTT, 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung . (Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Parkir Mobil di Jakarta Bisa Rp60 Ribu per Jam? Ini Kata Pramono

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:57 WIB

Kebakaran melanda rumah tradisional di Kampung Adat Sade Lombok Tengah. (Posnews/Ist)

DAERAH

Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:32 WIB