Primaya Hospital Perkuat Layanan Pencernaan dan Ginjal dengan Teknologi Medis Modern

Senin, 9 Maret 2026 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran layanan Pusat Penanganan GERD di Primaya Hospital Kelapa Gading Jakarta.  (Posnews/Ist)

Peluncuran layanan Pusat Penanganan GERD di Primaya Hospital Kelapa Gading Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Primaya Hospital Kelapa Gading resmi memperkuat layanan kesehatan dengan meluncurkan Pusat Penanganan GERD serta Dialisis Modern Center.

Langkah strategis ini sekaligus memperluas layanan di bawah Gastro, Liver & Digestive Center guna menjawab kebutuhan masyarakat Jakarta dan sekitarnya terhadap penanganan penyakit pencernaan dan ginjal yang komprehensif, presisi, serta terintegrasi.

Peluncuran layanan ini menjadi semakin penting mengingat tingginya angka gangguan pencernaan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

American College of Gastroenterology mencatat prevalensi Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) di Indonesia mencapai sekitar 55 persen.

Peneliti juga menemukan kondisi ini lebih sering menyerang laki-laki, penderita obesitas, serta perokok aktif.

Di sisi lain, tenaga medis juga mencatat jumlah pasien Chronic Kidney Disease tahap akhir terus meningkat.

Akibatnya, banyak pasien harus menjalani terapi dialisis secara rutin sepanjang hidup sehingga mereka membutuhkan layanan medis yang modern, berkelanjutan, dan mudah diakses.

Direktur Primaya Hospital Kelapa Gading, Ferry Aryo, menegaskan bahwa kehadiran dua layanan unggulan ini memungkinkan pasien memperoleh penanganan menyeluruh tanpa perlu mencari pengobatan ke luar negeri.

Menurutnya, rumah sakit terus menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama untuk penyakit kronis seperti GERD dan gangguan ginjal.

Dengan dukungan teknologi medis modern serta tim dokter spesialis dan subspesialis, pasien kini dapat menjalani diagnosis hingga terapi secara terpadu dalam satu fasilitas.

Baca Juga :  Cucu Mahfud MD Keracunan MBG di Yogyakarta, Satu Dirawat di RS

“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan berstandar internasional di dalam negeri.

Karena itu, kami menghadirkan penanganan GERD dan gangguan ginjal secara komprehensif, profesional, dan berorientasi pada pasien,” jelasnya.

Pusat Penanganan GERD dengan Diagnosis Presisi

Melalui pusat layanan ini, tim dokter menghadirkan penanganan GERD secara menyeluruh, mulai dari diagnosis hingga terapi lanjutan.

Pasien akan menjalani evaluasi medis bersama dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroentero-hepatologi.

Proses pemeriksaan mencakup endoskopi EGD, pH-metri, manometri esofagus, serta pemeriksaan penunjang seperti laboratorium dan USG.

Dengan teknologi diagnostik ini, dokter dapat mengidentifikasi penyebab refluks asam lambung secara lebih akurat.

Dokter spesialis gastroentero-hepatologi, Ari Fahrial Syam, menjelaskan bahwa penanganan GERD membutuhkan pendekatan yang tepat dan menyeluruh.

Tim medis menerapkan terapi bertahap menggunakan Proton Pump Inhibitor (PPI) sebagai terapi lini pertama.

Selain itu, pasien juga mendapat edukasi mengenai perubahan gaya hidup sehat, seperti pengaturan pola makan, pengendalian berat badan, serta pengelolaan stres.

Untuk hasil yang lebih optimal, penanganan GERD juga melibatkan tim multidisiplin, mulai dari dokter gizi klinis, bedah digestif, endokrin metabolik, hingga psikolog klinis.

Pendekatan terpadu ini memungkinkan pasien memperoleh terapi yang lebih tuntas, aman, dan berkelanjutan.

Dialisis Modern Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Ginjal

Rumah sakit juga menghadirkan Pusat Dialisis Modern selain layanan pencernaan untuk menangani pasien penyakit ginjal kronis.

Baca Juga :  Polri Perketat Pengawasan Narkoba Jelang Nataru 2026, Sasar Tempat Hiburan dan Objek Wisata

Fasilitas ini menyediakan berbagai terapi, mulai dari Hemodialisis standar, Hemodiafiltration (HDF), Continuous Renal Replacement Therapy (CRRT), hingga Peritoneal Dialysis.

Selain itu, dokter spesialis bedah vaskular serta bedah toraks kardiovaskular melakukan tindakan pembuatan akses dialisis Cimino bagi pasien.

Dokter spesialis ginjal dan hipertensi, Rita Naya, menegaskan bahwa deteksi dini gangguan ginjal sangat penting untuk mencegah komplikasi serius.

Selain menjalani terapi medis, pasien juga mendapatkan pendampingan nutrisi serta edukasi kesehatan ginjal agar mampu menjaga kondisi tubuh secara lebih optimal.

Tim medis merancang layanan ini dengan dukungan mesin dialisis berstandar internasional dan sistem pemantauan mutu klinis untuk membantu pasien menjalani terapi jangka panjang dengan lebih nyaman.

Perkuat Layanan Kesehatan Berstandar Internasional

Melalui peluncuran dua layanan unggulan ini, Primaya Hospital Group menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pusat layanan kesehatan modern di Indonesia.

Rumah sakit terus mengembangkan sistem layanan berbasis teknologi medis mutakhir, tenaga spesialis berpengalaman, serta pendekatan patient-first yang menempatkan kebutuhan pasien sebagai prioritas utama.

Dengan demikian, masyarakat kini memiliki akses lebih luas terhadap layanan kesehatan berkualitas tinggi di dalam negeri.

Langkah ini sekaligus menjadi upaya nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan nasional, sekaligus memberikan solusi penanganan penyakit kronis yang lebih presisi, personal, dan berkesinambungan bagi masyarakat Indonesia. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America
Aliansi SoftBank dan OpenAI: Perangi Krisis Siber Jepang

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:17 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB

Sinergi Tokyo-Washington di G7. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menggelar pertemuan bilateral singkat bersama Presiden AS Donald Trump untuk membahas isu Timur Tengah dan tarif dagang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:17 WIB