Kasus Andrie Yunus Memanas, TNI Minta Izin Periksa Korban ke LPSK

Rabu, 1 April 2026 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mabes TNI di Cilangkap Jakarta Timur saat konferensi pers terkait penyerahan jabatan BAIS dan kasus penganiayaan aktivis. (Posnews/Puspen TNI)

Mabes TNI di Cilangkap Jakarta Timur saat konferensi pers terkait penyerahan jabatan BAIS dan kasus penganiayaan aktivis. (Posnews/Puspen TNI)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Proses hukum kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, makin panas. TNI resmi mengajukan permohonan pemeriksaan korban sebagai saksi kunci.

Penyidik Puspom TNI mengirim surat ke LPSK untuk meminta izin memeriksa Andrie.

Kapuspen TNI, Aulia Dwi Nasrullah, menyebut pemeriksaan penting untuk mempercepat penyidikan. Awalnya, pemeriksaan dijadwalkan 19 Maret 2026. Namun, dokter melarang karena kondisi korban masih kritis.

Selanjutnya, pada 25 Maret 2026, LPSK memastikan Andrie berada di bawah perlindungan resmi.

4 Oknum BAIS Resmi Jadi Tersangka

Di sisi lain, TNI telah menetapkan empat prajurit BAIS sebagai tersangka. Mereka adalah Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES.

Baca Juga :  Kapolri Minta Propam Usut Video Brimob Tabrak Driver Ojol di RSCM

Keempatnya sudah ditahan sejak 18 Maret 2026 di Pomdam Jaya Guntur dan kini menjalani proses hukum militer.

Sementara itu, kondisi Andrie masih memprihatinkan. Ia dirawat intensif di RSCM dengan luka berat di wajah dan mata.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dokter menemukan kebocoran pada bola mata kanan. Karena itu, tim medis melakukan operasi ketiga pada 28 Maret 2026.

Untuk mencegah kerusakan lebih parah, dokter menambal mata menggunakan jaringan tubuh pasien, lalu menjahit kelopak mata sementara.

Baca Juga :  Pria Ditemukan Terkubur dan Dibungkus Terpal di Kebun, Bau Amis Bongkar Aksi Sadis

Rencananya, mata akan ditutup selama empat bulan sebelum evaluasi lanjutan.

Luka Mulai Membaik, Trauma Masih Berat

Meski luka fisik mulai membaik, korban masih mengalami trauma berat. Tim medis terus memberikan pendampingan psikologis agar proses pemulihan berjalan optimal.

Puspom TNI kini terus memeriksa saksi dan mengumpulkan bukti. Pemeriksaan terhadap korban diyakini menjadi kunci untuk membongkar kasus ini secara terang.

TNI bergerak cepat memproses kasus Andrie Yunus. Di tengah kondisi korban yang masih kritis, publik menunggu pemeriksaan saksi kunci dan penegakan hukum yang transparan hingga tuntas. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Patroli Humanis dan Pelayanan Kesehatan Jaga Papua Tetap Aman
Transformasi Kerja Dimulai, WFH dan Sepeda Jadi Andalan Hemat Energi
Logika Aristoteles: Fondasi Berpikir Runtun Melalui Silogisme
Dunia Ide Plato: Apakah Realitas yang Kita Lihat Hanyalah Bayangan?
Harga BBM Dipastikan Tak Naik, Pemerintah Minta Warga Tak Panik
Aktivis Andrie Yunus Jalani Operasi Ketiga, Mata Kanan Bocor Parah dan Trauma Berat
Kebakaran Maut di Wamena, 11 Orang Tewas Terjebak di Ruko Diduga Akibat Korsleting
Cuaca Jabodetabek 1 April 2026, Hujan Ringan Meluas – Warga Diminta Waspada

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 10:16 WIB

Satgas Patroli Humanis dan Pelayanan Kesehatan Jaga Papua Tetap Aman

Rabu, 1 April 2026 - 09:56 WIB

Transformasi Kerja Dimulai, WFH dan Sepeda Jadi Andalan Hemat Energi

Rabu, 1 April 2026 - 09:35 WIB

Kasus Andrie Yunus Memanas, TNI Minta Izin Periksa Korban ke LPSK

Rabu, 1 April 2026 - 09:08 WIB

Logika Aristoteles: Fondasi Berpikir Runtun Melalui Silogisme

Rabu, 1 April 2026 - 08:24 WIB

Dunia Ide Plato: Apakah Realitas yang Kita Lihat Hanyalah Bayangan?

Berita Terbaru

Seni berpikir benar. Aristoteles meletakkan fondasi logika formal melalui sistem silogisme, mengubah cara manusia memproses informasi dari observasi alam menjadi kesimpulan yang tak terbantahkan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Logika Aristoteles: Fondasi Berpikir Runtun Melalui Silogisme

Rabu, 1 Apr 2026 - 09:08 WIB