Satgas Haji 2026 Dibentuk, Polri Sikat Haji Ilegal, Kerugian Tembus Rp92 Miliar

Kamis, 9 April 2026 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak bentuk Satgas Haji 2026 di Jakarta. (Posnews/Ist)

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak bentuk Satgas Haji 2026 di Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Negara bergerak cepat. Kepolisian Negara Republik Indonesia bersama Kementerian Haji dan Umrah resmi membentuk Satgas Haji 2026 untuk membasmi praktik haji ilegal dan penipuan yang kian meresahkan masyarakat.

Langkah tegas ini lahir usai pertemuan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak dengan Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo di Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Pembentukan satgas ini sekaligus menjalankan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan jemaah terlindungi secara maksimal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gerak Cepat dari Edukasi hingga Penindakan

Selanjutnya, Polri memastikan Satgas Haji akan bekerja terpadu dari pusat hingga daerah. Strateginya tidak main-main, mencakup tiga langkah utama:

  • Edukasi (preemtif): Sosialisasi besar-besaran agar masyarakat tidak terjebak travel bodon
  • Pencegahan (preventif): Pengawasan ketat di bandara dan pelabuhan
  • Penindakan (represif): Tindak tegas pelaku penipuan dan penyelenggara haji ilegal

“Satgas ini kami bentuk untuk memastikan masyarakat tidak lagi menjadi korban penipuan dengan berbagai modus,” tegas Wakapolri.

Baca Juga :  Bulan Tertib Trotoar di Penjaringan: Trotoar Bebas Parkir dan Gerobak

Tak hanya itu, aparat juga menyiapkan hotline pengaduan agar laporan masyarakat bisa ditindak cepat dan tepat.

Fakta Mengerikan: Puluhan Kasus, Kerugian Fantastis

Di sisi lain, data terbaru Polri mengungkap ancaman serius:

  • 42 kasus penipuan haji sedang diproses
  • 1 kasus sudah masuk tahap lanjutan
  • Total kerugian mencapai Rp92,64 miliar

Bahkan, pada 2025 lalu, aparat berhasil menggagalkan 1.243 calon jemaah yang hendak berangkat menggunakan visa non-haji, mayoritas melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Temuan ini menegaskan bahwa praktik ilegal masih masif dan terorganisir.

Pengawasan Diperluas hingga Arab Saudi

Tak berhenti di dalam negeri, Polri juga memperluas koordinasi hingga Arab Saudi. Personel akan ditempatkan untuk memperkuat komunikasi dengan aparat keamanan di Jeddah dan Mekkah.

Dengan demikian, perlindungan jemaah tetap terjaga, bahkan saat berada di Tanah Suci.

Baca Juga :  Polisi Inggris Dalami Skandal Jabatan Andrew Mountbatten-Windsor

Sementara itu, Wamen Haji menegaskan pemerintah fokus pada dua hal utama: perlindungan jemaah dan stabilitas biaya.

Pemerintah memastikan kenaikan biaya global tidak otomatis dibebankan ke masyarakat.

“Negara hadir melindungi jemaah, baik dari sisi keamanan maupun biaya,” tegas Dahnil.

Imbauan Keras: Jangan Tergiur Haji Ilegal

Polri mengingatkan masyarakat agar lebih waspada. Modus penipuan terus berkembang dan menyasar calon jemaah yang ingin berangkat cepat.

Karena itu, masyarakat diminta:

  • Tidak tergiur visa non-resmi
  • Memastikan travel memiliki izin resmi
  • Segera melapor jika menemukan indikasi penipuan

“Polri akan bertindak tegas. Keselamatan masyarakat adalah prioritas,” tegas Wakapolri.

Pembentukan Satgas Haji 2026 menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi rakyat. Dengan sinergi lintas lembaga, pemerintah menargetkan praktik haji ilegal bisa ditekan secara signifikan.

Kini, bola ada di masyarakat: waspada, teliti, dan jangan mudah tergiur. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pimpinan DPR Terima AMPB, Aspirasi RUU Perampasan Aset Dibahas
Demo 27 Agustus, 18.504 Personel Siaga di 6 Zona Jakarta
Jelang Demo DPR, Polisi Amankan Sejumlah Orang untuk Pemeriksaan
AMPB Buka Dialog, Dorong RUU Perampasan Aset Jadi Kepastian Hukum
Jelang Demo 27 Agustus, Polisi Bubarkan Massa AMPB dari Gerbang DPR
Rekening Botok Dibuka Lagi, Bank Mandiri Minta Maaf
Emas Ilegal Dimurnikan di Penjaringan, Bareskrim Sita Uang Rp60 Juta
Empat Kali Pesan dari Inggris, Warga Bekasi Terjerat Kasus Permen THC

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Pimpinan DPR Terima AMPB, Aspirasi RUU Perampasan Aset Dibahas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Demo 27 Agustus, 18.504 Personel Siaga di 6 Zona Jakarta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:25 WIB

AMPB Buka Dialog, Dorong RUU Perampasan Aset Jadi Kepastian Hukum

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Jelang Demo 27 Agustus, Polisi Bubarkan Massa AMPB dari Gerbang DPR

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Rekening Botok Dibuka Lagi, Bank Mandiri Minta Maaf

Berita Terbaru

 Activision dan Infinity Ward menuai kritik sengit dari komunitas gamer setelah pemain menemukan artwork diduga berbasis AI pada tahap beta multiplayer Call of Duty: Modern Warfare 4. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Activision Menuai Kritik imbas Penggunaan Artwork Berbasis AI

Kamis, 27 Agu 2026 - 12:02 WIB

LG resmi membuka pemesanan monitor UltraGear 25G590B Full HD 1.000 Hz seharga 1.000 Dolar AS khusus untuk atlet esports profesional. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

LG Rilis Monitor Gaming UltraGear 25G590B

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:00 WIB

Kunjungan rahasia Direktur CIA John Ratcliffe ke Moskow menandai diplomasi intelijen AS-Rusia pertama sejak 2021 di tengah krisis Iran dan perang Ukraina. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Direktur CIA Kunjungi Moskow di Tengah Eskalasi Konflik Global

Kamis, 27 Agu 2026 - 10:00 WIB

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold EP Hutagalung. (Posnews/ist)

HUKRIM

Demo 27 Agustus, 18.504 Personel Siaga di 6 Zona Jakarta

Kamis, 27 Agu 2026 - 09:50 WIB