Mahasiswi UNS Sulap Kentang Kleci Jadi Burger Unik dan Laku Keras

Senin, 4 Mei 2026 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswi UNS memamerkan Burger TemCi berbahan tempe dan kentang kleci di ajang Campuspreneur Expo 2026. (Posnews/Ist)

Mahasiswi UNS memamerkan Burger TemCi berbahan tempe dan kentang kleci di ajang Campuspreneur Expo 2026. (Posnews/Ist)

SURAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Produk kuliner unik bernama Burger TemCi mencuri perhatian dalam ajang Campuspreneur Expo 2026 yang digelar pada 1-2 April 2026.

Produk buatan mahasiswa Universitas Sebelas Maret itu menarik minat pengunjung karena menghadirkan burger berbahan lokal, yakni tempe dan kentang kleci khas Boyolali.

Burger TemCi merupakan singkatan dari tempe dan kentang kleci.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ide bisnis ini lahir dari keresahan mahasiswi Agribisnis UNS, Dinda Feta Falestri, yang melihat rendahnya nilai jual kentang kleci di tingkat petani.

Selama ini, petani di Boyolali umumnya hanya menjual kentang kleci dalam bentuk rebus dengan harga murah.

Padahal, menurut Dinda, komoditas lokal tersebut punya potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tinggi.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca 30 April 2026: Jabodetabek Hujan, Sejumlah Kota Besar Waspada Cuaca Ekstrem

“Saya melihat petani hanya menjual kentang rebus dengan harga terbatas. Padahal jika diolah, nilainya bisa jauh lebih tinggi,” ujar Dinda.

Setelah melakukan riset mandiri, Dinda menemukan kentang kleci memiliki tekstur padat, kadar air rendah, rasa cenderung manis, serta kaya antioksidan.

Kentang ini juga disebut berpotensi membantu mencegah anemia dan hipertensi.

Terjual 700 Porsi dalam 6 Bulan

Dinda kemudian menggandeng rekannya, Anggita, untuk mengembangkan usaha tersebut.

Mereka memadukan tempe sebagai sumber protein dengan kentang kleci sebagai bahan karbohidrat sehat.

Hasilnya, dalam enam bulan terakhir Burger TemCi berhasil menjual lebih dari 700 porsi.

Mereka memasarkan produk secara bertahap, mulai dari penitipan di area kampus hingga sistem pre-order.

Baca Juga :  Konser BLACKPINK di GBK, Polisi Terapkan Rekayasa Lalin dan Kerahkan 1.500 Personel

Dapat Dukungan Kampus dan Kemendag

Meski sibuk kuliah, tim tetap menjalankan produksi secara konsisten.

Usaha mereka kemudian mendapat pendanaan melalui Program Wirausaha Baru Mahasiswa (WIBAWA) UNS.

Selain itu, mereka juga mengikuti seleksi Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW).

Burger TemCi juga tampil dalam program Campuspreneur yang digagas Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Program tersebut membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperluas pasar, meningkatkan strategi bisnis, dan memperkuat jaringan usaha.

“Harapannya Burger TemCi bisa dikenal lebih luas dan berkembang lebih besar,” kata Anggita.

Burger TemCi menjadi bukti bahwa bahan pangan lokal bisa berubah menjadi bisnis menjanjikan lewat kreativitas anak muda. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nenek di Pondok Aren Ditusuk Tetangga Saat Gendong Cucu, Polisi Dalami Motif
Banjir Jakarta Hari Ini Rendam 4 RT dan 2 Jalan, Dipicu Hujan Deras
Menteri HAM Pastikan Negara Tak Intervensi Aktivis HAM
Viral BKT Sempat Lumpuh Pagi, Polisi Bongkar Penyebab Kemacetan Parah
Satgas Bongkar Jaringan KKB Yahukimo, Tersangka Terancam Hukuman Mati
Polemik Ceramah JK Memanas, Ade Armando dan Abu Janda Dilaporkan ke Polisi
Sakit Sepekan, Pria Obesitas di Jatinegara Dievakuasi ke Rumah Sakit
Tabrak Pedagang Buah hingga Terpental di Kalimalang, Sopir Pajero Diciduk Polisi

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:29 WIB

Nenek di Pondok Aren Ditusuk Tetangga Saat Gendong Cucu, Polisi Dalami Motif

Senin, 4 Mei 2026 - 20:08 WIB

Banjir Jakarta Hari Ini Rendam 4 RT dan 2 Jalan, Dipicu Hujan Deras

Senin, 4 Mei 2026 - 19:51 WIB

Menteri HAM Pastikan Negara Tak Intervensi Aktivis HAM

Senin, 4 Mei 2026 - 19:37 WIB

Viral BKT Sempat Lumpuh Pagi, Polisi Bongkar Penyebab Kemacetan Parah

Senin, 4 Mei 2026 - 19:12 WIB

Satgas Bongkar Jaringan KKB Yahukimo, Tersangka Terancam Hukuman Mati

Berita Terbaru

Menteri HAM Natalius Pigai memberikan keterangan soal status pembela HAM di Jakarta Selatan.
(Posnews/Ist)

INDEKS

Menteri HAM Pastikan Negara Tak Intervensi Aktivis HAM

Senin, 4 Mei 2026 - 19:51 WIB