Mobil Tabrak Kerumunan di Zona Pejalan Kaki, Dua Orang Tewas

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tragedi di pusat sejarah. Sebuah mobil menabrak kerumunan warga di zona pejalan kaki kota Leipzig, Jerman Timur, menewaskan sedikitnya dua orang dan memicu penyelidikan atas dugaan aksi

Ilustrasi, Tragedi di pusat sejarah. Sebuah mobil menabrak kerumunan warga di zona pejalan kaki kota Leipzig, Jerman Timur, menewaskan sedikitnya dua orang dan memicu penyelidikan atas dugaan aksi "Amokfahrt". Dok: Istimewa.

LEIPZIG, POSNEWS.CO.ID โ€“ Suasana tenang di pusat kota bersejarah Leipzig berubah menjadi kepanikan massal pada Senin siang. Sebuah kendaraan meluncur deras dari alun-alun utama menuju Jalan Grimmaische, sebuah zona pejalan kaki yang ramai dengan toko-toko dan bangunan bersejarah, dan menabrak kerumunan warga di sana.

Otoritas setempat mengonfirmasi bahwa setidaknya dua orang tewas dalam insiden tersebut. Pemimpin negara bagian Saxony, Michael Kretschmer, menyatakan rasa duka yang mendalam atas tragedi ini. “Kejadian ini mengguncang saya hingga ke akar hati. Kami akan melakukan segala daya untuk menyelidiki ini dengan cepat dan tuntas,” tegas Kretschmer.

Kronologi Kejadian: Aksi di Jalan Grimmaische

Berdasarkan keterangan polisi, mobil tersebut melaju tak terkendali dari alun-alun utama sebelum merangsek masuk ke jalur pejalan kaki yang padat. Saksi mata melaporkan mobil tersebut menghantam orang-orang yang sedang beraktivitas di area perbelanjaan tersebut.

Pengemudi akhirnya menghentikan kendaraannya atas kemauan sendiri setelah menabrak sejumlah orang. Gambar-gambar yang beredar menunjukkan sebuah kendaraan putih dengan kaca depan dan kap mesin yang rusak parah. Otoritas segera memasang garis polisi di lokasi dan mengerahkan berbagai kendaraan darurat untuk mengamankan area tersebut.

Korban Jiwa dan Mobilisasi Layanan Darurat

Dinas pemadam kebakaran melaporkan rincian korban sebagai berikut:

  • Meninggal Dunia: 2 orang.
  • Luka Berat: 2 orang.
  • Luka Ringan: Sekitar 20 orang.

Menanggapi situasi darurat ini, kepolisian mengerahkan personel dalam jumlah besar ke kota yang berpenduduk sekitar 600.000 jiwa tersebut. Otoritas juga mengerahkan dua helikopter, petugas pemadam kebakaran, serta tim medis darurat guna mengevakuasi para korban ke rumah sakit terdekat.

Penyelidikan Motif: Dugaan “Amokfahrt”

Tersangka, seorang pria Jerman berusia 33 tahun, kini berada dalam tahanan polisi. Otoritas saat ini sedang menyelidiki pelaku atas dugaan tindak pidana termasuk pembunuhan dan percobaan pembunuhan. Hingga saat ini, polisi meyakini bahwa pelaku bertindak sendirian dan tidak ada ancaman lanjutan bagi kota Leipzig.

Menteri Dalam Negeri negara bagian Saxony, Armin Schuster, menyebut insiden tersebut sebagai “Amokfahrt”โ€”istilah Jerman yang menggambarkan aksi amukan yang didorong oleh semacam kegilaan atau ketidakstabilan mental. “Pakar sering mengaitkan tindakan semacam ini dengan ketidakstabilan psikologis,” ujar Schuster. Namun, ia menekankan bahwa jaksa dan polisi masih harus membuktikan apakah hal tersebut benar-benar menjadi motif utama dalam kasus ini.

Baca Juga :  Amerika Serikat Gempur Iran dan Donald Trump Ancam Bom

Kesimpulan: Bayang-Bayang Serangan Kendaraan di Jerman

Tragedi Leipzig menambah daftar panjang serangan menggunakan kendaraan di Jerman dalam beberapa tahun terakhir, termasuk insiden di pasar Natal Magdeburg pada 2024, serta kejadian serupa di Berlin dan Munich. Meskipun demikian, warga Leipzig tampak berusaha pulih dengan cepat. Laporan di lapangan menunjukkan bahwa aktivitas di kafe-kafe sekitar lokasi mulai kembali berjalan tak lama setelah kejadian, meskipun dalam suasana berkabung.

Singkatnya, situasi ini menguji supremasi hukum di Jerman untuk memberikan keadilan bagi para korban di tengah meningkatnya kekhawatiran atas aksi kekerasan spontan di ruang publik. Masyarakat internasional kini menanti hasil evaluasi psikologis terhadap tersangka guna memahami akar penyebab dari horor di jantung Leipzig ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Gunting di Covent Garden London Lukai 4 Orang
Prancis Melarang Panggilan Telemarketing Tanpa Izin Konsumen
Senat AS Konfirmasi Dr Erica Schwartz Sebagai Direktur CDC
Israel Gelar Serangan Susulan di Lebanon Selatan Saat Diplomasi
AS Periksa Akun Media Sosial Jurnalis Asing Pemohon Visa
AS Tetap Dorong Lisensi Rudal Patriot Ukraina
Presiden Lee Jae Myung Siaga Satu Sambut Puncak Gelombang
Iran dan Oman Sepakati Kontrol Selat Hormuz dalam Draf

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:11 WIB

Serangan Gunting di Covent Garden London Lukai 4 Orang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Prancis Melarang Panggilan Telemarketing Tanpa Izin Konsumen

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:02 WIB

Senat AS Konfirmasi Dr Erica Schwartz Sebagai Direktur CDC

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Israel Gelar Serangan Susulan di Lebanon Selatan Saat Diplomasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:00 WIB

AS Periksa Akun Media Sosial Jurnalis Asing Pemohon Visa

Berita Terbaru

Polisi London menahan seorang wanita setelah ia melukai empat pria di kawasan Covent Garden. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Gunting di Covent Garden London Lukai 4 Orang

Jumat, 7 Agu 2026 - 13:11 WIB

Pemerintah Prancis memberlakukan undang-undang baru yang melarang perusahaan melakukan panggilan telemarketing tanpa persetujuan awal konsumen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Melarang Panggilan Telemarketing Tanpa Izin Konsumen

Jumat, 7 Agu 2026 - 12:17 WIB

Senat AS mengonfirmasi Dr Erica Schwartz sebagai Direktur CDC di tengah krisis internal lembaga. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Senat AS Konfirmasi Dr Erica Schwartz Sebagai Direktur CDC

Jumat, 7 Agu 2026 - 11:02 WIB

Militer Israel menggempur kembali kawasan Lebanon selatan di tengah berlangsungnya negosiasi diplomatik di Roma. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Israel Gelar Serangan Susulan di Lebanon Selatan Saat Diplomasi

Jumat, 7 Agu 2026 - 10:00 WIB

Departemen Luar Negeri AS memperketat pemeriksaan media sosial jurnalis asing demi memverifikasi kelayakan visa dan menjaga keamanan nasional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Periksa Akun Media Sosial Jurnalis Asing Pemohon Visa

Jumat, 7 Agu 2026 - 09:00 WIB