Pengawasan Polri Diperketat, Kompolnas Tingkatkan Sistem Pengaduan Digital

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Kompolnas Mohammad Choirul Anam menjelaskan penguatan pengawasan Polri dan layanan pengaduan digital di Jakarta. (Posnews/Ist)

Anggota Kompolnas Mohammad Choirul Anam menjelaskan penguatan pengawasan Polri dan layanan pengaduan digital di Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Anggota Komisi Kepolisian Nasional, Mohammad Choirul Anam, menegaskan lembaganya terus memperkuat profesionalisme dan integritas dalam mengawasi kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Anam mengatakan penguatan pengawasan menjadi fokus utama Kompolnas di tengah tuntutan publik terhadap transparansi dan akuntabilitas institusi kepolisian.

“Tema kami jelas, yakni profesionalisme dan integritas. Kompolnas harus bekerja profesional dan berintegritas, sekaligus memastikan Polri berjalan di jalur yang sama,” kata Anam kepada wartawan, Rabu (6/5/2026).

Kompolnas Perkuat Sistem Aduan Digital

Selain memperkuat pengawasan, Kompolnas juga mengembangkan sistem pengaduan berbasis digital agar masyarakat lebih mudah menyampaikan laporan.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Tambang Emas Ilegal Tapsel-Madina, Perputaran Uang Rp1,5 M per Hari

Meski begitu, Anam memastikan layanan pengaduan secara langsung tetap dibuka agar seluruh lapisan masyarakat tetap terlayani.

“Kami terus meningkatkan sistem pengaduan digital, tetapi layanan konvensional tetap tersedia agar masyarakat bisa memilih jalur pengaduan yang paling mudah,” ujarnya.

Langkah ini dilakukan untuk mempercepat respons terhadap laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran etik maupun pelayanan kepolisian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kantor Baru Kompolnas Resmi Beroperasi

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan sekaligus Ketua Kompolnas, Djamari Chaniago, meresmikan kantor baru Kompolnas di Graha Sentana, Selasa (5/5/2026).

Djamari berharap lokasi kantor baru yang tidak lagi berada di kawasan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian membuat masyarakat lebih nyaman datang untuk melapor.

Baca Juga :  Aliansi Paris-Tokyo: Macron dan Takaichi Desak Gencatan Senjata

“Tujuannya agar masyarakat tidak ragu datang ke Kompolnas saat ingin menyampaikan laporan atau pengaduan,” kata Djamari.

Pengawasan Polri Jadi Sorotan

Penguatan pengawasan Kompolnas menjadi perhatian publik di tengah agenda reformasi Polri yang sedang dibahas pemerintah.

Sebelumnya, Komisi Percepatan Reformasi Polri juga menyerahkan sejumlah rekomendasi kepada Presiden Prabowo Subianto, termasuk penguatan pengawasan eksternal terhadap institusi kepolisian.

Langkah itu diharapkan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sekaligus memperkuat akuntabilitas aparat di lapangan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Fokus Benahi Jalan Rusak di Babelan dan Tarumajaya Mulai Awal Juni 2026
Presiden Lai Ching-te Pulang ke Taiwan Usai Kunjungan Defian ke Eswatini
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Polisi Nilai Jakarta Belum Aman
Ethiopia dan Sudan Saling Tuding Langgar Wilayah
Demi Gift TikTok, Pasangan di Sidrap Nekat Bikin Konten Erotis
Sidang Isbat Idul Adha 2026 Digelar 17 Mei, Kemenag Tunggu Hasil Rukyat Hilal
Wabah Hantavirus Lumpuhkan Kapal Pesiar MV Hondius
Tragis! Pria yang Lerai Tawuran di Cipinang Tewas Tertemper Kereta

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:11 WIB

Pemkab Bekasi Fokus Benahi Jalan Rusak di Babelan dan Tarumajaya Mulai Awal Juni 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:02 WIB

Presiden Lai Ching-te Pulang ke Taiwan Usai Kunjungan Defian ke Eswatini

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:08 WIB

Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Polisi Nilai Jakarta Belum Aman

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:53 WIB

Ethiopia dan Sudan Saling Tuding Langgar Wilayah

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:08 WIB

Sidang Isbat Idul Adha 2026 Digelar 17 Mei, Kemenag Tunggu Hasil Rukyat Hilal

Berita Terbaru

Ilustrasi, Ketegangan di perbatasan. Ethiopia dan Sudan saling melemparkan tuduhan serius mengenai dukungan terhadap pasukan pemberontak dan serangan drone lintas batas, memicu kekhawatiran akan pecahnya konfrontasi terbuka di wilayah tersebut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ethiopia dan Sudan Saling Tuding Langgar Wilayah

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:53 WIB