Andrie Yunus Korban Air Keras Tolak Kunjungan Oditur Militer di RSCM

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis KontraS Andrie Yunus menjalani perawatan di RSCM usai menjadi korban penyiraman air keras dan menolak kunjungan Oditur Militer II-07 Jakarta. (Posnews/Ist)

Aktivis KontraS Andrie Yunus menjalani perawatan di RSCM usai menjadi korban penyiraman air keras dan menolak kunjungan Oditur Militer II-07 Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang menjadi korban penyiraman air keras oleh empat anggota Tentara Nasional Indonesia, menolak kunjungan Oditur Militer II-07 Jakarta saat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Selasa (12/5/2026).

Penolakan itu ditegaskan Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) yang menyebut Andrie tetap konsisten menolak seluruh proses peradilan militer, termasuk kunjungan dari pihak TNI.

“kami sudah berkomunikasi dengan Andrie Yunus. Sampai saat ini dia tetap menolak seluruh proses peradilan militer dan menolak dibesuk siapa pun yang berasal dari institusi TNI,” kata perwakilan TAUD, Airlangga Julio, kepada wartawan, Selasa (12/5/2026).

Sementara itu, empat perwira menengah dari Oditur Militer II-07 Jakarta sempat mendatangi RSCM dengan mengenakan pakaian dinas lapangan (PDL).

Baca Juga :  MKD DPR Bisa Panggil Anggota DPR Lain Terkait Joget di Sidang Tahunan MPR

Namun, mereka hanya berada di area lobi rumah sakit dan tidak masuk ke ruang perawatan Andrie.

Di sisi lain, perwakilan Oditur Militer II-07 Jakarta, Letkol Chk Muhammad Iswandi, membantah kedatangan tersebut memiliki kepentingan hukum.

Ia menegaskan kedatangan pihaknya murni sebagai bentuk empati terhadap korban penyiraman air keras.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari sisi kemanusiaan, kami ingin menyampaikan rasa simpati kepada saudara Andrie Yunus atas tindakan para terdakwa,” ujar Iswandi.

Meski begitu, pihak rumah sakit belum mengizinkan siapa pun menjenguk Andrie karena kondisinya masih dalam masa pemulihan pascaoperasi.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Perpres Ojol, Tarif dan Perlindungan Mitra Jadi Fokus

Dokter meminta korban tetap beristirahat total agar proses penyembuhan berjalan maksimal.

Menurut Iswandi, luka di bahu kanan Andrie masih dalam kondisi kritis sehingga tidak boleh banyak bergerak.

“Bahu kanan harus tetap statis. Jika terlalu banyak bergerak, operasi yang sudah dilakukan berisiko gagal,” ujarnya.

Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS itu sebelumnya memicu sorotan publik karena diduga melibatkan empat oknum anggota TNI aktif.

Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi perhatian publik dan pegiat hak asasi manusia yang mendesak proses hukum dilakukan secara transparan dan adil. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rutan Kotabumi Diguncang Skandal Love Scamming, Polisi Selidiki Keterlibatan Petugas
Demokrat Berjuang Pulihkan Dapil Virginia di Mahkamah Agung
Mobil SPPG Tabrak 2 Pedagang di Bekasi Timur, Satu Korban Luka Parah
Uni Eropa: Sanksi Resmi bagi Pemimpin Hamas
Penyekapan Anak di Bandung Digagalkan, Pelaku Diduga Ancam Bakar Rumah
Zelenskyy Peringatkan Serangan Baru Saat Putin Klaim Perang
Polri Tambah 430 Kendaraan Operasional, Kapolri Pastikan Personel Lebih Siap di Lapangan
Trump dan Xi Jinping Bertemu di Beijing Bahas Krisis Iran

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:08 WIB

Andrie Yunus Korban Air Keras Tolak Kunjungan Oditur Militer di RSCM

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:54 WIB

Rutan Kotabumi Diguncang Skandal Love Scamming, Polisi Selidiki Keterlibatan Petugas

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:45 WIB

Demokrat Berjuang Pulihkan Dapil Virginia di Mahkamah Agung

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:18 WIB

Mobil SPPG Tabrak 2 Pedagang di Bekasi Timur, Satu Korban Luka Parah

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:45 WIB

Uni Eropa: Sanksi Resmi bagi Pemimpin Hamas

Berita Terbaru

Partai Demokrat mengajukan banding ke Mahkamah Agung Amerika Serikat guna memulihkan peta daerah pemilihan Virginia yang baru saja dibatalkan. Dok: (AP Photo/Julia Demaree Nikhinson)

INTERNASIONAL

Demokrat Berjuang Pulihkan Dapil Virginia di Mahkamah Agung

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:45 WIB

Ilustrasi, Brussels mengambil tindakan. Uni Eropa secara bulat menyepakati sanksi terhadap petinggi Hamas dan tokoh kunci gerakan pemukim Israel guna meredam eskalasi kekerasan di Gaza dan Tepi Barat yang kian memprihatinkan di tahun 2026. Dok: Sky News.

INTERNASIONAL

Uni Eropa: Sanksi Resmi bagi Pemimpin Hamas

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:45 WIB