Pramono Anung Warning Jual Beli Kartu Layanan Gratis, Pemprov DKI Siap Tindak Tegas

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat menyikapi dugaan praktik jual beli Kartu Layanan Gratis (KLG) transportasi umum yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung langsung pasang badan dan meminta pelaku ditindak tegas. Bahkan, Pramono me-warning keras jika ada keterlibatan orang dalam alias ordal dalam praktik haram tersebut.

“Saya mengikuti informasi itu. Siapa pun yang terlibat harus ditindak tegas, termasuk kalau ada keterlibatan orang dalam,” tegas Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (20/5/2026).

KLG Hanya untuk 15 Kelompok Warga

Pramono menegaskan Pemprov DKI hanya memberikan KLG kepada 15 kelompok masyarakat tertentu agar mereka bisa menikmati layanan transportasi umum secara gratis.

Baca Juga :  DPRD DKI Larang Jual Rokok Dekat Sekolah dan Tempat Bermain Anak

Karena itu, Pemprov DKI meminta seluruh pihak menjaga program tersebut tetap tepat sasaran dan transparan.

Selain itu, Pramono juga menekankan pentingnya pengawasan ketat agar tidak ada penyalahgunaan kartu subsidi transportasi tersebut.

Sebelumnya, Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur Jakarta, Yustinus Prastowo, mengungkapkan pihaknya menerima laporan warganet terkait dugaan jual beli KLG di media sosial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemprov DKI kini menggandeng Dinas Perhubungan DKI Jakarta, MRT Jakarta, Transjakarta, dan Bank Jakarta untuk menyelidiki dugaan pelanggaran tersebut.

“Jika ditemukan pelanggaran, kami akan menindak tegas,” ujar Yustinus melalui akun media sosial X.

Baca Juga :  Jagung Kini Disulap Jadi Plastik Ramah Lingkungan

Ini Daftar Penerima KLG

Berdasarkan Pergub DKI Jakarta Nomor 33 Tahun 2025, Pemprov DKI memberikan KLG kepada 15 kelompok masyarakat, di antaranya:

  • pelajar pemegang KJP Plus dan KJMU,
  • penghuni rusunawa,
  • penerima bantuan sosial anak,
  • kader PKK,
  • PJLP dan pegawai non-ASN Pemprov DKI,
  • ASN dan pensiunan PNS DKI,
  • penyandang disabilitas,
  • lansia,
  • veteran RI,
  • pemegang Kartu Pekerja Jakarta,
  • pendidik PAUD,
  • penjaga rumah ibadah,
  • warga Kepulauan Seribu,
  • kader dasawisma dan karang taruna,
  • hingga anggota TNI dan Polri.

Program KLG sendiri menjadi salah satu upaya Pemprov DKI untuk memperluas akses transportasi publik sekaligus menekan penggunaan kendaraan pribadi di Jakarta. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pigai Kritik Media Dipenuhi Berita Negatif, Minta Jurnalis Lebih Objektif
Prediksi Cuaca Jabodetabek Hari Ini: BMKG Waspadai Hujan, Petir, dan Angin Kencang
Rubio: Rangkul Sekutu NATO dan Cairkan Hubungan dengan India
Kasus Whip Pink Diperluas, Bareskrim Periksa Selebgram hingga Konsumen Ratusan Kali Beli
Cekcok soal Pinjam Motor Berujung Pengeroyokan Sekuriti di Tangsel
Pramono Anung Bangun 3 PLTSa di Jakarta, Target Atasi 9.000 Ton Sampah per Hari
Satgas Tangkap Wadanyon HSSBI di Bandara Dekai, Amunisi dan Senjata Disita
Dewan Perdamaian Trump Desak PBB Lakukan Pelucutan Senjata Hamas

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:32 WIB

Pigai Kritik Media Dipenuhi Berita Negatif, Minta Jurnalis Lebih Objektif

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:21 WIB

Pramono Anung Warning Jual Beli Kartu Layanan Gratis, Pemprov DKI Siap Tindak Tegas

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:08 WIB

Prediksi Cuaca Jabodetabek Hari Ini: BMKG Waspadai Hujan, Petir, dan Angin Kencang

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:47 WIB

Rubio: Rangkul Sekutu NATO dan Cairkan Hubungan dengan India

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:30 WIB

Kasus Whip Pink Diperluas, Bareskrim Periksa Selebgram hingga Konsumen Ratusan Kali Beli

Berita Terbaru

Strategi penyeimbangan Washington. Menteri Luar Negeri Marco Rubio segera bertolak ke Swedia untuk menekan anggota NATO soal anggaran pertahanan, sebelum melanjutkan perjalanan ke India guna mencairkan hubungan dagang yang sempat membeku. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Rubio: Rangkul Sekutu NATO dan Cairkan Hubungan dengan India

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:47 WIB