Jakarta Fair Kemayoran 2026 Digelar 32 Hari, Ribuan Produk Siap Dipamerkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Fair Kemayoran 2026 akan berlangsung pada 11 Juni hingga 12 Juli 2026 di JIEXPO Kemayoran dengan melibatkan 2.800 peserta dan ribuan produk unggulan dari berbagai sektor industri. (Posnews/Kominfo)

Jakarta Fair Kemayoran 2026 akan berlangsung pada 11 Juni hingga 12 Juli 2026 di JIEXPO Kemayoran dengan melibatkan 2.800 peserta dan ribuan produk unggulan dari berbagai sektor industri. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Libur sekolah segera tiba. Karena itu, Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 kembali hadir selama 32 hari, mulai 11 Juni hingga 12 Juli 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat.

Penyelenggara menargetkan Jakarta Fair tahun ini lebih meriah dan mampu melampaui jumlah pengunjung tahun sebelumnya.

Marketing Director JIEXPO, Ralph Scheunemann, mengatakan tambahan durasi penyelenggaraan diharapkan dapat meningkatkan kunjungan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tahun ini kami berharap Jakarta Fair lebih meriah dan menarik lebih banyak pengunjung dibanding tahun lalu,” kata Ralph, Kamis (4/6/2026).

Bidik Lebih dari 5,9 Juta Pengunjung

Ralph menyebut Jakarta Fair 2025 berhasil mendatangkan sekitar 5,9 juta pengunjung meski berlangsung lebih singkat.

Baca Juga :  Kurir Nelayan Selundupkan 25 Kg Sabu, Polrestabes Medan Urai Jalur Laut Malaysia–Sumut

Karena itu, penyelenggara optimistis tambahan waktu pameran akan mendorong peningkatan kunjungan sekaligus memperbesar transaksi ekonomi.

Menurutnya, Jakarta Fair selalu menarik pengunjung dari Jakarta maupun berbagai daerah di Indonesia.

“Jakarta Fair selalu menjadi agenda yang dinantikan masyarakat,” ujarnya.

Hadirkan 2.800 Peserta

Selain itu, Jakarta Fair 2026 menghadirkan 2.800 peserta dengan 1.800 stan.

Sebanyak 45 persen peserta berasal dari sektor UMKM, sedangkan 55 persen lainnya berasal dari perusahaan swasta.

Ralph menilai tingginya partisipasi UMKM menunjukkan Jakarta Fair masih menjadi sarana efektif untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan produk lokal.

Selanjutnya, peserta memamerkan berbagai produk unggulan dari sektor otomotif, gadget, komputer, fesyen, furnitur, elektronik, kuliner, kosmetik, produk herbal, kerajinan tangan, perbankan, hingga industri kreatif.

Baca Juga :  Minggu Pagi Jakarta Bersih! Pramono Kerahkan ASN, PJLP, hingga Warga

Pameran ini juga melibatkan perusahaan multinasional, BUMN, pelaku usaha besar, menengah, UMKM, serta pemerintah daerah dari berbagai wilayah Indonesia.

Konser Musik dan Pesta Kembang Api

Tak hanya menghadirkan pameran dagang, Jakarta Fair 2026 juga menyajikan beragam hiburan keluarga.

Pengunjung dapat menikmati parade karnaval, wahana permainan anak, kontes Miss Jakarta Fair, pesta kembang api, hingga Jakarta Fair Music Concert.

Dengan perpaduan pameran, promosi UMKM, dan hiburan, Jakarta Fair Kemayoran 2026 kembali menjadi salah satu event terbesar dan paling dinantikan di Indonesia. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Pria Diduga Bawa Sabu Diciduk Brimob di Warakas, Balap Liar Bekasi Dibubarkan
Mengenal ISPO dan RSPO: Standar Sertifikasi Wajib Sawit
Pemerintah Siapkan Kenaikan HET MINYAKITA, Harga Baru Tunggu Evaluasi CPO
Kriteria Matang Panen TBS demi Rendemen Minyak Maksimal
Strategi Tanam Sawit: Teknik Efektif di Tanah Mineral dan Gambut
Permukiman Dekat Stasiun Tanah Abang Terbakar, 1 Tewas, 5 Luka Bakar
Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran di Pamulang, 6 Orang Terluka
Panduan Lengkap Teknik Pembibitan Kelapa Sawit

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:03 WIB

Tiga Pria Diduga Bawa Sabu Diciduk Brimob di Warakas, Balap Liar Bekasi Dibubarkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:31 WIB

Mengenal ISPO dan RSPO: Standar Sertifikasi Wajib Sawit

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:06 WIB

Pemerintah Siapkan Kenaikan HET MINYAKITA, Harga Baru Tunggu Evaluasi CPO

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:02 WIB

Kriteria Matang Panen TBS demi Rendemen Minyak Maksimal

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:45 WIB

Strategi Tanam Sawit: Teknik Efektif di Tanah Mineral dan Gambut

Berita Terbaru

Legalitas hijau industri sawit. Panduan kriteria sertifikasi keberlanjutan ISPO dan RSPO demi mengamankan akses pasar ekspor kelapa sawit global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengenal ISPO dan RSPO: Standar Sertifikasi Wajib Sawit

Jumat, 5 Jun 2026 - 10:31 WIB

Menjaga kualitas dari pohon ke pabrik. Panduan kriteria matang panen TBS kelapa sawit dan manajemen pascapanen demi rendemen minyak yang optimal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kriteria Matang Panen TBS demi Rendemen Minyak Maksimal

Jumat, 5 Jun 2026 - 10:02 WIB

Budidaya sawit ramah lingkungan. Panduan manajemen pembukaan lahan mineral metode tanpa bakar serta tata kelola air berkelanjutan di lahan gambut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Strategi Tanam Sawit: Teknik Efektif di Tanah Mineral dan Gambut

Jumat, 5 Jun 2026 - 09:45 WIB