Rekrutmen Disabilitas Polri Diperluas, Jabatan Struktural Mulai Dibuka

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Forum diskusi publik tentang rekrutmen penyandang disabilitas sebagai anggota Polri di Jakarta Selatan yang menegaskan komitmen kepolisian membangun institusi inklusif. (Posnews/Ist)

Forum diskusi publik tentang rekrutmen penyandang disabilitas sebagai anggota Polri di Jakarta Selatan yang menegaskan komitmen kepolisian membangun institusi inklusif. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polri memperkuat komitmennya membangun institusi yang inklusif dengan memperluas rekrutmen penyandang disabilitas.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membuka kesempatan kerja yang setara sekaligus memperkuat keberagaman sumber daya manusia di lingkungan kepolisian.

Komitmen itu ditegaskan dalam Forum Diskusi Publik Rekrutmen Penyandang Disabilitas sebagai Anggota Polri yang digelar di Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karodalpers SSDM Polri Brigjen Pol. Erthel Stephan mengatakan Polri terus menyempurnakan sistem rekrutmen sejak pertama kali membuka jalur bagi penyandang disabilitas pada 2016.

Polri juga menyesuaikan regulasi, kompetensi, dan kebutuhan jabatan agar penyandang disabilitas dapat berkontribusi secara optimal dalam institusi.

“Sejak 2016 kami terus melakukan penyesuaian, baik dari sisi regulasi maupun kebutuhan jabatan agar penyandang disabilitas bisa menjadi bagian dari Polri,” kata Erthel.

Menurutnya, keberhasilan program inklusi tidak hanya bergantung pada penyandang disabilitas, tetapi juga kesiapan seluruh personel Polri untuk bekerja dalam lingkungan yang lebih inklusif.

Baca Juga :  Mulai 2026, Registrasi Kartu SIM Wajib Pakai Face Recognition - Ini Jadwal Lengkapnya

Karena itu, Polri berkomitmen membuka lebih banyak ruang jabatan secara bertahap bagi penyandang disabilitas.

Fokus pada Disabilitas Fisik dan Sensorik

Saat ini, Polri masih memprioritaskan rekrutmen penyandang disabilitas fisik dan sensorik, seperti motorik dan pancaindra.

Sementara itu, Polri masih mengkaji skema rekrutmen bagi penyandang disabilitas mental dan intelektual, termasuk pola penempatan serta jenis jabatan yang sesuai.

Erthel menjelaskan sebagian besar anggota disabilitas saat ini menempati jabatan fungsional. Namun, Polri membuka peluang mereka menduduki jabatan struktural seiring peningkatan kompetensi dan kemampuan manajerial.

Komisioner Komnas Disabilitas, Eka Prastama Widiyanta, mengapresiasi langkah Polri yang membuka akses lebih luas bagi penyandang disabilitas.

Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas yang menjamin hak atas pekerjaan tanpa diskriminasi.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Terbitkan DPO Erwin Iskandar, Tersangka Kasus Narkotika Kelas Kakap

“Polri menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan ruang partisipasi bagi penyandang disabilitas di lingkungan kerja,” ujarnya.

Eka berharap kebijakan tersebut dapat menjadi contoh bagi kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam membangun sistem kerja yang inklusif.

Komnas Perempuan: Jadi Contoh Reformasi Sektor Keamanan

Sekretaris Jenderal Komnas Perempuan, Dwi Ayu Kartika Sari, juga mengapresiasi langkah Polri.

Menurutnya, keterlibatan penyandang disabilitas dalam institusi kepolisian menjadi bagian penting dari reformasi sektor keamanan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Ia juga menekankan pentingnya perspektif disabilitas dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan agar pelayanan kepada korban semakin optimal.

Melalui kebijakan ini, Polri menegaskan komitmennya membuka kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas sekaligus membangun organisasi yang lebih inklusif, profesional, dan adaptif terhadap keberagaman. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Temukan Uang Rp4 Miliar di Rumah Kadis PUPR Bengkulu
Bandar Haradongan Simanjuntak Ditangkap, Bareskrim Kejar Pemasok Narkoba dari Medan
BNPP Bahas 6 Usulan Strategis Pemkab Kepulauan Meranti Percepat Pembangunan
Chief Security Anggota Brimob Baku Tembak dengan Komplotan Curanmor di Citra Raya
MK Lindungi Hak Konsumen, Sisa Kuota Internet Wajib Tetap Aktif
Geger Video KDRT di Apartemen Bekasi, Korban Lindungi Diri Sambil Berteriak
Hasil Lab Bareskrim Ungkap Fakta Mengejutkan Isi Tabung Whip Pink
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK, Sebut Dirinya Dikriminalisasi

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:19 WIB

KPK Temukan Uang Rp4 Miliar di Rumah Kadis PUPR Bengkulu

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:03 WIB

Bandar Haradongan Simanjuntak Ditangkap, Bareskrim Kejar Pemasok Narkoba dari Medan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:24 WIB

BNPP Bahas 6 Usulan Strategis Pemkab Kepulauan Meranti Percepat Pembangunan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:14 WIB

Chief Security Anggota Brimob Baku Tembak dengan Komplotan Curanmor di Citra Raya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:49 WIB

MK Lindungi Hak Konsumen, Sisa Kuota Internet Wajib Tetap Aktif

Berita Terbaru

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK Temukan Uang Rp4 Miliar di Rumah Kadis PUPR Bengkulu

Minggu, 26 Jul 2026 - 09:19 WIB