Amerika Serikat dan Iran Resmi Rilis Dokumen Damai

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan buntu di Doha. Delegasi Amerika Serikat dan Iran mengakhiri perundingan tidak langsung tanpa menghasilkan kemajuan perdamaian yang nyata. Dok: REUTERS/Stringer

Jalan buntu di Doha. Delegasi Amerika Serikat dan Iran mengakhiri perundingan tidak langsung tanpa menghasilkan kemajuan perdamaian yang nyata. Dok: REUTERS/Stringer

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Kapal tanker minyak kini mulai melintasi Selat Hormuz kembali. Pemerintah Amerika Serikat juga resmi mencabut blokade laut terhadap Iran pada hari Kamis.

Langkah penting ini menandai berlakunya kesepakatan damai sementara demi mengakhiri perang.

Jejak Perang dan Penurunan Harga Energi

Langkah damai ini langsung menurunkan harga minyak mentah dunia secara drastis. Para analis memperkirakan ekspor minyak melalui jalur pelayaran tersebut segera pulih sepenuhnya.

Meskipun demikian, konflik bersenjata antara Israel dan milisi Hezbollah tetap membara di Lebanon.

Sejumlah sekutu politik Donald Trump di Kongres mempertanyakan isi perjanjian tersebut. Mereka mengkhawatirkan Trump memberikan terlalu banyak kelonggaran demi menghentikan konflik.

Pemimpin Agung Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei menyebut Trump menandatangani kesepakatan karena putus asa.

Poin Transisi Menuju Perjanjian Final

Kesepakatan ini memberikan waktu 60 hari bagi para negosiator untuk merumuskan perjanjian final. Pemerintah Amerika Serikat menawarkan dana rekonstruksi senilai 300 milar dolar AS bagi Iran.

Sebagai timbal balik, Wakil Presiden JD Vance akan mendesak pembatasan rudal jarak jauh Iran.

Baca Juga :  Menunggak Iuran dan Tarik Diri, AS Terancam Jadi Penonton Bisu

Namun, militer Israel meluncurkan serangan udara baru ke wilayah Lebanon selatan pada Kamis pagi. Serangan udara tersebut memicu keraguan publik mengenai kelangsungan komitmen damai di kawasan.

Trump sendiri mendesak seluruh pihak untuk menjaga jalannya negosiasi damai ini secara konsisten.

Teguran Keras Vance untuk Israel

Ketegangan diplomatik antara Washington dan Tel Aviv kini berada pada titik terendah dalam beberapa dekade.

JD Vance memberikan peringatan keras agar pemerintah Israel menghormati proses perdamaian transisi ini. Ia mengingatkan Israel untuk tidak mengabaikan satu-satunya sekutu terkuat mereka di panggung dunia.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AS Setujui Penjualan Jet Tempur F-35 ke Arab Saudi
Hakim AS Larang Pembongkaran Gedung Kennedy Center
Milisi Houthi Kuasai Jalur Maritim Utama Yaman
PM Kanada Mark Carney Sambut Usulan Asosiasi Uni Eropa
Kim Yo Jong Kecam Latihan Militer AS dan Tegaskan Posisi
Uni Eropa Wacanakan Kanada Jadi Anggota Asosiasi Pertama
AS Resmi Konfirmasi Pengoperasian Senjata Luar Angkasa
Runtuhnya Tambang Emas di Sudan Tewaskan 82 Orang

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 11:04 WIB

AS Setujui Penjualan Jet Tempur F-35 ke Arab Saudi

Sabtu, 19 September 2026 - 10:00 WIB

Hakim AS Larang Pembongkaran Gedung Kennedy Center

Sabtu, 19 September 2026 - 09:03 WIB

Milisi Houthi Kuasai Jalur Maritim Utama Yaman

Sabtu, 19 September 2026 - 07:00 WIB

PM Kanada Mark Carney Sambut Usulan Asosiasi Uni Eropa

Sabtu, 19 September 2026 - 06:00 WIB

Kim Yo Jong Kecam Latihan Militer AS dan Tegaskan Posisi

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo. (Posbews/YouTube)

NASIONAL

Prabowo di Gontor: Tak Boleh Ada Orang Lapar dan Koruptor

Sabtu, 19 Sep 2026 - 17:03 WIB

Honor resmi meluncurkan Pad X9b Max ke pasar global. Simak spesifikasi layar 13 inci 120Hz, baterai 10.100mAh, dan harga resminya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Honor Resmi Boyong Tablet Pad X9b Max ke Pasar Global

Sabtu, 19 Sep 2026 - 15:18 WIB