4.263 Personil Amankan Demo di Jakpus Hari Ini, Massa Bergerak ke Monas hingga DPR

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Ribuan personel gabungan bersiaga mengamankan aksi unjuk rasa di kawasan Monas, DPR RI, Bundaran HI, dan sejumlah titik di Jakarta Pusat.
(Posnews/Ist)

Ilustrasi, Ribuan personel gabungan bersiaga mengamankan aksi unjuk rasa di kawasan Monas, DPR RI, Bundaran HI, dan sejumlah titik di Jakarta Pusat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aparat gabungan menyiagakan 4.263 personel untuk mengamankan sejumlah aksi unjuk rasa yang digelar di berbagai titik strategis Jakarta Pusat pada Jumat (19/6/2026).

Polisi menggelar pengamanan menyusul rencana aksi massa di Monas, DPR/MPR RI, Bundaran HI, Tugu Tani, dan Kementerian Keuangan RI.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan personel gabungan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, aparat fokus menjaga keamanan sekaligus memastikan seluruh aksi berlangsung tertib dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

“Pengamanan aksi unjuk rasa di wilayah Jakarta Pusat melibatkan 4.263 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran,” kata Erlyn dalam keterangannya, Jumat (19/6/2026).

Baca Juga :  Banjir Bekasi 2025: Ribuan Warga Terdampak, 1.377 Rumah Terendam dan 7 Kecamatan Lumpuh

Demo Digelar di Lima Titik Strategis

Berdasarkan jadwal yang diterima kepolisian, aksi pertama digelar Dewan Pengurus Nasional Tani Merdeka Indonesia di kawasan Silang Selatan Monas, Gambir, mulai pukul 09.00 WIB.

Selanjutnya, mahasiswa yang tergabung dalam Kepresidenan Mahasiswa Universitas Trisakti menggelar aksi di depan Gedung DPR/MPR RI mulai pukul 10.00 WIB.

Kemudian, Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) menggelar demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia pada pukul 11.00 WIB.

Gabungan Mahasiswa dan Pemuda Nusantara akan menggelar aksi di Tugu Tani dan Kementerian Keuangan mulai pukul 13.00 WIB.

Polisi memperkirakan aktivitas massa dan kepadatan lalu lintas meningkat di sejumlah ruas jalan Jakarta Pusat.

Polisi Minta Massa Tidak Anarkis

Selain menyiapkan pengamanan, kepolisian juga mengingatkan seluruh peserta aksi agar menyampaikan aspirasi secara damai dan sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Izin Tinggal WNA, Kepala Imigrasi Jakbar Terjaring OTT KPK

Erlyn menegaskan aparat akan mengawal kebebasan berpendapat selama aksi berlangsung tertib dan tidak mengganggu ketertiban umum.

Karena itu, polisi meminta peserta aksi tidak melakukan tindakan provokatif, merusak fasilitas publik, maupun melakukan aktivitas yang membahayakan keselamatan masyarakat.

“Sampaikan pendapat dengan damai, tidak anarkis, tidak membakar ban bekas, tidak merusak fasilitas umum, serta tidak melawan petugas. Hormati masyarakat lain yang sedang beraktivitas,” tegas Erlyn.

Pengendara Diminta Antisipasi Kemacetan

Polisi mengimbau masyarakat yang melintas di kawasan Monas, DPR/MPR RI, Bundaran HI, Tugu Tani, dan Kementerian Keuangan untuk menggunakan jalur alternatif selama aksi berlangsung.

Pasalnya, konsentrasi massa berpotensi memicu perlambatan arus lalu lintas, terutama pada siang hingga sore hari.

Hingga saat ini, kepolisian belum mengumumkan rekayasa lalu lintas khusus. Namun, petugas akan melakukan pengaturan secara situasional sesuai kondisi di lapangan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta
Dinkes DKI: Nakes yang Hina Pasien BPJS Yurizal Bukan Pegawai RSUD
MRT Jakarta Ubah Arus Lalu Lintas Glodok dan Kota Tua Mulai 10 Agustus
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Didominasi Cerah Berawan
Cuaca Hari Ini di Jabodetabek Mayoritas Berawan, Bekasi Capai 34 Derajat
PWI-LS Desak Pemprov DKI Kaji Ulang Status Cagar Budaya Makam Mbah Priok
Air Kali Bekasi Hitam Pekat, DLH Ungkap Dugaan Pencemaran
Modus Janjikan Lolos PJLP SDA Jakut, Warga Mengaku Tertipu Jutaan Rupiah

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:43 WIB

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:10 WIB

MRT Jakarta Ubah Arus Lalu Lintas Glodok dan Kota Tua Mulai 10 Agustus

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:54 WIB

BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Didominasi Cerah Berawan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:57 WIB

Cuaca Hari Ini di Jabodetabek Mayoritas Berawan, Bekasi Capai 34 Derajat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:13 WIB

PWI-LS Desak Pemprov DKI Kaji Ulang Status Cagar Budaya Makam Mbah Priok

Berita Terbaru

Google menghentikan operasional Google Assistant di perangkat Android mulai 4 September dan mengalihkan seluruh perintah suara ke kecerdasan buatan Gemini. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant

Jumat, 7 Agu 2026 - 16:51 WIB

Tri Waluyo menerima audiensi Koalisi Santri Kota di DPRD DKI Jakarta. (Posnews/MR)

JABODETABEK

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:43 WIB

Wamendag Dyah Roro Esti membuka Sanur Fashion Week 2026 di Denpasar, Bali. (Posnews/Kemendag)

EKBIS

Sanur Fashion Week 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:32 WIB