LONDON, POSNEWS.CO.ID – Sembilan orang berada dalam kondisi kritis pasca-tabrakan dua kereta penumpang di Inggris Tengah. Kepala Polisi Transportasi Inggris Lucy D’Orsi mengonfirmasi bahwa masinis salah satu lokomotif meninggal dunia di lokasi.
Petugas medis merawat lebih dari 80 orang di beberapa rumah sakit akibat luka-luka. Hingga Sabtu kemarin, sebanyak 28 korban masih menjalani perawatan intensif di bawah pengawasan dokter.
Duka Cita dari Istana
Pihak Istana Buckingham menyatakan rasa duka cita yang mendalam dari Raja Charles III atas musibah ini. Raja menyampaikan simpati yang tulus kepada keluarga korban meninggal serta seluruh penumpang yang mengalami luka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penyelidikan Penyebab Tabrakan
Polisi bersama tim penyelidik kecelakaan bekerja keras untuk mengungkap penyebab peristiwa maut ini. Mereka fokus menyelidiki mengapa kereta komuter arah Stasiun St. Pancras London menabrak bagian belakang kereta lain. Kedua kereta api itu berjalan menuju arah tujuan yang sama sebelum tabrakan berlangsung.
Kesaksian Mencekam Penumpang
Beberapa rekaman video di media sosial menunjukkan puluhan orang berdiri di samping jalur kereta api. Mobil-mobil penyelamat juga tampak memenuhi jalan raya paralel di dekat lokasi tabrakan.
Seorang penumpang bernama Peter Knapp menceritakan bagaimana benturan keras melempar tubuhnya ke depan secara mendadak. Knapp melihat banyak penumpang lain menderita patah tulang serta mengalami pendarahan hebat.
“Banyak orang menangis dan berteriak karena mereka merasa sangat ketakutan dan bingung,” ujar Knapp. Ia juga menyaksikan beberapa korban tidak mampu berbicara karena menderita patah kaki.
Penumpang lain bernama Brett Byatt menyampaikan kesaksian serupa kepada kantor berita BBC. Byatt menjelaskan hanya sedikit penumpang yang berhasil selamat tanpa luka di dalam gerbongnya.
“Hampir semua orang menderita luka robek serius yang mengeluarkan banyak darah,” tambah Byatt dengan ngeri. Ia juga melihat seorang wanita mengalami patah kaki yang parah.
Rekor Keamanan Kereta Inggris
Inggris sebenarnya memegang rekor keselamatan kereta api paling baik di dunia dalam beberapa tahun belakangan. Sebelumnya, satu korban jiwa melayang akibat tabrakan dua kereta di wilayah Wales pada Oktober 2024. Peristiwa itu menjadi kecelakaan fatal pertama yang melibatkan banyak kereta dalam kurun waktu 25 tahun.
Penulis : Alifa Latifa
Editor : Alifa Latifa











