Bareskrim Sita 114 Vape Etomidate Senilai Rp285 Juta di Medan, 4 Orang Diciduk

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menunjukkan barang bukti 114 cartridge vape yang diduga mengandung Etomidate dalam pengungkapan jaringan peredaran narkotika di Sumatera Utara. (Posnews/Ist)

Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menunjukkan barang bukti 114 cartridge vape yang diduga mengandung Etomidate dalam pengungkapan jaringan peredaran narkotika di Sumatera Utara. (Posnews/Ist)

MEDAN, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika.

Kali ini, tim berhasil membongkar jaringan peredaran vape mengandung Etomidate di Sumatera Utara dan mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam bisnis ilegal tersebut.

Pengungkapan kasus ini menjadi perhatian serius karena para pelaku diduga menyamarkan narkotika dalam bentuk cartridge vape yang belakangan mulai marak beredar di kalangan anak muda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, modus tersebut dinilai lebih sulit terdeteksi dibandingkan narkotika konvensional.

Operasi yang berlangsung pada Minggu (21/6/2026) malam itu dipimpin tim Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.

Hasilnya, petugas menyita 114 cartridge vape yang diduga mengandung Etomidate, sejumlah barang bukti lain, serta mengungkap jaringan pemasok yang masih dalam pengejaran.

Berawal dari Laporan Warga

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan peredaran vape mengandung Etomidate di wilayah Medan dan sekitarnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim penyidik langsung melakukan penyelidikan dan profiling terhadap jaringan yang diduga mengedarkan produk berbahaya tersebut.

Hasil penyelidikan mengarah kepada seorang perempuan bernama Siti Pratiwi alias Wiwik (37) yang diduga berperan sebagai pengedar.

Selanjutnya, petugas melakukan pengawasan intensif terhadap aktivitas Wiwik hingga memperoleh informasi mengenai rencana transaksi narkotika menggunakan mobil Wuling berwarna biru.

Baca Juga :  BNN Geledah Kampung Bahari: 18 Orang Diciduk, Modus Sadis Wajib Coba Sabu

Tim Bareskrim kemudian membuntuti kendaraan yang digunakan target dari wilayah Medan hingga keluar Tol Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.

Sekitar pukul 23.00 WIB, petugas langsung melakukan penyergapan di depan Alfamidi Batang Kuis, Jalan Sultan Serdang, Deli Serdang.

Dalam mobil tersebut, polisi mengamankan Siti Pratiwi alias Wiwik bersama Husni Ismail alias Wak Midun (57).

Saat melakukan penggeledahan, petugas menemukan 11 cartridge vape yang diduga mengandung Etomidate, alat hisap sabu, dua paket kristal putih yang diduga sabu, uang tunai Rp18,39 juta, serta beberapa unit telepon genggam.

Pengembangan Ungkap Ratusan Vape Narkotika

Tak berhenti di lokasi pertama, penyidik langsung mengembangkan kasus berdasarkan hasil interogasi awal.

Petugas kemudian memburu seorang pria bernama Fauzan (26) yang disebut membawa sisa barang pesanan.

Sekitar pukul 01.00 WIB, tim berhasil menangkap Fauzan bersama Erwin (42) di kawasan Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang.

Ketika memeriksa sepeda motor yang mereka gunakan, petugas menemukan 103 cartridge vape tambahan yang diduga mengandung Etomidate.

Dengan demikian, total barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 114 cartridge vape, terdiri dari berbagai merek yang diduga digunakan sebagai kamuflase untuk mengelabui petugas dan konsumen.

Terhubung dengan Pemasok yang Kini Diburu

Dari hasil pemeriksaan, penyidik mengungkap adanya sosok pemasok berinisial Hendrich yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

Menurut keterangan para terduga pelaku, pemesanan dilakukan melalui komunikasi telepon. Bahkan, Wiwik disebut telah mentransfer uang muka sebesar Rp40 juta untuk mendapatkan pasokan vape tersebut.

Baca Juga :  Uni Eropa Pasang Badan: Siap Kirim Pasukan ke Greenland

Penyidik juga menemukan fakta bahwa jaringan ini diduga sudah melakukan transaksi lebih dari satu kali.

Pada pengiriman pertama, sebanyak 10 cartridge vape dilaporkan telah habis terjual. Sementara pengiriman kedua mencapai 114 cartridge yang sebagian besar berhasil diamankan aparat sebelum beredar luas di masyarakat.

Setiap cartridge diduga dibeli seharga Rp1,5 juta dan dijual kembali dengan harga Rp1,7 juta, sehingga pelaku memperoleh keuntungan sekitar Rp200 ribu per unit.

Nilai Ekonomi Capai Rp285 Juta

Bareskrim Polri memperkirakan total nilai ekonomi barang bukti yang diamankan mencapai Rp285 juta.

Lebih dari itu, keberhasilan pengungkapan kasus ini diperkirakan mampu menyelamatkan sekitar 456 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika.

Saat ini, seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyidikan dan pemeriksaan laboratorium guna memastikan kandungan zat yang terdapat dalam cartridge vape tersebut.

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa peredaran narkotika terus berkembang dengan berbagai modus baru.

Jika sebelumnya narkotika identik dengan sabu, ekstasi, atau ganja, kini pelaku mulai memanfaatkan perangkat vape untuk menyamarkan barang haram tersebut.

Karena itu, masyarakat terutama orang tua, sekolah, dan lingkungan sekitar perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap produk vape ilegal yang tidak jelas asal-usulnya.

Di sisi lain, keberhasilan Bareskrim Polri membongkar jaringan ini menunjukkan pentingnya peran masyarakat dalam memberikan informasi kepada aparat.

Kolaborasi tersebut menjadi kunci untuk memutus mata rantai peredaran narkotika dan melindungi generasi muda dari ancaman zat berbahaya. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tahap II Narkotika: Bareskrim Limpahkan Rustiadi dan Jumaryanto ke Kejari Jaksel
Gapki Sebut B50 Tidak Akan Ganggu Ekspor Sawit
Heboh! Permohonan JC Sony Sonjaya Ditolak Kejagung, Ini Alasannya
Gulingkan Starmer: Andy Burnham Menangkan Kursi Parlemen
Mendang-Mending: Sony PlayStation 5 Pro vs Valve Steam Machine
Valve Rilis Tanggal Peluncuran dan Harga Steam Machine
Polda Jabar Gandeng LPSK Dampingi Korban, Terduga Pelaku Masih Diburu
Dedi Mulyadi Murka, Janjikan Rp250 Juta untuk Informasi Keberadaan Buronan TH

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:34 WIB

Tahap II Narkotika: Bareskrim Limpahkan Rustiadi dan Jumaryanto ke Kejari Jaksel

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:19 WIB

Gapki Sebut B50 Tidak Akan Ganggu Ekspor Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:56 WIB

Heboh! Permohonan JC Sony Sonjaya Ditolak Kejagung, Ini Alasannya

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:37 WIB

Bareskrim Sita 114 Vape Etomidate Senilai Rp285 Juta di Medan, 4 Orang Diciduk

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:06 WIB

Gulingkan Starmer: Andy Burnham Menangkan Kursi Parlemen

Berita Terbaru

Optimisme ketahanan energi hijau. Gapki memastikan pasokan minyak sawit mentah siap menyokong mandatori biodiesel B50 tanpa mengorbankan kuota ekspor luar negeri. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Gapki Sebut B50 Tidak Akan Ganggu Ekspor Sawit

Selasa, 23 Jun 2026 - 17:19 WIB

Ancaman nyata kepemimpinan Downing Street. Kemenangan Andy Burnham di daerah pemilihan Makerfield membuka jalan lebar untuk meluncurkan mosi penantangan terhadap PM Keir Starmer. Dok: (AP Photo/Kin Cheung)

INTERNASIONAL

Gulingkan Starmer: Andy Burnham Menangkan Kursi Parlemen

Selasa, 23 Jun 2026 - 16:06 WIB