Rusia Bantah Tekan Belarus: Hubungan Tetap Harmonis

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Klarifikasi dari perbatasan timur. Rusia membantah keras tuduhan memaksa Belarus untuk ikut bertempur dalam perang Ukraina di tengah meningkatnya pasokan bahan bakar hulu. Dok: Istimewa.

Klarifikasi dari perbatasan timur. Rusia membantah keras tuduhan memaksa Belarus untuk ikut bertempur dalam perang Ukraina di tengah meningkatnya pasokan bahan bakar hulu. Dok: Istimewa.

MOSKOW, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Rusia membantah tuduhan memaksa Belarus untuk ikut bertempur dalam perang Ukraina.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan laporan itu tidak sesuai kenyataan.

Peskov menyebut Belarus sebagai sekutu paling dekat bagi Rusia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, menteri pertahanan Belarus Viktor Khrenin menuduh pihak Barat sengaja memicu ketegangan.

Khrenin menilai negara-negara NATO terus memperkuat pasukan sepanjang perbatasan Belarus.

Baca Juga :  Emas Bersejarah Matt Weston: Inggris Raya Puncaki Klasemen

Sengketa Stasiun Transmisi dan Sikap Ukraina

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy meyakini Moskow ingin menyeret Belarus menuju pertempuran fisik.

Zelenskyy sempat menuding militer Rusia menggunakan stasiun transmisi Belarus untuk memandu serangan drone.

Ia memberikan waktu satu minggu bagi Presiden Alexander Lukashenko untuk mematikan stasiun itu.

Kini, pihak Kyiv mengonfirmasi stasiun transmisi itu sudah tidak beroperasi lagi.

Komitmen Militer dan Penempatan Rudal Nuklir

Lukashenko memang tidak mengirimkan tentara Belarus secara langsung menuju medan tempur.

Namun, ia mengizinkan Presiden Vladimir Putin meluncurkan invasi dari wilayah Belarus.

Masyarakat Belarus juga harus merelakan wilayahnya menjadi lokasi penempatan rudal nuklir taktis Rusia.

Baca Juga :  Angin Puting Beliung Terjang Kalibaru Barat Jakarta Utara, 67 Rumah dan Sekolah Rusak

Kedua negara tetangga ini juga sering menggelar latihan militer bersama secara rutin.

Ketergantungan Rusia pada Kilang Minyak Belarus

Rusia sangat bersandar pada dua kilang minyak raksasa milik Belarus saat ini.

Sebab, serangan drone Ukraina sukses melumpuhkan banyak kilang minyak area Rusia.

Kondisi ini memicu kelangkaan bahan bakar minyak yang parah bagi warga Rusia.

Oleh karena itu, Rusia mengimpor bensin dan solar dari Belarus secara besar-besaran.

Data mencatat pengiriman bensin Belarus ke Rusia melonjak hampir 13 kali lipat tahun ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Observatorium Chilbolton Pantau Sampah Antariksa
Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman
PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit
Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk
Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant
Serangan Gunting di Covent Garden London Lukai 4 Orang
Prancis Melarang Panggilan Telemarketing Tanpa Izin Konsumen

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Observatorium Chilbolton Pantau Sampah Antariksa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:01 WIB

PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk

Berita Terbaru

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali menolak peta jalan 15 poin usulan Donald Trump untuk Gaza. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Netanyahu Tolak Rencana Damai Gaza Terbaru dari Trump

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:00 WIB

Karhutla Bromo Meluas, 742 Hektare TNBTS Terbakar, Water Bombing Terus Digencarkan. (Posnews/BPBD Jatim)

DAERAH

BNPB: Kebakaran Bromo Capai 742 Hektare, TNBTS Masih Ditutup

Selasa, 11 Agu 2026 - 10:15 WIB

NVIDIA menjual kartu grafis GeForce RTX 50 Series di harga normal pada QuakeCon 2026. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

NVIDIA Jual RTX 50 Series di Harga Normal

Selasa, 11 Agu 2026 - 10:00 WIB