NEW DELHI, POSNEWS.CO.ID – Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi bertemu Perdana Menteri India Narendra Modi hari Kamis. Kedua pemimpin sepakat memperkuat kolaborasi rantai pasok semikonduktor. Mereka juga membahas pengamanan mineral kritis. Kerja sama ini mencakup bidang keamanan ekonomi.
Kolaborasi Semikonduktor dan Keamanan Energi
Pertemuan berlangsung di kota New Delhi, India. Pejabat pemerintah Jepang membocorkan fokus utama dialog tersebut. Kedua negara sepakat menjaga kestabilan pengadaan energi.
Sebab, perang Amerika-Israel melawan Iran mengganggu pasokan minyak global. Perang tersebut pecah pada bulan Februari lalu. Takaichi dan Modi juga mempererat kerja sama keamanan maritim.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kolaborasi ini mencakup penyediaan peralatan pertahanan bersama. Kedua pemimpin akan menyampaikan pernyataan pers bersama setelah pertemuan. Mereka juga akan merilis beberapa dokumen hasil kesepakatan.
Jepang memandang India sebagai mitra sangat penting. Mereka ingin mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Langkah ini merespons peningkatan pengaruh militer Tiongkok di kawasan. Tiongkok juga terus memperluas pengaruh ekonominya secara agresif.
Tekanan Geopolitik Tiongkok terhadap Jepang
Pertemuan ini berlangsung saat hubungan Tokyo-Beijing merenggang. Takaichi sempat melontarkan pernyataan sensitif tentang Taiwan November lalu. Pernyataan PM Jepang tersebut memicu kemarahan pemerintah Tiongkok.
Tiongkok membalas dengan memperketat kontrol ekspor sejak Januari. Mereka membatasi pengiriman barang dwiguna ke Jepang. Barang tersebut berguna untuk keperluan sipil maupun militer. Pembatasan ini juga menyasar komoditas tanah jarang (rare earths).
Dinamika India di Tengah Tarif Tinggi Trump
India juga memiliki sengketa wilayah yang lama dengan Tiongkok. Kedua negara memperebutkan wilayah perbatasan di pegunungan Himalaya. Namun, India kini berupaya memperbaiki hubungan dengan Beijing.
Sebab, kedua negara memiliki ikatan ekonomi yang sangat kuat. Kebijakan tarif tinggi Presiden AS Donald Trump turut mendorong pemulihan ini.
Takaichi menjabat sebagai Perdana Menteri Jepang sejak Oktober lalu. Ini merupakan kunjungan perdana Takaichi ke New Delhi. Jepang dan India secara rutin melakukan kunjungan pemimpin timbal balik. Takaichi akan mengakhiri kunjungan tiga harinya pada hari Jumat.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia












