Satpam Selamat Setelah 8 Hari di Bawah Reruntuhan

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Duka mendalam di Venezuela utara. Gempa bumi kembar merobohkan ribuan bangunan dan mengubur ratusan warga di bawah puing-puing reruntuhan. Dok: Istimewa.

Duka mendalam di Venezuela utara. Gempa bumi kembar merobohkan ribuan bangunan dan mengubur ratusan warga di bawah puing-puing reruntuhan. Dok: Istimewa.

LA GUAIRA, POSNEWS.CO.ID – Tim penyelamat berhasil mengeluarkan seorang satpam dari bawah reruntuhan mal di Venezuela. Penyelamatan dramatis ini berlangsung delapan hari setelah gempa dahsyat mengguncang negara tersebut.

Perjuangan Hidup di Bawah Reruntuhan Mal

Pria beruntung itu bernama Hernan Alberto Gil. Gil bekerja sebagai petugas keamanan di mal sembilan lantai Galerias Playa Grande.

Reruntuhan beton mengurung tubuh Gil sejak pekan lalu. Tim penyelamat mulai mendeteksi tanda kehidupan Gil pada hari Senin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden El Salvador Nayib Bukele membagikan kabar baik ini lewat media sosial X. Berbagai tim internasional bahu-membahu menembus reruntuhan.

Tim penolong berasal dari Chile, Amerika Serikat, Portugal, Meksiko, dan Kosta Rika. Mereka bekerja keras bersama tim lokal Venezuela.

Para penyelamat mengirimkan cairan hidrasi menggunakan selang khusus. Mereka menggali dua terowongan berbeda karena kondisi tanah sangat labil.

Baca Juga :  Raksasa Lembut Lautan di Ambang Batas: Kisah Manatee yang Berjuang untuk Bertahan Hidup

Detik-Detik Penyelamatan Hernan Gil

Tim penyelamat akhirnya membawa Gil keluar pada Kamis pagi. Sorak-sorai tim penyelamat dan jurnalis mengiringi langkah Gil menuju ambulans.

“Saya bersyukur kepada Tuhan,” ujar Gusbimar Gonzalez, istri Gil.

“Tuhan menjaga suami saya tetap hidup tanpa makanan dan minuman.”

“Ia berjuang keras layaknya seorang prajurit sejati,” tambah Gonzalez.

Tim penyelamat sempat mengubah rencana pembuatan terowongan demi keselamatan. Mereka akhirnya membuka jalur akses baru untuk menjangkau posisi Gil.

Gempa bermagnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang pantai utara Venezuela. Gempa ganda tersebut merenggut nyawa 2.295 warga.

Solidaritas Warga Sipil Memimpin Evakuasi

Pemerintah memperkirakan angka kematian bisa melampaui 10.000 jiwa. Daftar pencarian daring mencatat sekitar 38.600 warga masih hilang.

Lembaga analisis risiko Verisk memproyeksikan kerugian ekonomi mencapai 10 bilion dolar AS.

Pemerintah sosialis Venezuela terus mengampanyekan persatuan aparat dan warga sipil. Televisi negara menayangkan pertemuan Presiden Interim Delcy Rodriguez dengan para jenderal.

Meski begitu, warga sipil dan relawan justru memimpin langsung aksi penyelamatan. Ribuan warga menggunakan sekop, linggis, hingga tangan kosong untuk mencari korban.

Baca Juga :  Moskow Ancam Serangan Masif ke Kyiv Jelang Peringatan

Banyak relawan mengeluhkan kelangkaan alat berat untuk memindahkan beton. Menteri Minyak Paula Henao langsung mengirimkan pasokan solar dari kilang Paraguana.

Bahan bakar tersebut membantu operasional alat berat milik tim penyelamat. Relawan juga mendirikan posko pengungsian mandiri bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Bantuan Medis dan Penertiban Penjarah

Sementara itu, arus pasien di rumah sakit Vargas mulai berkurang. Pihak rumah sakit merujuk pasien kondisi berat ke kota Caracas.

Angkatan Laut Brasil juga mendirikan rumah sakit lapangan di dekat pantai. Petugas medis Brasil sukses merawat 180 warga sejak hari Senin.

Fasilitas darurat ini menyediakan ruang operasi hingga perawatan intensif. Sayangnya, situasi krisis ini juga memicu tindakan kriminal.

Warga membagikan video oknum aparat yang mengambil barang berharga dari reruntuhan. Kementerian Dalam Negeri bergerak cepat merespons laporan tersebut.

Pihak berwenang langsung menahan empat polisi yang mencuri uang di lokasi bencana.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jepang Bakal Uji Coba Rudal Hipersonik di Wilayah Australia
Futures Sawit Malaysia Naik, Ikuti Kinerja Bursa Dalian
Kebakaran Hutan Landa Belgia dan Yunani, Dua Tewas
Trump Perintahkan Pentagon Kurangi Latihan Militer
Menteri Israel Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30-40 Orang
Serangan Drone dan Rudal Tewaskan 19 Orang di Rusia-Ukraina
Panglima AS Puji USS Lincoln, Kushner Gelar Pertemuan
Impor Minyak Nabati India Capai Level Tertinggi 10 Bulan

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Jepang Bakal Uji Coba Rudal Hipersonik di Wilayah Australia

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Futures Sawit Malaysia Naik, Ikuti Kinerja Bursa Dalian

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Kebakaran Hutan Landa Belgia dan Yunani, Dua Tewas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Trump Perintahkan Pentagon Kurangi Latihan Militer

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:11 WIB

Menteri Israel Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30-40 Orang

Berita Terbaru

Rasa waswas menyelimuti warga Jawa Barat yang berkendara malam hingga dini hari, seiring maraknya aksi begal dalam sebulan terakhir di berbagai wilayah. Dok: Istimewa.

HUKRIM

Waspada Begal Malam di Jawa Barat, Polda Catat 23 Kasus

Rabu, 19 Agu 2026 - 21:28 WIB