MRT Jakarta Beroperasi Normal, Tarif Rp1 Berlaku hingga 7 September 2025

Senin, 1 September 2025 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Stasiun MRT Jakarta saat pagi hari. MRT Jakarta tetap beroperasi normal dengan tarif khusus Rp1 hingga 7 September 2025. (Dok-Istimewa)

Suasana Stasiun MRT Jakarta saat pagi hari. MRT Jakarta tetap beroperasi normal dengan tarif khusus Rp1 hingga 7 September 2025. (Dok-Istimewa)

JAKARTA – MRT Jakarta tetap beroperasi penuh pada Senin (1/9/2025) pagi, meskipun Stasiun MRT Istora Mandiri sempat mengalami kerusakan akibat kericuhan beberapa waktu lalu. Pihak MRT memastikan seluruh layanan berjalan normal untuk melayani mobilitas warga Ibu Kota.

Melalui akun X resminya, MRT Jakarta menegaskan bahwa seluruh stasiun di rute Lebak Bulus–Bundaran HI sudah beroperasi seperti biasa. Namun, khusus di Stasiun Istora Mandiri, terdapat pembatasan akses keluar-masuk penumpang.

“Senang bisa menemani. Seluruh stasiun MRT Jakarta beroperasi normal hari ini dengan sedikit pembatasan entre,” tulis akun resmi MRT Jakarta.

Baca Juga :  Jalan TB Simatupang Macet, Dishub DKI Ajak Warga Gunakan Transjakarta

Pembatasan berlaku pada pintu masuk A dan elevator sisi Gelora Bung Karno (GBK), sedangkan entre lain tetap dapat digunakan pelanggan.

Operasional Kereta dan Tarif Khusus

MRT Jakarta memulai perjalanan pertama pukul 05.00 WIB dengan jadwal kedatangan setiap 10 menit pada jam normal dan 5 menit pada jam sibuk. Kebijakan ini memastikan masyarakat tetap bisa beraktivitas lancar meski kondisi Jakarta sempat memanas.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan situasi, Pemprov DKI Jakarta memberlakukan tarif khusus Rp1 untuk seluruh penumpang MRT. Tarif promo ini berlaku selama 7 hari berturut-turut, mulai 31 Agustus hingga 7 September 2025.

Baca Juga :  Banjir Jakarta 13 Januari 2026, Genangan di 3 RT - BPBD DKI Catat 1.685 Pengungsi

Kebijakan tersebut sekaligus diharapkan dapat meningkatkan jumlah penumpang harian MRT Jakarta yang sebelumnya mencapai rata-rata 80 ribu hingga 90 ribu pengguna per hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan beroperasinya MRT Jakarta secara normal, warga di koridor utama Ibu Kota tetap dapat beraktivitas dengan nyaman. Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan transportasi publik agar lalu lintas Jakarta lebih terkendali. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jabodetabek & Kota Besar Hari Ini: Hujan Ringan – Lebat, Waspada Angin Kencang
Maling Spesialis Alfamart Ngamuk di Tanjung Priok, Todong Sajam Saat Kepergok Warga
Polda Jabar Razia Truk Sumbu Tiga di Sumedang, 85 Kendaraan Melanggar Terjaring
KAI Tambah 19 Kereta Api Jarak Jauh Mudik Lebaran 2026 dari Gambir dan Pasar Senen
Anggota DPRD DKI Edukasi Warga Soal Mudik Aman Saat Bagi Takjil di Tanjung Priok
Perebutan Dominasi Chip Semikonduktor: Geopolitik Teknologi yang Menentukan Masa Depan
Diplomasi Iklim di Ujung Tanduk: Mengapa Komitmen Net-Zero Terhambat Kepentingan Nasional?
Teror di Amsterdam: Ledakan di Sekolah Yahudi Picu Kekhawatiran Global atas Anti-Semitisme

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 03:14 WIB

Cuaca Jabodetabek & Kota Besar Hari Ini: Hujan Ringan – Lebat, Waspada Angin Kencang

Minggu, 15 Maret 2026 - 23:07 WIB

Maling Spesialis Alfamart Ngamuk di Tanjung Priok, Todong Sajam Saat Kepergok Warga

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:43 WIB

Polda Jabar Razia Truk Sumbu Tiga di Sumedang, 85 Kendaraan Melanggar Terjaring

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:20 WIB

KAI Tambah 19 Kereta Api Jarak Jauh Mudik Lebaran 2026 dari Gambir dan Pasar Senen

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:04 WIB

Anggota DPRD DKI Edukasi Warga Soal Mudik Aman Saat Bagi Takjil di Tanjung Priok

Berita Terbaru