Transportasi Kepulauan Seribu Berubah, DPRD Minta Kapal Tradisional Tak Tersingkir

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta H. Tri Waluyo SH. (Posnews/MR)

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta H. Tri Waluyo SH. (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Rencana Pemprov DKI Jakarta mengalihkan pengelolaan transportasi menuju Kepulauan Seribu dari Dinas Perhubungan (Dishub) ke PT TransJakarta membuka babak baru dalam layanan transportasi laut ibu kota.

Kebijakan ini mendapat dukungan DPRD DKI Jakarta, tetapi juga memunculkan satu pesan penting: modernisasi tidak boleh mengorbankan masyarakat yang telah lama menghidupkan jalur laut Jakarta.

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta H. Tri Waluyo SH mengingatkan bahwa kapal tradisional di Muara Angke selama ini menjadi tulang punggung angkutan penumpang menuju Kepulauan Seribu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang harus menjadi perhatian adalah nasib pemilik kapal tradisional di Muara Angke. Selama ini mereka mendominasi angkutan penumpang ke Kepulauan Seribu,” kata Tri Waluyo kepada Posnews, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga :  Jakarta Bangun Akses Bawah Tanah ke MRT, Hotel-Hotel Ikonik Terintegrasi

Modernisasi Harus Berjalan Bersama

Tri meminta Pemprov DKI mengkaji kebijakan tersebut secara matang agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dengan para pemilik kapal tradisional.

Menurutnya, pemerintah perlu memastikan bahwa perubahan sistem transportasi tetap memberi ruang bagi pelaku usaha lokal yang selama ini melayani masyarakat.

“Pemprov harus mengkaji lebih dulu agar kebijakan ini tidak merugikan masyarakat pesisir,” ujarnya.

Sebagai warga asli Muara Angke sekaligus legislator, Tri mengaku melihat persoalan ini dari dua sisi, yaitu kesejahteraan masyarakat dan keberhasilan kebijakan pemerintah daerah.

TransJakarta Ambil Alih Mulai 2027

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan akan membenahi layanan transportasi menuju dan dari Kepulauan Seribu.

Mulai 2027, pengelolaan transportasi laut akan dialihkan dari Dishub DKI Jakarta kepada PT Transportasi Jakarta (TransJakarta).

Pramono menargetkan layanan yang lebih mudah, efisien, terintegrasi, dan memiliki jadwal yang lebih pasti.

Baca Juga :  Pemprov DKI Larang Pelajar Ikut Demo, Pramono Anung Minta Sekolah Perketat Pengawasan

Dengan sistem tersebut, warga Kepulauan Seribu diharapkan dapat bepergian ke berbagai wilayah Jakarta dengan akses yang lebih baik.

“Mulai tahun depan, transportasi ke Pulau Seribu harus lebih mudah, lebih efisien, dan memberi kepastian bagi warga,” ujar Pramono.

Pelajaran Penting bagi Jakarta

Rencana ini bukan sekadar pergantian pengelola transportasi, tetapi juga pelajaran tentang bagaimana kota besar membangun sistem yang lebih modern tanpa memutus mata pencaharian masyarakat lokal.

Jika pemerintah mampu mengintegrasikan kapal tradisional ke dalam jaringan TransJakarta, Jakarta dapat menghadirkan model transportasi laut yang lebih tertib, aman, dan inklusif.

Warga Kepulauan Seribu memperoleh layanan yang lebih baik, sementara pelaku usaha tradisional tetap memiliki ruang untuk tumbuh.

Dengan demikian, kemajuan transportasi tidak hanya mempercepat perjalanan, tetapi juga memperkuat keadilan sosial bagi masyarakat pesisir yang selama puluhan tahun menjaga konektivitas Kepulauan Seribu. MR

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral 3 Bocah Cari Makan di Tempat Sampah, Fakta Sudinsos Bikin Prihatin
SD Kemala Bhayangkari 1 Rorotan Direnovasi, Pendidikan Anak Jadi Perhatian
Jangan Terkecoh Langit Cerah, Hujan Lebat Mengintai 7 Wilayah Jabodetabek
Mengenaskan! Dua Pemuda Terjebak Api di Lantai 2, Pintu Rumah Terkunci
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor Berpotensi Hujan, Suhu Capai 34 Derajat
Kebakaran Rumah di Pulogadung Tewaskan 2 Lansia, 25 Warga Selamat
29 Perusahaan Kena Sanksi soal Sampah di Jakarta, Ini Ancaman Berikutnya
Demo Mahasiswa di DPR Hari Ini, 3.983 Personel Siaga dan Lalu Lintas Diatur

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Viral 3 Bocah Cari Makan di Tempat Sampah, Fakta Sudinsos Bikin Prihatin

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:10 WIB

SD Kemala Bhayangkari 1 Rorotan Direnovasi, Pendidikan Anak Jadi Perhatian

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Jangan Terkecoh Langit Cerah, Hujan Lebat Mengintai 7 Wilayah Jabodetabek

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Mengenaskan! Dua Pemuda Terjebak Api di Lantai 2, Pintu Rumah Terkunci

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:42 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor Berpotensi Hujan, Suhu Capai 34 Derajat

Berita Terbaru

Henri B Kagan dan Kenso Soai meraih Hadiah Nobel Kimia atas penemuan autokatalisis dan efek non-linear. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Henri B Kagan dan Kenso Soai Memenangi Hadiah Nobel Kimia

Rabu, 7 Okt 2026 - 20:04 WIB