Dua Pencuri Mobil L300 Ditembak Polisi, Melawan dengan Senjata Tajam

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menangkap dua pelaku pencurian mobil pikap L300 di Bandar Lampung setelah melakukan perlawanan. (Posnews/Ist)

Polisi menangkap dua pelaku pencurian mobil pikap L300 di Bandar Lampung setelah melakukan perlawanan. (Posnews/Ist)

BANDAR LAMPUNG, POSNEWS.CO.ID – Aksi pencurian mobil pikap Mitsubishi L300 di Bandar Lampung berakhir dengan tindakan tegas polisi.

Dua pria yang diduga terlibat, Pike Wijaya dan Ramdan Irawan, ditembak setelah melawan petugas menggunakan senjata tajam saat hendak ditangkap.

Tim gabungan Resmob Polres Pesawaran, Resmob Polsek Labuhan Ratu, dan Jatanras Polda Lampung menangkap keduanya pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas menangkap Pike dan Ramdan di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Negara Ratu Wates, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.

Polisi juga menangkap Agung Saputra. Penyidik menduga Agung berperan sebagai penadah kendaraan hasil kejahatan.

Melawan dengan Senjata Tajam

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan petugas mengambil tindakan tegas terukur karena kedua pelaku melakukan perlawanan.

β€œMemang ada perlawanan menggunakan senjata tajam sehingga diberikan tindakan tegas terukur terhadap dua pelaku utama,” kata Yuni, Jumat (28/8/2026).

Baca Juga :  Detik-detik Gempa Dahsyat di Bitung, Manado Ikut Diguncang, Warga Panik Berlarian

Setelah diamankan, kedua pelaku menjalani proses hukum dan pemeriksaan untuk mengungkap rangkaian kejahatan yang diduga mereka lakukan.

L300 Raib Saat Pemilik Masih di Rumah

Salah satu kasus yang dibongkar polisi adalah pencurian Mitsubishi L300 milik Untung Sugiyanto (75).

Pencurian terjadi pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 05.10 WIB di Jalan Palapa VI, Labuhan Ratu, Bandar Lampung.

Pelaku diduga merusak dan mencongkel engsel pagar rumah korban. Setelah masuk ke halaman, mereka langsung membawa kabur mobil pikap yang terparkir di samping rumah.

Ironisnya, kunci kontak dan STNK kendaraan disebut masih berada di dalam mobil.

Kendaraan berwarna hitam dengan nomor polisi BE 8622 AO itu kemudian menjadi barang bukti dalam pengembangan kasus.

Polisi Temukan Pisau dan Dugaan Sabu

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti. Petugas antara lain mengamankan satu ponsel, dua tas hitam, kunci mobil, remote bertuliskan Toyota, satu STNK sepeda motor, serta sebilah pisau.

Polisi juga menemukan barang yang diduga narkotika jenis sabu, berikut alat hisap dan timbangan.

Baca Juga :  Murid SD di Ciamis Tumbang Usai Santap Bubur MBG, Orangtua Murka

Temuan tersebut kini masih didalami penyidik untuk memastikan keterkaitannya dengan perkara.

Diduga Beraksi di Sejumlah Lokasi

Penyidikan belum berhenti pada kasus pencurian L300. Polisi masih menelusuri dugaan keterlibatan Pike dan Ramdan dalam aksi pencurian kendaraan bermotor lainnya.

Langkah ini penting untuk membongkar kemungkinan jaringan pencurian yang lebih luas, termasuk menelusuri peran pihak yang diduga menerima atau menampung kendaraan hasil kejahatan.

Atas perkara pencurian dengan pemberatan, para tersangka dijerat Pasal 477 dengan ancaman pidana penjara hingga tujuh tahun.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kendaraan yang diparkir di rumah tetap membutuhkan pengamanan berlapis.

Pemilik kendaraan sebaiknya memastikan pagar, kunci tambahan, CCTV, dan penerangan lingkungan berfungsi dengan baik.

Sementara itu, polisi masih mengembangkan perkara untuk memastikan seluruh peran tersangka dan mengungkap kemungkinan lokasi pencurian lainnya.

Bagi pelaku, satu mobil mungkin dianggap sekadar sasaran. Bagi pemiliknya, kendaraan bisa menjadi sumber penghidupan.

Karena itu, pencurian kendaraan bukan sekadar kehilangan barang, tetapi dapat memukul kehidupan korban. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Anggota AMPB Diteror? Empat Gotri Ditemukan di Dalam Rumah
Challenge Lari Berujung Petaka, 6 HP Dicuri Guru Honorer Buat Judol
Bom Ikan Diduga Picu Ledakan Maut di Pandeglang, Nelayan Tewas
Bela Istri Berujung Maut, Pria di Pasar Cibinong Tewas Ditikam
Dibujuk Keluarga, Gilang Terjerumus Jadi Kurir 43 Kg Sabu
Wajah Berlumuran Darah, Remaja Palopo Mengaku Diancam Jadi Tumbal
Gempa NTT: Prabowo Gelontorkan Rp200 Miliar untuk Bantu Pengungsi
Viral Pedagang Ngaku Bayar Rp650 Ribu di Merak, Ini Penjelasan ASDP

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Dua Pencuri Mobil L300 Ditembak Polisi, Melawan dengan Senjata Tajam

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Rumah Anggota AMPB Diteror? Empat Gotri Ditemukan di Dalam Rumah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Challenge Lari Berujung Petaka, 6 HP Dicuri Guru Honorer Buat Judol

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Bom Ikan Diduga Picu Ledakan Maut di Pandeglang, Nelayan Tewas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Bela Istri Berujung Maut, Pria di Pasar Cibinong Tewas Ditikam

Berita Terbaru

Polisi Afrika Selatan menangkap dua warga Thailand karena menyelundupkan 468 telur burung paruh bengkok langka melalui Bandara OR Tambo. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Polisi Afrika Selatan Tangkap Dua Warga Thailand

Jumat, 28 Agu 2026 - 14:10 WIB

Capcom akan menghapus Dragon's Dogma 2 Deluxe Edition dan sejumlah DLC dari toko digital mulai 25 Juni 2026, jelang rilis ekspansi Dark Arisen. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Capcom Bakal Hapus Dragon’s Dogma 2 Deluxe Edition

Jumat, 28 Agu 2026 - 13:10 WIB

HoYoverse memperkenalkan Nodusfall di Gamescom 2026, game action cooperation bergaya Elden Ring dengan gameplay mirip Monster Hunter. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

HoYoverse Umumkan Nodusfall, Game Action Cooperation

Jumat, 28 Agu 2026 - 11:43 WIB