AS Resmi Konfirmasi Pengoperasian Senjata Luar Angkasa

Jumat, 18 September 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

AS mengonfirmasi pengoperasian senjata militer di orbit bumi. Simak rincian pengakuan Douglas Schiess serta respons Tiongkok dan Rusia. Dok: Istimewa.

AS mengonfirmasi pengoperasian senjata militer di orbit bumi. Simak rincian pengakuan Douglas Schiess serta respons Tiongkok dan Rusia. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, WASHINGTON — Pemerintah Amerika Serikat secara terbuka mengonfirmasi penempatan dan pengoperasian senjata militer di orbit bumi. Langkah ini menandai fase baru pergeseran doktrin pertahanan luar angkasa global.

Konfirmasi Resmi Pejabat Militer AS

Komandan Angkatan Luar Angkasa AS Jenderal Douglas Schiess menyampaikan pernyataan tersebut pada ajang konferensi militer. Schiess mengonfirmasi para prajurit telah mengoperasikan sistem persenjataan berbasis orbit secara aktif.

Pernyataan tersebut menyusul penjelasan Sekretaris Angkatan Udara AS Troy Meink sehari sebelumnya. Meink menegaskan bahwa militer AS memiliki kemampuan senjata kontrol antariksa di orbit. Langkah pengakuan terbuka ini menjadi yang pertama dalam sejarah pertahanan militer Amerika Serikat.

Penolakan Tiongkok dan Respons Keras Rusia

Pengakuan terbuka ini memicu respons diplomatik yang sangat tajam dari pihak Tiongkok. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Guo Jiakun menolak segala bentuk militerisasi antariksa.

Guo menegaskan bahwa Tiongkok mendukung pemanfaatan luar angkasa secara damai dan aman. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Rusia menilai kebijakan AS dapat mengancam stabilitas ruang angkasa. Pihak Moskow mengkritik ambisi Amerika Serikat yang mengabaikan risiko konflik bersenjata di orbit.

Baca Juga :  AS Persiapkan Pasukan Tempur Luar Angkasa

Latihan Perang dan Anggaran Pertahanan Global

Persaingan teknologi antariksa mendorong negara-negara dunia meningkatkan kapasitas pertahanan mereka. AS baru-baru ini menggelar latihan manuver orbital berskala besar bertajuk Apollo Maneuvers.

Selain itu, negara-negara sekutu mulai mengalokasikan dana besar untuk pertahanan luar angkasa. Jerman menyiapkan anggaran militer antariksa sebesar 35 miliar Euro atau sekitar 40 miliar Dolar AS. Dengan demikian, kawasan antariksa kini menjelma menjadi arena persaingan militer modern.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uni Eropa Wacanakan Kanada Jadi Anggota Asosiasi Pertama
Runtuhnya Tambang Emas di Sudan Tewaskan 82 Orang
Arab Saudi Kehabisan Stok Rudal Pencegat dan Minta Bantuan
Uni Eropa Wacanakan Larangan Media Sosial bagi Anak
AS Persiapkan Pasukan Tempur Luar Angkasa
DPR AS Sahkan RUU Sanksi dan Tarif Rusia
Bank of Japan Bersiap Naikkan Suku Bunga Utama
Direktur FBI Kash Patel Bela Kebijakan Rekrutmen Korban

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 14:59 WIB

Uni Eropa Wacanakan Kanada Jadi Anggota Asosiasi Pertama

Jumat, 18 September 2026 - 13:30 WIB

AS Resmi Konfirmasi Pengoperasian Senjata Luar Angkasa

Jumat, 18 September 2026 - 12:23 WIB

Runtuhnya Tambang Emas di Sudan Tewaskan 82 Orang

Jumat, 18 September 2026 - 10:12 WIB

Uni Eropa Wacanakan Larangan Media Sosial bagi Anak

Jumat, 18 September 2026 - 09:09 WIB

AS Persiapkan Pasukan Tempur Luar Angkasa

Berita Terbaru

Ursula von der Leyen usulkan Kanada jadi anggota asosiasi pertama Uni Eropa. Simak rincian pidato, respons Mark Carney, dan analisisnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Uni Eropa Wacanakan Kanada Jadi Anggota Asosiasi Pertama

Jumat, 18 Sep 2026 - 14:59 WIB

AS mengonfirmasi pengoperasian senjata militer di orbit bumi. Simak rincian pengakuan Douglas Schiess serta respons Tiongkok dan Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Resmi Konfirmasi Pengoperasian Senjata Luar Angkasa

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:30 WIB

Runtuhnya tambang emas al-Zara di Sudan tewaskan 82 orang dan puluhan lainnya hilang. Simak rincian evakuasi dan dampaknya di sini. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Runtuhnya Tambang Emas di Sudan Tewaskan 82 Orang

Jumat, 18 Sep 2026 - 12:23 WIB