Polres Tangsel Tetapkan 11 Tersangka Penjarahan Rumah Sri Mulyani di Bintaro

Selasa, 9 September 2025 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani di Bintaro yang dijarah massa pada Minggu dini hari. (Dok-Istimewa

Rumah mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani di Bintaro yang dijarah massa pada Minggu dini hari. (Dok-Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polres Tangerang Selatan resmi menetapkan 11 orang sebagai tersangka kasus penjarahan rumah mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani di kawasan Bintaro. Penetapan itu disampaikan Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor Inkiriwang pada Selasa (9/9/2025).

“Kami sudah menetapkan 11 orang tersangka. Mereka terbukti terlibat aktif dalam tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan juga pengrusakan,” tegas Victor.

Menurutnya, para tersangka berasal dari wilayah Tangerang Selatan hingga Jakarta. Polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti hasil penjarahan dari tangan pelaku.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Jabodetabek, Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang Hari Ini

Di sisi lain, polisi masih memeriksa dua orang lainnya yang berstatus sebagai saksi. Kedua orang tersebut, satu dewasa dan satu anak di bawah umur, langsung mengembalikan barang hasil rampasan ke Polsek Pondok Aren setelah kejadian.

“Mereka memang ikut datang beramai-ramai ke rumah Sri Mulyani. Namun, keesokan paginya mereka menyerahkan kembali barang yang diambil,” jelas Victor.

Baca Juga :  Pemuda Tanpa Helm Tabrak Trotoar di Cikarang Barat, Tubuh Terlempar 3 Meter: Evakuasi Dramatis

Sebelumnya, massa menyerbu rumah Sri Mulyani di Jalan Mandar Sektor III, Bintaro, pada Minggu dini hari. Massa tidak hanya merusak, tetapi juga membawa kabur sejumlah barang berharga dari rumah tersebut.

Agung Ramadhan, warga yang tinggal dekat lokasi, mengaku kaget melihat aksi penjarahan itu. “Saya melihat langsung massa mengambil barang-barang dari rumah Ibu Sri Mulyani,” ungkapnya. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Gugur Saat Operasi Ketupat 2026, Diduga Kelelahan Ekstrem
Cucu Mpok Nori Tewas di Cipayung, Mantan Suami Siri Emosi Usai Ditolak Rujuk
Dermaga Kali Adem Ramai, Polisi Fokus Pengamanan dan Keselamatan Penumpang
Cuaca Jakarta 23 Maret 2026: Mayoritas Berawan, Kepulauan Seribu Hujan Ringan
Banjir Kampung Melayu Surut, Ditpolairud dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lumpur
Wanita Tewas di Cipayung, Pelaku Dibekuk di Tol Tangerang–Merak Saat Kabur ke Sumatera
Banjir Jakarta Timur 22 Maret 2026: 46 RT Terendam, Air Capai 80 Cm Akibat Hujan Deras
Jakarta Diserbu Pendatang Usai Lebaran 2026, Pramono Anung: Wajib Lengkapi Administrasi

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 16:57 WIB

Polisi Gugur Saat Operasi Ketupat 2026, Diduga Kelelahan Ekstrem

Senin, 23 Maret 2026 - 07:30 WIB

Cucu Mpok Nori Tewas di Cipayung, Mantan Suami Siri Emosi Usai Ditolak Rujuk

Senin, 23 Maret 2026 - 07:13 WIB

Dermaga Kali Adem Ramai, Polisi Fokus Pengamanan dan Keselamatan Penumpang

Senin, 23 Maret 2026 - 06:31 WIB

Cuaca Jakarta 23 Maret 2026: Mayoritas Berawan, Kepulauan Seribu Hujan Ringan

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:52 WIB

Banjir Kampung Melayu Surut, Ditpolairud dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lumpur

Berita Terbaru

Ilustrasi, Perebutan garis depan terakhir. Mencairnya es di Kutub Utara membuka jalur perdagangan baru dan akses energi yang memicu persaingan militer antara Rusia, Amerika Serikat, dan Tiongkok. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membedah Realisme Geopolitik dalam Perebutan Arktik 2026

Senin, 23 Mar 2026 - 17:14 WIB