Tawuran Berdarah di Medan Utara, Pemuda Tewas Tertembak

Selasa, 23 September 2025 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, remaja tawuran.  (Ist)

Ilustrasi, remaja tawuran. (Ist)

MEDAN, POSNEWS.CO.ID – Tawuran brutal kembali mengguncang Medan Utara. Seorang pemuda bernama Fahri Akbar (20) tewas mengenaskan setelah peluru senapan angin menembus kepalanya.

Bentrok maut itu pecah di Jalan Pabrik Papan, Rel Kereta Api, Lingkungan XIV, Pekan Labuhan, Minggu (21/9/2025) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Warga bergegas membawa Fahri ke klinik setelah melihat kepalanya berdarah parah. Namun, upaya itu sia-sia. Senin (22/9/2025) pagi sekitar pukul 10.00 WIB, Fahri mengembuskan napas terakhir.

Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Tohap Sibuea, membenarkan tewasnya korban. “Begitu dapat laporan, kami langsung mendatangi rumah duka,” ujarnya tegas.

Baca Juga :  Pembatalan Karnaval Budaya 31 Agustus, Car Free Day Jakarta Tetap Digelar

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Kanit Reskrim Iptu Hamzar Nodi memastikan peluru menembus di atas telinga kanan korban. Meski keluarga menolak autopsi, polisi tetap melanjutkan penyelidikan.

Kesaksian Saksi Mata

Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP Siti Rohani, mengungkap identitas korban sebagai warga Jalan Khaidir, Nelayan Indah.

Menurut saksi MF dan WAJ, mereka bersama korban terlibat bentrok melawan kelompok Lingkungan XIV. Saat tawuran memanas, tiba-tiba terdengar letusan senapan. Seketika, Fahri ambruk dengan luka tembak di kepala. Arah peluru diduga berasal dari rumah dua pria berinisial I dan S. Polisi kini memburu para pelaku.

Baca Juga :  Remaja 16 Tahun Bunuh Pacarnya di Kos Ciracas, Polisi Ungkap Fakta Baru

Jenazah Fahri sudah dimakamkan setelah keluarga menolak autopsi. Namun, tragedi ini semakin menambah daftar hitam tawuran mematikan di Medan Utara.

Sepanjang 2025 saja, sudah dua kali bentrokan besar merenggut nyawa. Tawuran di kawasan ini tak lagi sebatas adu jotos. Senjata tajam, busur panah, hingga senapan angin kini jadi alat pembunuh yang membuat nyawa remaja melayang sia-sia. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tabrakan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara, 16 Tewas dan Bus Terbakar
Pemkab Bekasi Fokus Benahi Jalan Rusak di Babelan dan Tarumajaya Mulai Awal Juni 2026
Presiden Lai Ching-te Pulang ke Taiwan Usai Kunjungan Defian ke Eswatini
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Polisi Nilai Jakarta Belum Aman
Ethiopia dan Sudan Saling Tuding Langgar Wilayah
Demi Gift TikTok, Pasangan di Sidrap Nekat Bikin Konten Erotis
Sidang Isbat Idul Adha 2026 Digelar 17 Mei, Kemenag Tunggu Hasil Rukyat Hilal
Wabah Hantavirus Lumpuhkan Kapal Pesiar MV Hondius

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:14 WIB

Tabrakan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara, 16 Tewas dan Bus Terbakar

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:11 WIB

Pemkab Bekasi Fokus Benahi Jalan Rusak di Babelan dan Tarumajaya Mulai Awal Juni 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:02 WIB

Presiden Lai Ching-te Pulang ke Taiwan Usai Kunjungan Defian ke Eswatini

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:08 WIB

Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Polisi Nilai Jakarta Belum Aman

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:49 WIB

Demi Gift TikTok, Pasangan di Sidrap Nekat Bikin Konten Erotis

Berita Terbaru