Menkum Teken SK PPP, Muhamad Mardiono Resmi Jadi Ketua Umum 2025–2030

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Muhamad Mardiono resmi menjadi Ketua Umum PPP periode 2025–2030 setelah SK Menkum ditandatangani. Dok: Istimewa

Muhamad Mardiono resmi menjadi Ketua Umum PPP periode 2025–2030 setelah SK Menkum ditandatangani. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Supratman Andi Agtas menandatangani Surat Keputusan (SK) hasil Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Dengan SK tersebut, Muhamad Mardiono resmi menjabat sebagai Ketua Umum DPP PPP periode 2025–2030.

Keputusan Menkum HAM ini langsung mendapatkan sambutan hangat dari mayoritas kader PPP di tingkat DPC, DPW, hingga elite partai. Mereka menyatakan dukungan penuh karena SK dikeluarkan berdasarkan kajian hukum resmi dari Kemenkum.

“Mewakili seluruh pengurus PPP di berbagai tingkatan, kami mendukung penuh Bapak Muhamad Mardiono sebagai Ketua Umum DPP PPP periode 2025–2030 yang telah mendapatkan legalitas resmi dari Menteri Hukum RI,” tegas Ketua DPC PPP Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, Yuliadi, Jumat (3/10/2025).

Ia menambahkan, seluruh kader siap menjaga kesolidan, persatuan, dan kekompakan partai, sekaligus menjalankan agenda politik di bawah kepemimpinan Mardiono. “Demi kejayaan PPP dan kemaslahatan umat,” imbuhnya.

Dukungan serupa juga datang dari Majelis Pakar DPW PPP Jawa Barat, Yudi Muhamad Aulia. Ia menegaskan, keputusan yang dikeluarkan sudah bersifat final, dan seluruh kader harus legawa menerimanya.

Baca Juga :  Komjen Pol Suyudi Bantah Isu Jadi Calon Kapolri, Fokus Pimpin BNN

“Secara prinsip, Muktamar X di Mercure sah dan legal. Kami menyambut SK ini dengan gembira. Harapan kita, polemik internal PPP segera berakhir dan partai kembali fokus pada agenda politik nasional,” ujar politikus senior PPP tersebut, Kamis (2/10/2025).

Setelah pengesahan ini, PPP akan memperkuat konsolidasi internal, mengoptimalkan kinerja di parlemen, dan menyiapkan strategi politik menjelang Pemilu 2029. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KM Virgo Transport 8: Korban Meninggal Jadi 15, Ada 120 Orang Masih Dicari
OTT KPK di Bolmut, 14 Orang Diamankan dan Uang Ratusan Juta Disita
KPK Temukan Jejak Aliran Uang Kasus HGB Summarecon
KPK Telusuri 4 Mobil yang Diduga Diberikan Pengusaha kepada Vinna Ledy
Karhutla Indonesia Belum Padam, 64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, Ini Penjelasan Sarmuji
Jadwal Ramadan 2027 Menurut Muhammadiyah: Puasa Mulai 8 Februari
Konflik Papua Memanas, Panglima TNI Tekankan Kolaborasi Lindungi Warga

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 06:11 WIB

KM Virgo Transport 8: Korban Meninggal Jadi 15, Ada 120 Orang Masih Dicari

Senin, 21 September 2026 - 20:40 WIB

OTT KPK di Bolmut, 14 Orang Diamankan dan Uang Ratusan Juta Disita

Senin, 21 September 2026 - 18:13 WIB

KPK Temukan Jejak Aliran Uang Kasus HGB Summarecon

Senin, 21 September 2026 - 18:01 WIB

KPK Telusuri 4 Mobil yang Diduga Diberikan Pengusaha kepada Vinna Ledy

Senin, 21 September 2026 - 09:07 WIB

Karhutla Indonesia Belum Padam, 64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru

PM Italia Giorgia Meloni mengusulkan batasan kuota siswa asing dan larangan burqa di sekolah. Simak rincian aturan baru dan agenda pemilu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Giorgia Meloni Usul Pembatasan Siswa Asing dan Larangan Burqa

Selasa, 22 Sep 2026 - 09:18 WIB

Satu keluarga tewas dalam kecelakaan di Gempol, Pasuruan. (Posnews/Ist)

DAERAH

Satu Keluarga Tewas Kecelakaan di Gempol, Dua Truk Kabur

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:27 WIB