Biaya Haji 2026 Turun, DPR dan Pemerintah Sepakati Rp 87,4 Juta per Jemaah

Rabu, 29 Oktober 2025 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Jamaah haji Indonesia di Makkah.  (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Jamaah haji Indonesia di Makkah. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Kabar gembira bagi calon jemaah haji. Pemerintah bersama DPR RI resmi menetapkan biaya haji tahun 2026. Biaya haji turun dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 87, 4 juta per jemaah.

Keputusan itu diketok dalam rapat kerja Komisi VIII DPR RI bersama pemerintah di Senayan, Jakarta, Rabu (29/10/2025). Rapat dipimpin langsung Ketua Komisi VIII Marwan Dasopang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Komisi VIII DPR RI dan Menteri Agama sepakat bahwa besaran rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2026 sebesar Rp 87.409.365 per jemaah reguler,” kata Marwan saat membacakan hasil rapat panja.

Baca Juga :  The Guardian Sebut IKN Jadi Kota Hantu, DPR Ngamuk “Buktikan Dengan Progres Nyata”

Ia menjelaskan, biaya perjalanan haji (Bipih) yang ditanggung langsung oleh jemaah ditetapkan Rp 54.193.806,58 atau 62 persen dari total BPIH. Nilai tersebut turun Rp 1,2 juta dari tahun sebelumnya.

“Biaya perjalanan yang dibayar jemaah turun sekitar Rp 1 jutaan lebih, setelah usulan pemerintah disetujui,” ujar Marwan.

Kesepakatan ini diambil setelah pemerintah dan DPR melakukan serangkaian rapat intensif membahas komponen biaya haji, mulai dari transportasi, akomodasi, hingga layanan di Tanah Suci.

Baca Juga :  BNPB Hentikan Pencarian Korban Bencana di Sumut dan Sumbar, Tim SAR Tetap Siaga

“Karena sudah ada kesepakatan, hari ini kita putuskan dalam rapat kerja untuk diumumkan resmi,” tegas Marwan.

Ia menambahkan, turunnya biaya haji ini menjadi kabar positif bagi umat Islam di Indonesia. Menurutnya, keputusan ini juga menunjukkan komitmen DPR dan pemerintah untuk mewujudkan penyelenggaraan haji yang efisien dan transparan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia
Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:17 WIB

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Berita Terbaru

Bara di garis depan. Pasukan Ukraina meluncurkan serangan drone masif terhadap terminal minyak utama Rusia di Novorossiysk, sementara jumlah korban tewas akibat serangan di asrama mahasiswa Starobilsk mencapai 18 jiwa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:17 WIB

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB