Update Tragedi KKN UIN: 5 Korban Tewas, Tim SAR Sisir Sungai, Polres Kendal Beri Trauma Healing

Kamis, 6 November 2025 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Operasi SAR hari kedua tragedi KKN UIN Walisongo. Total 5 mahasiswa ditemukan tewas. Tim gabungan fokus sisir sungai untuk mencari 1 korban terakhir. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Operasi SAR hari kedua tragedi KKN UIN Walisongo. Total 5 mahasiswa ditemukan tewas. Tim gabungan fokus sisir sungai untuk mencari 1 korban terakhir. Dok: Istimewa.

KENDAL, POSNEWS.CO.ID —  Tim SAR gabungan memasuki hari kedua operasi pencarian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang yang menjadi korban banjir bandang di aliran Tubing Genting Jolinggo, Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kendal.

Hingga Rabu (5/11/2025), Tim SAR telah menemukan total lima korban dalam kondisi meninggal dunia. Tim gabungan kini memfokuskan seluruh kekuatan untuk menemukan satu mahasiswa terakhir yang masih dalam pencarian.

Tragedi ini terjadi pada Selasa (4/11/2025) sore, ketika 15 mahasiswa KKN sedang bermain air di sungai. Arus yang awalnya landai mendadak berubah menjadi banjir bandang akibat hujan deras di hulu. Arus deras ini menyeret enam orang dari mereka.

Fokus Operasi Hari Kedua

Operasi SAR gabungan berlanjut di hari kedua dengan penyisiran intensif di sepanjang aliran sungai. Tim yang terdiri dari Basarnas Semarang, Polres Kendal, TNI, BPBD, dan berbagai unsur relawan ini membagi kekuatan menjadi lima Search and Rescue Unit (SRU).

Penyisiran difokuskan pada titik-titik rawan di aliran sungai serta pemantauan di Bendung Juwero, yang berjarak cukup jauh dari lokasi kejadian. Hingga Rabu siang (5/11/2025), tim SAR sempat menghentikan operasi sementara akibat cuaca hujan, demi keselamatan personel.

Baca Juga :  KPK Sita 6 Barang Elektronik Faisal Assegaf, Terkait Kasus Suap Bea Cukai

Dukungan Ganda Polres Kendal

Di tengah upaya pencarian, Polres Kendal menegaskan fokus ganda dalam penanganan musibah ini. Selain mengerahkan kekuatan penuh Tim SAR Arnavat Polres Kendal, mereka juga memberikan dukungan psikologis bagi keluarga dan rekan korban.

Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, menyatakan pihaknya menyediakan layanan trauma healing dan konseling. Konselor profesional mendampingi langsung layanan tersebut.

“Kami berkomitmen penuh menuntaskan pencarian serta mendampingi keluarga korban. Pihak keluarga telah menerima dan membawa pulang lima jenazah korban, dan satu korban masih kami cari bersama tim gabungan,” tegas Kapolres di lokasi, Rabu.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Detik-detik Karyawati Toko Dikejar dan Dipukul, Dua OTK Diburu Polisi
Sopir Lajuran Aris Sanda Tewas, Jenazah Dibawa Pulang ke Tanah Toraja
Duka Kehilangan Suami, Sinta Bilolo Dievakuasi TNI dari Mbua ke Wamena
Berkedok Bantuan Modal, Wanita Ini Diduga Sasar Lansia di Cileungsi
Mulut Disumpal Kain, Wanita 22 Tahun Tewas di Kebun Roraya, Polisi Tangkap J
Aris Sanda Ditemukan Tewas, Mobilnya Terbakar di Jalur Wamena-Mbua
Sopir Aris Sanda Disandera, Dipaksa Dukung Papua Merdeka lalu Ditembak
Usai Santap Hidangan Tahlilan, Puluhan Warga Muntah dan Diare, 1 Tewas

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 07:29 WIB

Detik-detik Karyawati Toko Dikejar dan Dipukul, Dua OTK Diburu Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 06:12 WIB

Sopir Lajuran Aris Sanda Tewas, Jenazah Dibawa Pulang ke Tanah Toraja

Jumat, 18 September 2026 - 05:43 WIB

Duka Kehilangan Suami, Sinta Bilolo Dievakuasi TNI dari Mbua ke Wamena

Kamis, 17 September 2026 - 19:21 WIB

Berkedok Bantuan Modal, Wanita Ini Diduga Sasar Lansia di Cileungsi

Kamis, 17 September 2026 - 08:14 WIB

Mulut Disumpal Kain, Wanita 22 Tahun Tewas di Kebun Roraya, Polisi Tangkap J

Berita Terbaru

Produksi sawit Kalimantan diproyeksi anjlok hingga 15% pada Q4 akibat kemarau panjang dan karhutla. Simak data kerusakan lahan dan estimasi GAPKI. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Produksi Kelapa Sawit Kalimantan Diproyeksi Anjlok 15 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:20 WIB