Aksi Damai Akbar Selamatkan Gaza Digelar di Monas, Dijaga 2.123 Personel Gabungan

Minggu, 3 Agustus 2025 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUI gelar aksi damai Palestina di Monas, Jakarta Pusat

MUI gelar aksi damai Palestina di Monas, Jakarta Pusat

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID — Aksi Damai Akbar Selamatkan Gaza berlangsung tertib di kawasan Silang Monas Selatan, Jakarta Pusat, Minggu pagi (3/8). Majelis Ulama Indonesia (MUI) menginisiasi kegiatan ini bersama Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina.

Sejak pukul 06.00 WIB, ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat mulai memadati lokasi aksi. Petugas mulai melakukan pengamanan sejak dini hari dengan menggelar Tactical Wall Game (TWG), lalu melanjutkannya dengan apel gabungan pengamanan pada pukul 05.00 WIB.

Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan jajaran Polsek mengerahkan 2.123 personel gabungan untuk mengamankan jalannya aksi damai. Menariknya, mereka tidak membekali personel dengan senjata api sebagai bentuk pendekatan humanis terhadap massa.

“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menjaga suasana damai, sejuk, dan kondusif selama kegiatan berlangsung,” tegas Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.

Baca Juga :  Toyota Zenix Seri Q Picu Horor di Tol! Ban Pecah - Nyawa Konsumen Nyaris Melayang

Polisi Siapkan Fasilitas Publik: Parkir, Medis, dan Lalu Lintas

Lebih lanjut, kepolisian tak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga memperkuat aspek pelayanan publik. Panitia aksi menyediakan beberapa titik kantung parkir untuk kendaraan peserta. Sementara itu, tim medis dan ambulans bersiaga di berbagai lokasi strategis guna mengantisipasi keadaan darurat.

“Kami ingin pastikan kegiatan masyarakat lainnya tetap dapat berjalan dengan aman dan nyaman di sekitar area aksi,” ujar Kapolres.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi pantau kesiapan aksi bela Palestina di Monas
Polisi pantau kesiapan aksi bela Palestina di Monas

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres juga mengimbau peserta untuk tetap tertib dan menghargai fasilitas umum yang ada di sekitar area aksi.

Baca Juga :  Sadis, Petani di OKI Tewas Ditembak Teman Sendiri Akibat Dendam Lama

“Hormati hak warga lain, jangan rusak taman atau fasilitas umum. Mari bersama jaga kebersihan dan keamanan lingkungan,” katanya.

Pengalihan Lalu Lintas Monas Selama Aksi Damai

Petugas lalu lintas mengimbau masyarakat yang tidak terlibat dalam aksi untuk menghindari kawasan Monas dan memilih jalur alternatif guna menghindari kepadatan.

“Gunakan rute lain agar tidak terjadi kemacetan. Kami mohon pengertian warga agar Jakarta tetap aman dan nyaman,” tambah Kapolres Susatyo.

Para tokoh agama dan masyarakat menyampaikan doa bersama, orasi kemanusiaan, serta pesan moral dalam aksi damai ini. Hingga acara berakhir, situasi berjalan aman dan kondusif. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendorong Ecocide ke Dalam Statuta Roma dan Memburu Korporasi Perusak Alam
Mengapa Keadilan Iklim Adalah Isu Etika Paling Krusial Tahun 2026?
Sekuritisasi Perubahan Iklim: Ketika Kerusakan Alam Menjadi Ancaman Militer
Menakar Kritik Negara Selatan terhadap Standar Lingkungan Global
Membedah Geopolitik Sungai Lintas Batas di Abad ke-21
Mengapa Isu Perubahan Iklim Menjadi Alat Tawar Politik Baru?
Kematian Dunia Menurun, Namun Nigeria dan Kongo Catat Rekor Kelam
ICE Tahan Ibu dan Anak Autis Kanada Meski Dokumen Legal

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 15:11 WIB

Mendorong Ecocide ke Dalam Statuta Roma dan Memburu Korporasi Perusak Alam

Senin, 23 Maret 2026 - 14:22 WIB

Mengapa Keadilan Iklim Adalah Isu Etika Paling Krusial Tahun 2026?

Senin, 23 Maret 2026 - 13:23 WIB

Sekuritisasi Perubahan Iklim: Ketika Kerusakan Alam Menjadi Ancaman Militer

Senin, 23 Maret 2026 - 12:20 WIB

Menakar Kritik Negara Selatan terhadap Standar Lingkungan Global

Senin, 23 Maret 2026 - 11:12 WIB

Membedah Geopolitik Sungai Lintas Batas di Abad ke-21

Berita Terbaru

Lebih dari sekadar emisi. Perspektif Teori Kritis memandang krisis iklim sebagai manifestasi ketidakadilan sejarah, di mana negara berkembang menanggung beban bencana atas kemakmuran yang dinikmati negara maju. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengapa Keadilan Iklim Adalah Isu Etika Paling Krusial Tahun 2026?

Senin, 23 Mar 2026 - 14:22 WIB

Ilustrasi, Wajah baru kolonialisme? Perspektif Marxisme memandang agenda lingkungan global sebagai alat tawar negara maju (Utara) untuk menghambat industrialisasi dan memperpanjang ketergantungan negara berkembang (Selatan). Dok: Istimerwa.

INTERNASIONAL

Menakar Kritik Negara Selatan terhadap Standar Lingkungan Global

Senin, 23 Mar 2026 - 12:20 WIB

Perebutan urat nadi kehidupan. Geopolitik air kini menjadi medan tempur baru bagi negara-negara yang bersaing memperebutkan kedaulatan sumber daya di tengah ancaman kekeringan global 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membedah Geopolitik Sungai Lintas Batas di Abad ke-21

Senin, 23 Mar 2026 - 11:12 WIB