Mayat Pria Terbungkus Plastik dan Karung di Cikupa Bau Busuk, Diperkirakan Tewas 7 Hari

Rabu, 19 November 2025 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mayat. (Posnews/Ist)

Ilustrasi Mayat. (Posnews/Ist)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan identifikasi mayat pria tanpa identitas yang ditemukan terbungkus plastik hitam dan karung di Kampung Bunder, Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Mayat itu ditemukan di kebun pisang, Selasa (18/11/2025) pagi, setelah warga mencium bau busuk menyengat sejak sehari sebelumnya. Kasus ini langsung memicu dugaan pembunuhan sadis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengungkapkan korban diperkirakan sudah tewas 6–7 hari sebelum ditemukan.

“Diperkirakan sudah meninggal 6–7 hari,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).

Baca Juga :  Gagal Amankan Kursi DK PBB: Sikap Jerman Terhadap Ukraina dan Israel

Kondisi Korban Menguatkan Dugaan Pembunuhan

Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan sterilisasi area. Korban ditemukan dalam posisi telungkup, terbungkus plastik hitam lalu dimasukkan ke karung.

Tak hanya itu, menurut keterangan warga, kantong plastik hitam berisi bagian kepala manusia ditemukan tak jauh dari tubuh korban, sehingga polisi memperkuat dugaan tindak pidana pembunuhan.

“Warga menemukan plastik hitam berisi bagian kepala manusia. Lapor ke kelurahan dan diteruskan ke Polsek Cikupa,” kata Kombes Andi.

“(Dibungkus) plastik dulu baru karung,” jelasnya.

Autopsi dan Identifikasi Terhambat

Jasad korban langsung dibawa ke RSUD Balaraja untuk diautopsi. Namun proses identifikasi tersendat karena sidik jari korban telah membusuk.

Baca Juga :  KPK Bongkar Modus Eks Sekjen Kemnaker Tampung Uang Suap Lewat Rekening Keluarga

“Sidik jari tidak keluar karena sudah lama meninggal,” tambah Indra.

Tim Inafis Polresta Tangerang telah melakukan identifikasi awal, namun identitas korban masih misterius.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan mendalam, termasuk menelusuri saksi sekitar, CCTV lingkungan, serta kemungkinan lokasi pembunuhan sebelum jasad dibuang.

Polisi juga mengimbau warga yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke Polsek Cikupa atau Polresta Tangerang. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JPO Viral Rasuna Said Dibongkar, Pemprov DKI Tingkatkan Fasilitas Baru
Kamar Kos di Mampang Jadi Pabrik Vape Etomidate, Polisi Sita Ratusan Cartridge
Jakarta Berawan Sepanjang Hari, Jakarta Selatan Terpanas
TransJakarta Perpanjang Operasional Rute Blok M–Ancol hingga 02.00 WIB
Komplotan Perampok Bersenjata Tajam di Cibitung Dibekuk, 6 Pelaku Ditangkap
Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir
Polisi Periksa Mantan Ketua Yayasan terkait 995 Senapan Angin di Jaksel
Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Kamar Kos di Mampang Jadi Pabrik Vape Etomidate, Polisi Sita Ratusan Cartridge

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:06 WIB

Jakarta Berawan Sepanjang Hari, Jakarta Selatan Terpanas

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:06 WIB

TransJakarta Perpanjang Operasional Rute Blok M–Ancol hingga 02.00 WIB

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Komplotan Perampok Bersenjata Tajam di Cibitung Dibekuk, 6 Pelaku Ditangkap

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir

Berita Terbaru

Kesepakatan lisensi baru membuka jalan bagi remake Commodore Amiga berbasis FPGA. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kesepakatan Lisensi Baru Buka Jalan bagi Remake Commodore

Minggu, 9 Agu 2026 - 12:00 WIB

Steam Frame dikabarkan bakal mengusung harga di atas USD 1.000. Kenaikan harga chip Qualcomm disebut menjadi penyebab utama lonjakan biaya ini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Steam Frame Dikabarkan Bakal Berharga di Atas USD 1.000

Minggu, 9 Agu 2026 - 11:00 WIB