Bus ALS Tabrak Truk Tangki di Sumsel, 16 Penumpang dan Kru Tewas – Tim DVI Percepat Identifikasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas mengevakuasi korban kecelakaan maut bus ALS dan truk tangki BBM di Jalan Lintas Sumatera, Muratara, Sumatera Selatan. (Posnews/Ist)

Petugas mengevakuasi korban kecelakaan maut bus ALS dan truk tangki BBM di Jalan Lintas Sumatera, Muratara, Sumatera Selatan. (Posnews/Ist)

PALEMBANG, POSNEWS.CO.ID – Tragedi maut menimpa bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.

Kecelakaan hebat yang melibatkan bus ALS dan truk tangki BBM itu menewaskan sedikitnya 16 orang.

Dari jumlah korban meninggal dunia, tiga di antaranya merupakan kru bus ALS termasuk sopir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Humas PT ALS, Alwi Matondang, mengatakan data sementara menunjukkan sebagian besar korban merupakan penumpang bus yang tengah melakukan perjalanan menuju Medan.

“Informasi sementara 14 penumpang meninggal, termasuk tiga kru bus dan sopir,” kata Alwi di Medan, Kamis (7/5/2026).

Bus Berangkat dari Semarang Menuju Medan

Bus ALS bernomor polisi BK-7778-DL diketahui berangkat dari Semarang dengan tujuan akhir Kota Medan.

Menurut Alwi, jumlah penumpang di dalam bus masih terus diverifikasi karena terdapat penumpang yang naik dan turun selama perjalanan lintas provinsi tersebut.

Baca Juga :  Krisis Piring Nasi Dunia: Revolusi Hijau Melambat

Namun berdasarkan data awal, terdapat sekitar 18 orang di dalam bus termasuk kru.

“Bus berangkat dari Semarang tujuan Medan. Jumlah penumpang masih didata karena ada penumpang naik dan turun di perjalanan,” ujarnya.

PT ALS hingga kini masih berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan rumah sakit untuk memastikan identitas seluruh korban.

Polisi Fokus Identifikasi Korban

Sementara itu, Polda Sumatera Selatan mempercepat proses identifikasi korban melalui Tim Disaster Victim Identification (DVI).

Sebanyak 16 kantong jenazah kini berada di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Mayoritas korban mengalami luka bakar serius akibat bus terbakar usai tabrakan.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mu’min Wijaya, memastikan polisi memberikan pendampingan penuh kepada keluarga korban.

“Kami memastikan proses identifikasi dan penegakan hukum dilakukan secara profesional dan transparan,” ujar Nandang.

Polda Sumsel juga membuka Call Center Posko DVI di nomor 0821-7803-8910 untuk membantu keluarga mencari informasi korban.

Baca Juga :  Sidang Penikaman Belfast: Hadi Alodid Menghadapi Dakwaan

Diduga Hindari Lubang Jalan

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan terjadi pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kabupaten Muratara.

Kecelakaan melibatkan:

  • Bus ALS BK-7778-DL
  • Truk tangki BBM BG-8196-QB

Polisi menduga kecelakaan bermula saat bus ALS yang melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi mencoba menghindari lubang jalan.

Namun, sopir diduga kehilangan kendali hingga bus masuk ke jalur berlawanan dan menghantam truk tangki dari arah depan.

Benturan keras langsung memicu kebakaran hebat yang membuat proses evakuasi berlangsung dramatis.

PT ALS Tunggu Hasil Investigasi Polisi

Pihak PT ALS mengaku belum dapat memastikan penyebab pasti kecelakaan karena proses investigasi masih dilakukan aparat kepolisian.

Perusahaan saat ini fokus membantu pendataan korban dan koordinasi dengan keluarga penumpang. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba
Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan
Mayat di Bagasi Mobil Grobogan Terungkap, Korban Bos Konter HP Ambarawa
Sabu, Ganja, dan 30 CD Porno Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan
Majalengka Perkuat Benteng Antinarkoba, Pemkab dan BNN Bergerak Lindungi Generasi Muda
Hendak Azan, Marbut Masjid di Purwakarta Diduga Dihabisi dengan Senjata Tajam
Temuan 995 Senjata di Sekolah Jaksel, Polisi Diminta Buka Ruangan Mirip Bunker
Nasabah Dibacok Usai Ambil Uang di Bank, Rp30 Juta Dibawa Kabur

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:27 WIB

Mayat di Bagasi Mobil Grobogan Terungkap, Korban Bos Konter HP Ambarawa

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:19 WIB

Sabu, Ganja, dan 30 CD Porno Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Majalengka Perkuat Benteng Antinarkoba, Pemkab dan BNN Bergerak Lindungi Generasi Muda

Berita Terbaru

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

DAERAH

Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan

Jumat, 7 Agu 2026 - 13:22 WIB

Polisi London menahan seorang wanita setelah ia melukai empat pria di kawasan Covent Garden. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Gunting di Covent Garden London Lukai 4 Orang

Jumat, 7 Agu 2026 - 13:11 WIB

Pemerintah Prancis memberlakukan undang-undang baru yang melarang perusahaan melakukan panggilan telemarketing tanpa persetujuan awal konsumen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Melarang Panggilan Telemarketing Tanpa Izin Konsumen

Jumat, 7 Agu 2026 - 12:17 WIB

Senat AS mengonfirmasi Dr Erica Schwartz sebagai Direktur CDC di tengah krisis internal lembaga. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Senat AS Konfirmasi Dr Erica Schwartz Sebagai Direktur CDC

Jumat, 7 Agu 2026 - 11:02 WIB