AS Sita Tanker Raksasa Venezuela, Maduro Siap Hancurkan Gigi Imperium

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Eskalasi besar di Karibia! Pasukan AS bajak tanker minyak raksasa Venezuela. Maduro sebut ini pembajakan internasional dan siap perang. Dok: Istimewa.

Eskalasi besar di Karibia! Pasukan AS bajak tanker minyak raksasa Venezuela. Maduro sebut ini pembajakan internasional dan siap perang. Dok: Istimewa.

CARACAS/WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Perairan Karibia memanas hebat. Pasukan Amerika Serikat (AS) melakukan operasi militer dramatis. Mereka menyita sebuah tanker minyak di lepas pantai Venezuela, Rabu (10/12/2025).

Presiden Donald Trump mengonfirmasi langsung keberhasilan operasi tersebut. Ia menyebut kapal tangkapan mereka sebagai “tanker terbesar yang pernah kami sita”.

“Kami menyita kapal itu karena alasan yang sangat bagus,” ujar Trump tanpa merinci pemilik kapal tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jaksa Agung AS, Pam Bondi, merilis rekaman video operasi penyitaan melalui platform X. Dalam video itu, publik bisa melihat pasukan AS turun dari helikopter. Lantas, mereka mendarat di atas geladak tanker. Seketika, pasukan tersebut mengambil alih kendali kapal secara paksa.

Tuduhan Jaringan Terorisme

Pihak AS memiliki alasan kuat di balik aksi agresif ini. Bondi menyatakan bahwa tanker tersebut telah melanggar sanksi AS selama bertahun-tahun.

Baca Juga :  Pengukuhan Mojtaba Khamenei: Trump Prediksi Perang Usai di Tengah Gejolak Minyak Dunia

Washington menuduh kapal itu mengangkut minyak ilegal dari Venezuela dan Iran. Lebih parah lagi, AS mengklaim kapal tersebut terlibat dalam jaringan pengiriman minyak gelap. Konon, jaringan ini mendukung organisasi teroris asing.

Operasi ini melibatkan gabungan kekuatan FBI, Investigasi Keamanan Dalam Negeri, Penjaga Pantai, dan Departemen Pertahanan AS. Bahkan, Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) merilis video editan aksi tersebut dengan latar lagu hip-hop yang provokatif.

Maduro: Ini Pembajakan Internasional!

Reaksi keras langsung datang dari Caracas. Pemerintah Venezuela mengutuk tindakan tersebut. Mereka melabelinya sebagai “pencurian terang-terangan” dan “tindakan pembajakan internasional”.

Mereka menilai penyitaan ini membuka topeng asli agresi AS. Menurut Venezuela, tujuan sebenarnya bukanlah demokrasi. Sebaliknya, AS hanya menginginkan penguasaan sumber daya alam.

“Ini selalu tentang sumber daya alam kami, minyak kami, energi kami,” tulis pernyataan resmi pemerintah.

Baca Juga :  Hujan Deras Picu Banjir Jakarta, 35 RT Terendam dan 23 Ruas Jalan Lumpuh - Air Capai 70 Cm

Presiden Nicolas Maduro membakar semangat rakyatnya dalam sebuah rapat umum. Ia mendesak warga untuk bertindak layaknya “pejuang”.

“Bersiaplah untuk menghancurkan gigi imperium Amerika Utara jika perlu,” seru Maduro berapi-api.

Nobel Perdamaian untuk Oposisi

Sementara itu, tekanan terhadap Maduro juga datang dari panggung internasional lain. Pemimpin oposisi Venezuela, MarĂ­a Corina Machado, baru saja menerima Hadiah Nobel Perdamaian di Oslo.

Putrinya, Ana Corina Sosa Machado, menerima penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa perjuangan ibunya akan terus berlanjut. Mereka bertekad mengakhiri “korupsi cabul” dan “kediktatoran brutal”.

Kini, Venezuela berada dalam kepungan. Di laut, armada AS membayangi kapal perang mereka. Di udara, jet tempur AS bermanuver di atas Teluk Venezuela. Sedangkan di darat, ekonomi mereka terancam lumpuh total jika AS benar-benar memberlakukan blokade minyak secara penuh.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Direktur FBI Kash Patel Bela Kebijakan Rekrutmen Korban
Dewan Kennedy Center Setujui Penutupan Gedung
Senat AS Gagal Meloloskan RUU Kripto Clarity Act
PM Kanada Mark Carney Pangkas Pajak Investasi
Putera Mahkota Arab Saudi Temui Presiden Mesir
Biaya Perang AS Lawan Iran Tembus 38 Miliar Dolar AS
Donald Trump Kecam Mahkamah Agung AS
Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 13 Orang

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 10:21 WIB

Direktur FBI Kash Patel Bela Kebijakan Rekrutmen Korban

Kamis, 17 September 2026 - 08:10 WIB

Senat AS Gagal Meloloskan RUU Kripto Clarity Act

Kamis, 17 September 2026 - 07:03 WIB

PM Kanada Mark Carney Pangkas Pajak Investasi

Kamis, 17 September 2026 - 06:00 WIB

Putera Mahkota Arab Saudi Temui Presiden Mesir

Rabu, 16 September 2026 - 17:39 WIB

Biaya Perang AS Lawan Iran Tembus 38 Miliar Dolar AS

Berita Terbaru

HKC meluncurkan monitor ultrawide Tianqi 43H180C 43,8 inci berasio 24:9 180Hz pertama di dunia. Simak spesifikasi lengkap dan analisis performa GPU di sini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

HKC Luncurkan Monitor Ultrawide 43,8 Inci Tianqi 43H180C

Kamis, 17 Sep 2026 - 13:30 WIB

iPhone 18 Pro, 18 Pro Max, dan Duo resmi mengantongi sertifikasi TKDN Kemenperin 40%. Simak rincian nomor model dan prospek tanggal rilisnya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

iPhone 18 Pro, 18 Pro Max Resmi Kantongi Sertifikasi TKDN

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:44 WIB

Direktur FBI Kash Patel membela kebijakan rekrutmen korban prostitusi di sidang Senat AS. Simak rincian perdebatan dan pengawasan pemilu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Direktur FBI Kash Patel Bela Kebijakan Rekrutmen Korban

Kamis, 17 Sep 2026 - 10:21 WIB