Tragedi Banjir Sumatera: 1.072 Tewas, 186 Hilang – Pemerintah Kucurkan Rp 268 Miliar

Jumat, 19 Desember 2025 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas evakuasi korban banjir dan longsor di Aceh usai BNPB mencatat ribuan korban terdampak bencana Sumatera.(Posnews/Ist)

Petugas evakuasi korban banjir dan longsor di Aceh usai BNPB mencatat ribuan korban terdampak bencana Sumatera.(Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan data terbaru korban banjir dan longsor yang menerjang 3 provinsi sekaligus, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dampak bencana ini tercatat sangat parah dan memicu duka mendalam.

Hingga Jumat malam (19/12/2025) pukul 19.30 WIB, BNPB mencatat 1.072 orang meninggal dunia dan 186 orang masih hilang. Data tersebut dihimpun langsung dari Dashboard Penanganan Banjir dan Longsor Sumatera BNPB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Update per 19 Desember 2025, korban meninggal mencapai 1.072 jiwa, hilang 186 jiwa, dan luka-luka sekitar 7.000 orang,” tulis BNPB dalam laporan resminya.

Tak hanya menelan korban jiwa, bencana ini juga meluluhlantakkan infrastruktur. BNPB mencatat 1.600 fasilitas umum rusak, terdiri dari 434 rumah ibadah, 219 fasilitas kesehatan, 290 gedung perkantoran, 967 fasilitas pendidikan, serta 145 jembatan terdampak.

Selain itu, 157.900 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan.

Sementara itu, pemerintah pusat bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan presiden senilai Rp 268 miliar melalui Dana Kemasyarakatan Presiden.

Baca Juga :  Giovanni van Bronckhorst Dijagokan Latih Timnas Indonesia, Sumardji Bergerak ke Eropa

Bantuan tersebut masuk ke APBD tiga provinsi dan 52 kabupaten/kota terdampak guna mempercepat penanganan darurat.

“Beberapa hari lalu Presiden telah menyalurkan Rp 268 miliar ke APBD 3 provinsi dan 52 kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” kata Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam Konferensi Pers APBN KiTa di Kemenkeu, Jakarta, Kamis (18/12/2025).

Lebih lanjut, Suahasil menjelaskan setiap kabupaten/kota menerima Rp 4 miliar, sedangkan masing-masing provinsi memperoleh Rp 20 miliar.

Skema ini dirancang agar pemerintah daerah segera memiliki ruang fiskal untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.

“Dana tersebut langsung masuk ke APBD agar daerah bisa bergerak cepat tanpa menunggu proses tambahan,” tegasnya.

Akses Terbuka Bertahap

Di sisi lain, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melaporkan perkembangan penanganan pascabencana.

Ia menegaskan Aceh menjadi wilayah dengan kerusakan terparah, bahkan sejumlah daerah sempat terisolasi akibat akses jalan terputus.

Baca Juga :  Akses Putus, Ini Daftar Kabupaten Terisolasi Bencana Alam di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Namun demikian, Dody memastikan akses darat menuju Aceh Tengah dan Bener Meriah mulai terbuka. Kendaraan roda dua dan roda empat khusus 4×4 kini sudah dapat melintas, meski distribusi logistik belum sepenuhnya optimal.

“Kemarin sore jalur Aceh Tengah dan Bener Meriah sudah bisa ditembus, meski masih terbatas. Logistik belum 100 persen,” ujar Dody di Kantor Kementerian PU, Jakarta.

Sebagai langkah lanjutan, Kementerian PU bersama TNI membuka empat jalur alternatif menuju wilayah terisolasi agar distribusi bantuan semakin lancar.

“Kami terus bekerja sama dengan TNI karena kondisi lapangan memang cukup berat,” imbuhnya.

Dody menambahkan, seluruh jalur lintas kabupaten di Aceh kini sudah terbuka. Meski begitu, beberapa jalan lintas kecamatan dan desa masih belum dapat diakses sepenuhnya.

“Antarkabupaten sudah aman, tetapi masih ada beberapa desa dan kecamatan yang terisolasi. Data detailnya ada di BNPB,” pungkasnya.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Gowa Sitti Husniah Segera Diperiksa, Polisi Buka Peluang Penahanan
Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Mendadak Kosong, Kemenimipas Telusuri Barang
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
Jaksa Agung Mutasi 16 Pejabat, Kajari Jakarta Pusat, Selatan dan Utara Berganti
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disorot, Ada Dugaan Pungutan Rp150 Ribu per Pekan
Basarnas Temukan 14 Korban dari Bangkai KM Virgo, 93 Orang Belum Ditemukan
Detik-Detik Penumpang Melahirkan di KRL Rangkasbitung-Tanah Abang
KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia, 400 Prajurit Disiapkan

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 16:32 WIB

Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Mendadak Kosong, Kemenimipas Telusuri Barang

Sabtu, 26 September 2026 - 06:56 WIB

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Jumat, 25 September 2026 - 06:17 WIB

Jaksa Agung Mutasi 16 Pejabat, Kajari Jakarta Pusat, Selatan dan Utara Berganti

Jumat, 25 September 2026 - 05:53 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disorot, Ada Dugaan Pungutan Rp150 Ribu per Pekan

Kamis, 24 September 2026 - 20:10 WIB

Basarnas Temukan 14 Korban dari Bangkai KM Virgo, 93 Orang Belum Ditemukan

Berita Terbaru

Ilustrasi Mayat. (Posnews/Ist)

DAERAH

Mayat Pria Terkubur di Tanah Lapang Batanghari, Kaki Terikat

Minggu, 27 Sep 2026 - 06:19 WIB

Ilustrasi, warga Jabodetabek diminta mewaspadai perubahan cuaca dan potensi hujan dengan intensitas tinggi.(Posnews/Net)

JABODETABEK

Cuaca Hari Ini 27 September, Jabodetabek Berpotensi Hujan Deras

Minggu, 27 Sep 2026 - 06:11 WIB