Bangun Peradaban HAM dari Desa, Kementerian HAM Siapkan 200 Penggerak

Kamis, 25 Juni 2026 - 05:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Khusus Menteri HAM Thomas Harming Suwarta memberikan sosialisasi penguatan kapasitas HAM kepada masyarakat desa di Manggarai Raya, Nusa Tenggara Timur. (Posnews/Ist)

Staf Khusus Menteri HAM Thomas Harming Suwarta memberikan sosialisasi penguatan kapasitas HAM kepada masyarakat desa di Manggarai Raya, Nusa Tenggara Timur. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) mendorong desa menjadi pusat pembangunan peradaban HAM di Indonesia.

Staf Khusus Menteri HAM Bidang Transformasi Digital dan Komunikasi Media, Thomas Harming Suwarta, menegaskan desa harus menjadi motor penggerak penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia.

Thomas menyampaikan hal itu saat menggelar sosialisasi penguatan kapasitas HAM bertajuk “Menuju Masyarakat Desa Berperadaban Hak Asasi Manusia” di tiga desa di wilayah Manggarai Raya, Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni Desa Wajur, Desa Iteng, dan Desa Satar Punda Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Desa Jadi Ujung Tombak Pembangunan HAM

Menurut Thomas, pembangunan HAM di tingkat desa semakin penting karena pemerintah saat ini menempatkan masyarakat desa sebagai sasaran utama berbagai program nasional, seperti Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, Kampung Nelayan, Makan Bergizi Gratis, dan Cek Kesehatan Gratis.

Baca Juga :  Pekerja PJLP UPK Badan Air Tewas Kesetrum Listrik di Cilincing Jakarta Utara

“Bangsa yang maju menempatkan desa sebagai ujung tombak pembangunan. Karena itu, desa juga harus menjadi motor penggerak pembangunan HAM,” kata Thomas, Kamis (25/6/2026).

Selain itu, ia menilai pendekatan berbasis desa akan membuat nilai-nilai HAM lebih mudah menjangkau masyarakat hingga tingkat akar rumput.

Kementerian HAM Rekrut 200 Penggerak HAM

Untuk memperkuat program tersebut, Kementerian HAM menyiapkan perekrutan 200 Penggerak HAM di tingkat desa dan kelurahan pada tahun 2026.

Thomas menjelaskan para penggerak HAM akan menjadi ujung tombak edukasi, pendampingan, serta pengawasan penerapan nilai-nilai HAM di lingkungan masyarakat.

“Kami merekrut 200 Penggerak HAM agar aspek penghormatan, perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan HAM hadir di seluruh desa dan kelurahan,” ujarnya.

Cegah Pelanggaran HAM dari Lingkungan Terdekat

Thomas menegaskan pemahaman HAM yang baik dapat membantu masyarakat mencegah berbagai pelanggaran sejak dari lingkungan keluarga hingga kehidupan sosial.

Menurutnya, masyarakat desa masih menghadapi berbagai persoalan HAM, mulai dari hak atas pendidikan, kesehatan, pekerjaan, lingkungan hidup, rasa aman, hingga konflik lahan dan perlindungan kelompok rentan.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Hujan di Jabodetabek 15–17 September 2025, Warga Bogor Waspada

Karena itu, pemerintah terus memperluas edukasi HAM agar masyarakat memahami hak dan kewajibannya secara seimbang.

HAM Jadi Dasar Pembangunan Desa

Lebih lanjut, Thomas berharap pemerintah desa menjadikan nilai-nilai HAM sebagai landasan dalam menyusun program pembangunan dan kebijakan melalui musyawarah desa.

Dengan demikian, setiap program pembangunan tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjamin keadilan, kesejahteraan, dan perlindungan hak warga.

“Setiap kebijakan desa harus berpijak pada nilai dan prinsip HAM agar pembangunan benar-benar memberi manfaat bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

Bangun Indonesia dari Desa

Langkah Kementerian HAM ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan nasional dari tingkat desa.

Ketika masyarakat memahami dan menghormati HAM, desa tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi fondasi lahirnya masyarakat yang adil, aman, dan beradab.

Melalui penguatan peran desa dan hadirnya Penggerak HAM, pemerintah berharap nilai-nilai kemanusiaan semakin mengakar dan mendorong kemajuan Indonesia secara berkelanjutan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nanik S. Deyang Mundur karena Sakit, Reza Indragiri Singgung Isu Malingering
Bareskrim Bongkar Pabrik Whip Pink, Dua Bos Ayah-Anak Jadi Tersangka
Prabowo Teken Keppres Baru, Kuntadi Isi Kursi Jampidsus Kejagung
Prabowo Lantik Perwira TNI-Polri 2026, 4 Lulusan Terbaik Raih Adhi Makayasa
Kepala BGN Nanik Deyang Mundur, Prabowo Minta Tetap Awasi BGN
Bupati Lombok Barat Diduga Terima Rp10,8 Miliar dari 32 Proyek
Imigrasi Bongkar Modus 10 WNA, Perusahaan Fiktif Dipakai untuk Kejar Visa Eropa
Giuseppe Garibaldi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba September 2026

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:52 WIB

Nanik S. Deyang Mundur karena Sakit, Reza Indragiri Singgung Isu Malingering

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:42 WIB

Bareskrim Bongkar Pabrik Whip Pink, Dua Bos Ayah-Anak Jadi Tersangka

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:32 WIB

Prabowo Teken Keppres Baru, Kuntadi Isi Kursi Jampidsus Kejagung

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:14 WIB

Prabowo Lantik Perwira TNI-Polri 2026, 4 Lulusan Terbaik Raih Adhi Makayasa

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:50 WIB

Kepala BGN Nanik Deyang Mundur, Prabowo Minta Tetap Awasi BGN

Berita Terbaru