Banjir Kepung Jakarta Jumat Malam, 121 RT dan 16 Ruas Jalan Masih Terendam

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Polda Metro Jaya mengamankan lokasi banjir dan mengatur lalu lintas di Jakarta. (Posnews/Ist)

Personel Polda Metro Jaya mengamankan lokasi banjir dan mengatur lalu lintas di Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Banjir masih mengepung DKI Jakarta hingga Jumat malam (23/1/2026). Sebanyak 121 rukun tetangga (RT) dan 16 ruas jalan dilaporkan masih terendam air, berdasarkan data BPBD DKI Jakarta per pukul 19.00 WIB.

Situasi ini membuat aktivitas warga kembali lumpuh di sejumlah wilayah.

BPBD DKI Jakarta menegaskan, hujan deras sejak Kamis (22/1/2026) menjadi pemicu utama banjir. Curah hujan tinggi mengguyur Jakarta dan sekitarnya, diperparah luapan sejumlah kali.

“Saat ini tercatat 121 RT dan 16 ruas jalan masih tergenang,” tegas Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohammad Yohan, Jumat malam.

Tinggi genangan bervariasi, mulai 15 sentimeter hingga lebih dari 1 meter. Jakarta Barat menjadi wilayah terparah dengan total 48 RT terendam, disusul Jakarta Selatan 40 RT, Jakarta Timur 26 RT, dan Jakarta Utara 7 RT.

Meski demikian, BPBD DKI Jakarta langsung bergerak. Petugas diterjunkan ke seluruh wilayah terdampak untuk memantau genangan sekaligus berkoordinasi dengan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat.

Upaya penyedotan air dan normalisasi saluran terus dikebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami juga menyiapkan kebutuhan dasar warga terdampak bersama lurah dan camat. Target kami, genangan surut secepat mungkin,” ujar Yohan.

Jakarta Barat Terparah

Di Jakarta Barat, banjir merendam Duri Kosambi, Kapuk, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, hingga Kedoya. Di beberapa titik, genangan mencapai 120 sentimeter akibat luapan Kali Angke dan Kali Pesanggrahan.

Baca Juga :  Banjir Rendam Jakarta Utara, Forkopimko Turun Langsung Pantau Genangan Jalan Utama

Jakarta Selatan dan Timur Tak Luput

Sementara itu di Jakarta Selatan, banjir masih bertahan di Petogogan, Ulujami, hingga Pejaten Timur akibat luapan Kali Krukut, Pesanggrahan, dan Ciliwung.

Di Jakarta Timur, genangan merendam Bidara Cina, Kampung Melayu, Cipinang Melayu, hingga Halim Perdana Kusuma, dipicu hujan deras dan limpasan waduk.

16 Ruas Jalan Lumpuh

Tak hanya permukiman, 16 ruas jalan tergenang dan mengganggu arus lalu lintas. Genangan terpantau di antaranya Jalan Daan Mogot KM 13, Jalan Strategi Raya Joglo, Jalan Kebon Pala II, hingga Jalan Pulo Raya Petogogan. Ketinggian air di beberapa ruas mencapai 75 sentimeter.

BPBD DKI Jakarta mengimbau warga tetap waspada, menghindari ruas jalan tergenang, dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Potensi genangan susulan masih terbuka jika hujan kembali mengguyur Jakarta.

Daftar Wilayah yang Masih Terendam Banjir

Banjir masih menggenangi sejumlah wilayah di DKI Jakarta. Di Jakarta Barat, genangan tercatat di 48 RT yang tersebar di Kelurahan Duri Kosambi, Kapuk, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Jelambar, Kedoya Selatan, Kedoya Utara, Sukabumi Utara, Kembangan Selatan, Kembangan Utara, dan Meruya Selatan.

Baca Juga :  Pemprov DKI Tebus Ijazah 1.238 Siswa Senilai Rp4,13 Miliar, Kesempatan Kerja Terbuka

Ketinggian air bervariasi mulai 15 hingga 120 sentimeter, dipicu curah hujan tinggi serta luapan Kali Angke dan Kali Pesanggrahan.

Sementara itu, Jakarta Selatan mencatat 40 RT terdampak banjir di Kelurahan Pondok Labu, Petogogan, Cipulir, Duren Tiga, Pejaten Timur, dan Ulujami.

Genangan setinggi 30–70 sentimeter terjadi akibat hujan deras yang disertai luapan Kali Krukut, Kali Ciliwung, dan Kali Pesanggrahan.

Di Jakarta Timur, banjir merendam 26 RT yang berada di Kelurahan Rawa Terate, Bidara Cina, Cipinang Muara, Kampung Melayu, Cipinang Melayu, Halim Perdana Kusuma, Makasar, dan Pinang Ranti.

Ketinggian air berkisar 20 hingga 80 sentimeter, dipicu hujan lebat serta luapan Kali Ciliwung, Kali Cipinang, dan saluran PHB Sulaiman.

Adapun Jakarta Utara mencatat 7 RT terdampak banjir, seluruhnya berada di Kelurahan Kapuk Muara, dengan ketinggian genangan 40–55 sentimeter akibat curah hujan tinggi.

Tak hanya permukiman, banjir juga menggenangi 16 ruas jalan di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara. Ketinggian air di ruas jalan tersebut berkisar 10 hingga 75 sentimeter, sehingga mengganggu mobilitas warga. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja
Pengendara Motor Dibegal di Bekasi, Pelaku Tendang Korban hingga Tersungkur

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:31 WIB

Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit

Berita Terbaru

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB