Bendahara Bandar Narkoba Koh Erwin Diciduk di Mataram, Polisi Buru Sosok Boy

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda NTB Tangkap DPO Ais, Aliran Uang Narkoba Diusut hingga Jakarta. (Posnews/Ist)

Polda NTB Tangkap DPO Ais, Aliran Uang Narkoba Diusut hingga Jakarta. (Posnews/Ist)

MATARAM, POSNEWS.CO.ID – Polda Nusa Tengga Barat (NTB) menangkap Ais Setiawati (AS), buronan kasus peredaran narkoba di Nusa Tenggara Barat (NTB), yang berperan sebagai bendahara bandar besar Koh Erwin.

Polisi meringkus Ais di sebuah rumah kontrakan di Kota Mataram, Sabtu (28/2/2026).

Direktur Reserse Narkoba Polda NTB Kombes Pol Roman Smaradhana Elhaj menegaskan timnya menangkap Ais tanpa perlawanan.

“Kami sudah menangkap DPO atas nama Ais di Mataram. Bersamaan itu, Bareskrim juga mengamankan Koko Erwin di Sumatera Utara, dekat perbatasan Malaysia,” tegas Roman.

Bendahara Uang Narkoba Jaringan Bima

Penyidik mengungkap Ais menerima dan mengatur uang hasil penjualan narkoba jaringan Bima. Dana tersebut diduga berasal dari Anita, istri anggota SPKT Polres Bima Kota Bripka Irfan.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 6,5 Kg Sabu Jaringan Malaysia–Indonesia

Selain itu, Ais menghadiri pertemuan di Hotel Marina Inn, Bima, bersama Koh Erwin, eks Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi, dan Anita. Mereka diduga membahas setoran uang jaringan narkoba.

Setelah menangkapnya, polisi langsung membawa Ais ke Jakarta untuk mendalami aliran dana dan membongkar jaringan internal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Bareskrim Polri menangkap Koh Erwin pada 26 Februari 2026 di Tanjung Balai, Sumatera Utara.

Petugas menggagalkan upayanya kabur ke Malaysia melalui jalur laut ilegal.

Baca Juga :  Ekonomi Gig: Mitos Fleksibilitas dan Realitas Prekariat Digital

Kasus ini juga menyeret eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro yang telah dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Polisi Kejar “Boy”

Polisi kini memburu bandar lain berinisial B alias Boy. “Masih kami kejar. Namanya Boy,” tegas Dirtipidnarkoba Bareskrim.

Namun, penyidik masih menelusuri identitas asli Boy agar tidak salah tangkap. Ia diduga hanya berhubungan dengan AKP Malaungi dan tidak berkomunikasi langsung dengan AKBP Didik.

Roman memastikan aparat terus membongkar jaringan narkoba ini hingga tuntas, termasuk menelusuri aliran uang dan pihak-pihak yang terlibat. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konfrontasi Militer Terbuka: Israel dan AS Bombardir Iran
Tolak Ajakan Pelaku, Siswi 14 Tahun di Sikka Dibunuh dan Jasad Dibuang ke Kali
Jepang Perkuat Intelijen: PM Takaichi Dorong Ekspor Senjata
Skandal Berkas Epstein: Bill Clinton Jalani Pemeriksaan
Trump Tolak Nuklir Iran Saat Risiko Perang Meningkat
Bandar Ko Erwin Setor “Uang Keamanan” ke Eks Kapolres, Bareskrim Bongkar Fakta Mengejutkan
Viral Penganiayaan Anak Usai Lomba Lari di Cimanggis Depok, Polisi Tempuh Restorative Justice
Masinis di Cilacap Tewas Diserang Tawon Vespa Saat Bersihkan Toren, Sempat Kritis 5 Jam

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:27 WIB

Konfrontasi Militer Terbuka: Israel dan AS Bombardir Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:18 WIB

Tolak Ajakan Pelaku, Siswi 14 Tahun di Sikka Dibunuh dan Jasad Dibuang ke Kali

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:15 WIB

Jepang Perkuat Intelijen: PM Takaichi Dorong Ekspor Senjata

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:03 WIB

Bendahara Bandar Narkoba Koh Erwin Diciduk di Mataram, Polisi Buru Sosok Boy

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:07 WIB

Skandal Berkas Epstein: Bill Clinton Jalani Pemeriksaan

Berita Terbaru

Ilustrasi, Timur Tengah membara. Israel melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap Iran guna melumpuhkan ancaman nuklir, sementara militer AS dilaporkan turut serta dalam operasi yang meningkatkan risiko perang regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Konfrontasi Militer Terbuka: Israel dan AS Bombardir Iran

Sabtu, 28 Feb 2026 - 17:27 WIB

Transformasi militer Tokyo. PM Sanae Takaichi mendapatkan restu partai untuk merombak sistem intelijen dan aturan ekspor senjata guna menghadapi tantangan keamanan di Selat Taiwan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang Perkuat Intelijen: PM Takaichi Dorong Ekspor Senjata

Sabtu, 28 Feb 2026 - 16:15 WIB

Pembelaan dari Chappaqua. Mantan Presiden AS Bill Clinton memberikan kesaksian resmi di hadapan Kongres, menegaskan ketidaktahuannya atas kejahatan Jeffrey Epstein sembari menuding adanya motif politik di balik penyelidikan tersebut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Skandal Berkas Epstein: Bill Clinton Jalani Pemeriksaan

Sabtu, 28 Feb 2026 - 15:07 WIB