BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas Ekstrem, Suhu Capai 36°C di Jawa dan Bali

Rabu, 15 Oktober 2025 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, prakiraan cuaca Jabodetabek Kamis 27 Agustus 2026 dengan kondisi cerah dan suhu panas.
(Posnews/Net)

Ilustrasi, prakiraan cuaca Jabodetabek Kamis 27 Agustus 2026 dengan kondisi cerah dan suhu panas. (Posnews/Net)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Masyarakat Indonesia belakangan merasakan cuaca panas ekstrem bikin kewalahan sehingga tidak nyaman beraktifitas di luar ruangan.

Suhu terik menyengat melanda hampir seluruh wilayah dari Jawa hingga Bali, bahkan mencapai 36 derajat Celsius di beberapa kota.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut pergeseran semu matahari ke arah selatan sebagai penyebab utama fenomena panas ekstrem ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, fenomena ini disebabkan pergeseran semu matahari ke arah selatan. Dampaknya, awan hujan makin jarang terbentuk, sehingga sinar matahari menembus langsung tanpa penghalang.

“Sekarang posisi matahari sudah berada di selatan wilayah Indonesia, jadi suhu terasa lebih panas,” ungkap Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, di Jakarta, Senin (13/10/2025).

Baca Juga :  Gangguan di Terminal 1: Polisi Selidiki Tas Tak Bertuan di Bandara Perth

Pantauan BMKG menunjukkan, Jakarta mencatat suhu tertinggi 35°C, sementara Surabaya dan Sidoarjo mencapai 36°C.

Daerah lain seperti Semarang, Grobogan, Sragen, Bali, dan Nusa Tenggara juga mengalami suhu 34–35°C. Kondisi ini membuat kawasan padat penduduk seperti Jakarta dan Surabaya terasa seperti “oven raksasa”.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, memastikan, cuaca panas ekstrem akan mulai mereda akhir Oktober hingga awal November 2025, seiring datangnya musim hujan.

“Begitu tutupan awan meningkat, intensitas radiasi matahari otomatis menurun dan suhu pun berangsur turun,” katanya, Selasa (14/10).

Dwikorita menambahkan, fenomena La Nina lemah diperkirakan berlangsung Oktober 2025 hingga Januari 2026. Akibatnya, curah hujan akan meningkat secara bertahap di sebagian besar wilayah Indonesia.

Baca Juga :  Prahara di Levent: Turki Tangkap 198 Simpatisan IS Pasca-Serangan Konsulat Israel

Sebagai langkah antisipasi, BMKG mengimbau masyarakat untuk menghindari paparan langsung sinar matahari pukul 10.00–16.00 WIB.

“Gunakan pelindung seperti topi, payung, dan sunscreen saat beraktivitas di luar ruangan,” saran Guswanto.

BMKG juga mengingatkan bahwa Indonesia kini memasuki masa pancaroba, yakni peralihan dari kemarau ke musim hujan, yang sering ditandai cuaca tak menentu—siang panas, sore bisa hujan deras.

Waspada Cuaca Panas Ekstrem, BMKG Prediksi Suhu Reda Akhir Oktober

BMKG mengimbau masyarakat untuk banyak minum air putih, menghindari dehidrasi, dan membatasi aktivitas di luar ruangan guna menjaga kesehatan selama cuaca ekstrem berlangsung. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Tambah Polisi Hutan Jadi 70 Ribu, Pembalak Liar Mulai Diburu
Nusron Wahid Dipanggil KPK Hari Ini, Kasus HGB Summarecon Makin Terang?
Prabowo: Ada Ancaman, Jangan Gentar! Rp52 Triliun Kekayaan Negara Diselamatkan
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Jadi UU, Ini yang Diatur
Rp250 Juta Demi Bisa Pakai HP di Rutan Pondok Bambu, Ombudsman Buka Suara
Terungkap! PB Indra Kenz Dicabut, Proses Remisi Jadi Sorotan
Pegawai Rutan Depok Diduga Bantu Sediakan Narkoba untuk Pesta di Balik Jeruji
Pemerintah Tak Izinkan Konser Israel Houghton di Indonesia, Ini Alasannya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Prabowo Tambah Polisi Hutan Jadi 70 Ribu, Pembalak Liar Mulai Diburu

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Nusron Wahid Dipanggil KPK Hari Ini, Kasus HGB Summarecon Makin Terang?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Prabowo: Ada Ancaman, Jangan Gentar! Rp52 Triliun Kekayaan Negara Diselamatkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:13 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Jadi UU, Ini yang Diatur

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Rp250 Juta Demi Bisa Pakai HP di Rutan Pondok Bambu, Ombudsman Buka Suara

Berita Terbaru

Ilustrasi, Polisi Inggris menangkap tersangka ketujuh plot teror pangkalan udara RAF Fairford. AS memindahkan pesawat pembom B-1 akibat ancaman Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Polisi Inggris Menangkap Tersangka Ke-7 Terkait Rencana Teror

Rabu, 7 Okt 2026 - 11:31 WIB

Pertahanan udara Rusia menjatuhkan hampir 900 drone Ukraina di Moskow. Zelenskyy memperingatkan ancaman gempuran rudal balistik balasan Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pertahanan Udara Rusia Mengintersepsi 900 Drone Ukraina

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:11 WIB

Serangan drone menenggelamkan kapal kargo ALFA WATAN di perairan ZEE Bulgaria. Zelenskyy menuding Rusia di tengah ancaman eskalasi konflik maritim. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Drone Menenggelamkan Kapal Dagang di Laut Hitam

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:30 WIB