BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas Ekstrem, Suhu Capai 36°C di Jawa dan Bali

Rabu, 15 Oktober 2025 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Panas Terik. Dok; NET

Ilustrasi, Panas Terik. Dok; NET

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Masyarakat Indonesia belakangan merasakan cuaca panas ekstrem bikin kewalahan sehingga tidak nyaman beraktifitas di luar ruangan.

Suhu terik menyengat melanda hampir seluruh wilayah dari Jawa hingga Bali, bahkan mencapai 36 derajat Celsius di beberapa kota.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut pergeseran semu matahari ke arah selatan sebagai penyebab utama fenomena panas ekstrem ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, fenomena ini disebabkan pergeseran semu matahari ke arah selatan. Dampaknya, awan hujan makin jarang terbentuk, sehingga sinar matahari menembus langsung tanpa penghalang.

“Sekarang posisi matahari sudah berada di selatan wilayah Indonesia, jadi suhu terasa lebih panas,” ungkap Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, di Jakarta, Senin (13/10/2025).

Baca Juga :  KPK Bongkar Dugaan Korupsi Kuota Haji, Pejabat Kemenag Diduga Terima Jatah

Pantauan BMKG menunjukkan, Jakarta mencatat suhu tertinggi 35°C, sementara Surabaya dan Sidoarjo mencapai 36°C.

Daerah lain seperti Semarang, Grobogan, Sragen, Bali, dan Nusa Tenggara juga mengalami suhu 34–35°C. Kondisi ini membuat kawasan padat penduduk seperti Jakarta dan Surabaya terasa seperti “oven raksasa”.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, memastikan, cuaca panas ekstrem akan mulai mereda akhir Oktober hingga awal November 2025, seiring datangnya musim hujan.

“Begitu tutupan awan meningkat, intensitas radiasi matahari otomatis menurun dan suhu pun berangsur turun,” katanya, Selasa (14/10).

Dwikorita menambahkan, fenomena La Nina lemah diperkirakan berlangsung Oktober 2025 hingga Januari 2026. Akibatnya, curah hujan akan meningkat secara bertahap di sebagian besar wilayah Indonesia.

Baca Juga :  Tragedi Ponpes Al Khoziny Ambruk di Sidoarjo, BNPB Sebut Gagal Teknologi

Sebagai langkah antisipasi, BMKG mengimbau masyarakat untuk menghindari paparan langsung sinar matahari pukul 10.00–16.00 WIB.

“Gunakan pelindung seperti topi, payung, dan sunscreen saat beraktivitas di luar ruangan,” saran Guswanto.

BMKG juga mengingatkan bahwa Indonesia kini memasuki masa pancaroba, yakni peralihan dari kemarau ke musim hujan, yang sering ditandai cuaca tak menentu—siang panas, sore bisa hujan deras.

Waspada Cuaca Panas Ekstrem, BMKG Prediksi Suhu Reda Akhir Oktober

BMKG mengimbau masyarakat untuk banyak minum air putih, menghindari dehidrasi, dan membatasi aktivitas di luar ruangan guna menjaga kesehatan selama cuaca ekstrem berlangsung. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Donald Trump Tuding Aksi Vandalisme sebagai Penyebab
Pecah Kongsi G7: Giorgia Meloni Sebut Serangan Donald Trump
Babak Baru di Jenewa: AS dan Iran Memulai Perundingan Damai
Perusahaan Eropa Pamerkan Robot Humanoid Canggih di Vivatech
Bantai Tunisia Empat-Nol: Samurai Blue Selangkah Lagi
BGN Evaluasi Motor Listrik, Laptop hingga CCTV untuk Efisiensi Anggaran 2026
Patung Kuda Bakal Dipadati Massa, 50 Ribu Orang Siap Dukung Program MBG
Ditahan Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Besok Minta Penangguhan Penahanan

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:53 WIB

Donald Trump Tuding Aksi Vandalisme sebagai Penyebab

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:49 WIB

Pecah Kongsi G7: Giorgia Meloni Sebut Serangan Donald Trump

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:44 WIB

Babak Baru di Jenewa: AS dan Iran Memulai Perundingan Damai

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:28 WIB

Perusahaan Eropa Pamerkan Robot Humanoid Canggih di Vivatech

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:42 WIB

Bantai Tunisia Empat-Nol: Samurai Blue Selangkah Lagi

Berita Terbaru

Klaim sabotase di Washington. Presiden Donald Trump menuduh perusak merusak lapisan cat baru Reflecting Pool yang kini mengelupas dan berlumut hijau. Dok: REUTERS/Christian Hartmann

INTERNASIONAL

Donald Trump Tuding Aksi Vandalisme sebagai Penyebab

Minggu, 21 Jun 2026 - 21:53 WIB

Keretakan aliansi sayap kanan. Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengecam keras klaim sepihak Donald Trump mengenai foto bersama di KTT G7 Evian. Dok: (Ludovic MARIN/Pool Photo via AP)

INTERNASIONAL

Pecah Kongsi G7: Giorgia Meloni Sebut Serangan Donald Trump

Minggu, 21 Jun 2026 - 20:49 WIB

Terobosan di meja perundingan. Amerika Serikat dan Iran resmi mempublikasikan draf kesepakatan damai sementara guna mengakhiri perang dan memulihkan ekonomi dunia. Dok: REUTERS/Stringer

INTERNASIONAL

Babak Baru di Jenewa: AS dan Iran Memulai Perundingan Damai

Minggu, 21 Jun 2026 - 19:44 WIB

Kebangkitan robotika Eropa. Berbagai startup Eropa memamerkan inovasi robot humanoid di pameran Vivatech guna mengurangi ketergantungan pada dominasi manufaktur Tiongkok. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Perusahaan Eropa Pamerkan Robot Humanoid Canggih di Vivatech

Minggu, 21 Jun 2026 - 19:28 WIB

Dominasi mutlak Samurai Blue. Jepang mencetak sejarah baru setelah menggilas Tunisia empat-nol, membuka peluang lebar menuju babak gugur Piala Dunia. Dok: (AP Photo/Matias Delacroix)

INTERNASIONAL

Bantai Tunisia Empat-Nol: Samurai Blue Selangkah Lagi

Minggu, 21 Jun 2026 - 18:42 WIB