Bocor Bahan Kimia di Pabrik Cilegon, 46 Warga Sesak Napas hingga Dilarikan ke Puskesmas

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Asap Kuning Beracun dari Pabrik Cilegon, Puluhan Warga Mual dan Pusing. (Posnews/Ist)

Asap Kuning Beracun dari Pabrik Cilegon, Puluhan Warga Mual dan Pusing. (Posnews/Ist)

CILEGON, POSNEWS.CO.ID – Puluhan warga terguncang setelah kebocoran bahan kimia di pabrik Kalibaru, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Banten, Minggu (1/2/2026).

Akibat kejadian itu, 46 orang mengalami sesak napas, mual, muntah, dan pusing hingga petugas melarikan mereka ke puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon Ratih Purnamasari menyatakan petugas puskesmas telah memeriksa seluruh korban secara medis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semua korban sudah diperiksa. Kita juga buka pelayanan 24 jam bagi warga terdampak. Kalau berat, kami akan datang ke rumah,” kata Ratih.

Baca Juga :  Warung Makan di Kapuk Muara Ludes Terbakar, Satu Lansia Tewas dan Satu Luka Bakar

Menurut penelusuran sementara, kebocoran itu terjadi saat pabrik melakukan pembersihan pipa menuju kotak E-B-C (KEMPU) dekat tangki duduk nomor TK 0638.

Sisa oli di dalam pipa diduga bereaksi dengan bahan kimia yang tertinggal di KEMPU, sehingga menghasilkan kepulan asap kuning berbau menyengat.

Warga sekitar langsung panik setelah mencium bau aneh. “Bau asapnya sangat menyengat, kami langsung batuk-batuk,” ujar salah seorang saksi kepada wartawan.

Baca Juga :  Warga Kali Baru Cilincing Tewas Tersetrum Listrik Saat Banjir Jakarta Utara

Akibat kejadian ini, warga yang terdampak langsung diantar ke puskesmas menggunakan ambulans puskesmas dan ambulans Polres Cilegon.

Selain itu, tim keselamatan (safety) pabrik kini masih melakukan pembersihan dan sterilisasi lokasi kejadian. Mereka juga memperbaiki sistem pipa yang diduga menjadi sumber kebocoran.

Pihak pabrik dan pemerintah setempat masih memantau kualitas udara dan kesehatan warga untuk mencegah dampak lanjutan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB