TOKYO, POSNEWS.CO.ID – Seorang bos perusahaan teknologi informasi (IT) mengaku telah membuat video negatif untuk menyerang lawan politik Perdana Menteri Sanae Takaichi. Sebab, salah satu asisten Takaichi meminta bantuan kepadanya untuk memenangkan pemilihan ketua partai tahun lalu.
Pemimpin perusahaan IT tersebut bernama Ken Matsui yang kini berusia 33 tahun. Sementara itu, Matsui memberikan pengakuan mengejutkan ini dalam wawancara daring bersama Kyodo News baru-baru ini.
Penggunaan AI Generatif untuk Jatuhkan Lawan Politik
Matsui menjelaskan bahwa sekretaris Takaichi sempat berkonsultasi mengenai strategi pemenangan pada September tahun lalu. Saat itu, Shinjiro Koizumi sedang memimpin bursa pencalonan Ketua Partai Demokrat Liberal (LDP).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Oleh karena itu, Matsui mengusulkan pembuatan video kampanye negatif untuk melemahkan dominasi Koizumi secara efektif. Selanjutnya, ia menggunakan perangkat lunak kecerdasan buatan (AI) generatif khusus untuk memproduksi video tersebut.
Secara teknis, Matsui memproduksi sekitar 1.000 hingga 1.500 video pendek untuk menyerang Koizumi dan Yoshimasa Hayashi. Selain itu, timnya membuat sekitar 300 akun media sosial anonim untuk menyebarkan konten tersebut. Meskipun demikian, ia menginstruksikan AI agar menghindari kalimat fitnah yang melanggar hukum negara.
Bantahan Keras Perdana Menteri Takaichi
Sanae Takaichi sendiri akhirnya memenangkan pemilihan ketua LDP pada 4 Oktober tahun lalu. Akibatnya, ia resmi menjabat sebagai perdana menteri perempuan pertama Jepang tidak lama kemudian.
Namun, Takaichi membantah keras laporan keterlibatan timnya dalam penyebaran video hitam tersebut di parlemen. Ia menegaskan bahwa kantor dan tim kampanyenya tidak pernah memproduksi atau menyebarkan video negatif apa pun.
Laporan miring ini pertama kali muncul melalui pemberitaan majalah mingguan Shukan Bunshun pada April lalu. Dengan demikian, kantor perdana menteri juga menolak melakukan penyelidikan ulang atas tuduhan manipulasi tersebut.
Dampak Media Sosial dalam Kemenangan Pemilu
Para pengamat menilai penggunaan media sosial secara masif menjadi faktor kunci kemenangan Takaichi. Sebab, strategi digital ini sukses membawa LDP meraih kemenangan mutlak dalam pemilu parlemen Februari kemarin.
Di sisi lain, Yoshimasa Hayashi kini menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri dalam kabinet baru Takaichi. Sedangkan, Shinjiro Koizumi yang sempat menjadi korban kampanye hitam kini menduduki posisi sebagai Menteri Pertahanan.
Menariknya, kubu Koizumi kabarnya juga pernah meminta stafnya menyebarkan konten negatif untuk menyerang rival mereka. Pada akhirnya, persaingan kotor di media sosial kini membayangi dinamika politik hulu di Jepang.
Penulis : Alifa Latifa
Editor : Alifa Latifa












