Bos IT Mengaku Buat Video AI untuk Serang Rival PM Sanae Takaichi

Senin, 8 Juni 2026 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Manipulasi digital di panggung kekuasaan. Seorang bos IT mengaku membuat ribuan video AI generatif untuk menjatuhkan lawan politik Sanae Takaichi dalam pemilu Jepang. Dok: Istimewa.

Manipulasi digital di panggung kekuasaan. Seorang bos IT mengaku membuat ribuan video AI generatif untuk menjatuhkan lawan politik Sanae Takaichi dalam pemilu Jepang. Dok: Istimewa.

TOKYO, POSNEWS.CO.ID – Seorang bos perusahaan teknologi informasi (IT) mengaku telah membuat video negatif untuk menyerang lawan politik Perdana Menteri Sanae Takaichi. Sebab, salah satu asisten Takaichi meminta bantuan kepadanya untuk memenangkan pemilihan ketua partai tahun lalu.

Pemimpin perusahaan IT tersebut bernama Ken Matsui yang kini berusia 33 tahun. Sementara itu, Matsui memberikan pengakuan mengejutkan ini dalam wawancara daring bersama Kyodo News baru-baru ini.

Penggunaan AI Generatif untuk Jatuhkan Lawan Politik

Matsui menjelaskan bahwa sekretaris Takaichi sempat berkonsultasi mengenai strategi pemenangan pada September tahun lalu. Saat itu, Shinjiro Koizumi sedang memimpin bursa pencalonan Ketua Partai Demokrat Liberal (LDP).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, Matsui mengusulkan pembuatan video kampanye negatif untuk melemahkan dominasi Koizumi secara efektif. Selanjutnya, ia menggunakan perangkat lunak kecerdasan buatan (AI) generatif khusus untuk memproduksi video tersebut.

Baca Juga :  Rakyat Jepang Berikan Suara di Tengah Skandal dan Salju Tebal

Secara teknis, Matsui memproduksi sekitar 1.000 hingga 1.500 video pendek untuk menyerang Koizumi dan Yoshimasa Hayashi. Selain itu, timnya membuat sekitar 300 akun media sosial anonim untuk menyebarkan konten tersebut. Meskipun demikian, ia menginstruksikan AI agar menghindari kalimat fitnah yang melanggar hukum negara.

Bantahan Keras Perdana Menteri Takaichi

Sanae Takaichi sendiri akhirnya memenangkan pemilihan ketua LDP pada 4 Oktober tahun lalu. Akibatnya, ia resmi menjabat sebagai perdana menteri perempuan pertama Jepang tidak lama kemudian.

Namun, Takaichi membantah keras laporan keterlibatan timnya dalam penyebaran video hitam tersebut di parlemen. Ia menegaskan bahwa kantor dan tim kampanyenya tidak pernah memproduksi atau menyebarkan video negatif apa pun.

Laporan miring ini pertama kali muncul melalui pemberitaan majalah mingguan Shukan Bunshun pada April lalu. Dengan demikian, kantor perdana menteri juga menolak melakukan penyelidikan ulang atas tuduhan manipulasi tersebut.

Baca Juga :  Konfrontasi Militer Tanpa Batas: Perang Udara AS-Israel Meluas ke Lebanon

Dampak Media Sosial dalam Kemenangan Pemilu

Para pengamat menilai penggunaan media sosial secara masif menjadi faktor kunci kemenangan Takaichi. Sebab, strategi digital ini sukses membawa LDP meraih kemenangan mutlak dalam pemilu parlemen Februari kemarin.

Di sisi lain, Yoshimasa Hayashi kini menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri dalam kabinet baru Takaichi. Sedangkan, Shinjiro Koizumi yang sempat menjadi korban kampanye hitam kini menduduki posisi sebagai Menteri Pertahanan.

Menariknya, kubu Koizumi kabarnya juga pernah meminta stafnya menyebarkan konten negatif untuk menyerang rival mereka. Pada akhirnya, persaingan kotor di media sosial kini membayangi dinamika politik hulu di Jepang.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalur Kilat Izin Tinggal WNA, Rp1,5 Juta per Kepala Diduga Mengalir ke Pejabat Imigrasi
Polri Pastikan Akpol 2026 Tanpa Jalur Khusus, 513 Peserta Lolos Rikkes II
Israel Gempur Beirut, Iran Balas Tembakkan Rudal
Dirpolairud Polda Metro Bongkar 23 Ribu Obat Keras Ilegal di Muara Baru, 3 Orang Ditangkap
Operasi Patuh Jaya 2026 Mulai Hari Ini, Ini Pelanggaran yang Diburu Polisi
Pemasok Vape Etomidate di Alexa Suites Diburu Polisi
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Jabodetabek Berawan, Sejumlah Kota Besar Diguyur Hujan
Satgas Tangkap Terduga Anggota KKB, Diduga Terlibat Penembakan Karyawan Freeport

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 09:55 WIB

Jalur Kilat Izin Tinggal WNA, Rp1,5 Juta per Kepala Diduga Mengalir ke Pejabat Imigrasi

Senin, 8 Juni 2026 - 09:36 WIB

Polri Pastikan Akpol 2026 Tanpa Jalur Khusus, 513 Peserta Lolos Rikkes II

Senin, 8 Juni 2026 - 09:22 WIB

Israel Gempur Beirut, Iran Balas Tembakkan Rudal

Senin, 8 Juni 2026 - 09:02 WIB

Dirpolairud Polda Metro Bongkar 23 Ribu Obat Keras Ilegal di Muara Baru, 3 Orang Ditangkap

Senin, 8 Juni 2026 - 08:20 WIB

Bos IT Mengaku Buat Video AI untuk Serang Rival PM Sanae Takaichi

Berita Terbaru

Timur Tengah kembali membara. Serangan udara Israel ke pinggiran Beirut memicu aksi balasan rudal balistik Iran secara langsung ke wilayah kedaulatan sekutu AS. Dok: REUTERS/Mohamed Azakir

INTERNASIONAL

Israel Gempur Beirut, Iran Balas Tembakkan Rudal

Senin, 8 Jun 2026 - 09:22 WIB

Manipulasi digital di panggung kekuasaan. Seorang bos IT mengaku membuat ribuan video AI generatif untuk menjatuhkan lawan politik Sanae Takaichi dalam pemilu Jepang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Bos IT Mengaku Buat Video AI untuk Serang Rival PM Sanae Takaichi

Senin, 8 Jun 2026 - 08:20 WIB