Daftar Barang yang Dilarang Masuk ke Istana Saat HUT ke-80 RI, Warga Wajib Tahu

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemensetneg menerapkan aturan ketat bagi warga yang hadir di upacara 17 Agustus di Istana Merdeka. (Dok-Sesneg)

Kemensetneg menerapkan aturan ketat bagi warga yang hadir di upacara 17 Agustus di Istana Merdeka. (Dok-Sesneg)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Pemerintah membuka kesempatan bagi 16 ribu masyarakat untuk hadir langsung dalam upacara HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu 17 Agustus 2025. Panitia memastikan momentum bersejarah ini berlangsung khidmat dengan pengawasan ketat serta aturan yang wajib dipatuhi seluruh undangan.

Setiap tahun, masyarakat menjadikan upacara kemerdekaan di Istana Merdeka sebagai magnet. Tahun ini, panitia mengundang 16 ribu peserta, meningkat dari sekitar 8 ribu pada tahun sebelumnya. Lonjakan jumlah undangan ini menunjukkan kecintaan masyarakat terhadap peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI.

Bagi warga yang beruntung memperoleh undangan, kehadiran langsung di halaman Istana Merdeka bukan hanya momen langka, tetapi juga kebanggaan untuk merayakan kemerdekaan bersama Presiden RI, Wakil Presiden, pejabat negara, dan para tamu kehormatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemensetneg Umumkan Daftar Barang Terlarang

Baca Juga :  Pemerintah Atur Takbiran Berbarengan Nyepi, Sound System Dibatasi di Bali

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menegaskan sejumlah aturan ketat bagi masyarakat yang akan hadir. Pemerintah mengumumkan daftar barang terlarang melalui akun Instagram resminya, @kemensetneg.ri.

Panitia melarang pengunjung membawa senjata tajam, senjata api, bahan peledak, korek api, minuman keras, narkotika, zat kimia berbahaya, maupun benda mudah terbakar.

Selain itu, petugas juga melarang pengunjung membawa spanduk, pamflet, atau dokumen yang tidak berkaitan dengan upacara HUT RI. Pemerintah menekankan agar masyarakat tidak menggunakan simbol selain lambang negara Indonesia serta tidak mengibarkan bendera asing di area Istana.

Larangan Merokok dan Etika Berpakaian

Petugas melarang masyarakat merokok, baik dengan rokok konvensional maupun elektrik, demi menjaga kesopanan, keamanan, dan kekhidmatan jalannya upacara.

Kemensetneg mengimbau seluruh warga undangan agar mengikuti tata tertib, mengenakan pakaian rapi dan sopan sesuai ketentuan, serta memakai perhiasan secukupnya tanpa berlebihan.

Baca Juga :  Kanada Tekuk Afrika Selatan 1- 0 pada Piala Dunia

Panitia Tekankan Ketepatan Waktu dan Kedisiplinan

Panitia meminta masyarakat datang minimal satu jam lebih awal dari jadwal dimulainya upacara agar acara berjalan lancar. Mereka juga menekankan pentingnya memahami denah lokasi yang tertera pada undangan sehingga peserta tidak kebingungan mencari tempat duduk.

“Bawa barang secukupnya, gunakan perhiasan secukupnya, dan ikuti arahan petugas di lapangan,” tulis Kemensetneg dalam imbauannya.

Momen Nasional yang Jadi Sorotan Dunia

Upacara HUT Kemerdekaan di Istana Merdeka selalu menjadi sorotan nasional dan internasional. Selain pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), masyarakat juga akan menyaksikan parade budaya, penampilan musik, hingga atraksi pasukan TNI-Polri yang menambah semarak perayaan.

Dengan hadirnya 16 ribu masyarakat, pemerintah berharap perayaan tahun ini berlangsung meriah sekaligus menumbuhkan semangat persatuan bangsa. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nama Tito dan Idham Muncul dalam Isu Penangkapan, Begini Bantahan Bareskrim
Penyadapan Prabowo, 6 Saksi Diajukan Polri ke LPSK – Ini Perkembangannya
Kapolri Suyudi Sebut Polri Makin Solid, Purnawirawan Brimob Beri Dukungan
Bahlil Beri Waktu 3×24 Jam, Siap Somasi Penyebar Tuduhan
Minggu Pagi ARBI Turun ke Al-Azhar, Bawa Lima Tuntutan soal Gibran
BMKG Peringatkan Hujan Ekstrem Sepekan, Sumatera Utara Status Awas
Istana Waspada, Kasus Penyadapan Prabowo Masuk Babak Baru
Dasco Minta DPR Kawal Kasus Penyadapan Prabowo

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 11:35 WIB

Nama Tito dan Idham Muncul dalam Isu Penangkapan, Begini Bantahan Bareskrim

Minggu, 8 November 2026 - 11:24 WIB

Penyadapan Prabowo, 6 Saksi Diajukan Polri ke LPSK – Ini Perkembangannya

Sabtu, 7 November 2026 - 18:19 WIB

Kapolri Suyudi Sebut Polri Makin Solid, Purnawirawan Brimob Beri Dukungan

Sabtu, 7 November 2026 - 17:17 WIB

Bahlil Beri Waktu 3×24 Jam, Siap Somasi Penyebar Tuduhan

Sabtu, 7 November 2026 - 14:30 WIB

Minggu Pagi ARBI Turun ke Al-Azhar, Bawa Lima Tuntutan soal Gibran

Berita Terbaru